Kompas.com - 28/09/2020, 17:57 WIB
Penumpang saat tiba di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (12/5/2020). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPenumpang saat tiba di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (12/5/2020).

TANGERANG, KOMPAS.com - Executive General Manager (EGM) Bandara Soekarno-Hatta, Agus Hariyadi, mengatakan bahwa pihaknya siap memberikan fasilitas bagi maskapai yang mungkin membuka perjalan wisata terbang tanpa tujuan.

"Pasti kami support, bagi Bandara paling tidak program ini bisa menumbuhkan keyakinan publik untuk terbang lagi," kata dia saat dihubungi Kompas.com melalui pesan singkat, Senin (28/9/2020).

Namun, lanjut Agus, hingga saat ini masih belum ada maskapai yang membuka program perjalanan wisata naik pesawat tanpa tujuan tersebut.

"Sejauh ini belum ada yang mengajukan atau berencana," kata dia.

Baca juga: Pelayanan Diprotes Blogger Trinity, Bandara Soekarno-Hatta Minta Maaf

Agus juga menjelaskan, perjalanan penerbangan dengan tujuan kembali ke titik awal tersebut bukan merupakan hal yang asing di Bandara Soekarno-Hatta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akan tetapi penerbangan untuk kembali ke bandara yang sama biasanya diperuntukkan sebagai penerbangan uji pesawat jenis baru dan belum menyentuh ke ranah komersial.

"Istilahnya joy flight, seperti uji coba pesawat baru, depart from origin and come back to origin," kata dia.

Agus mengaku menyambut baik apabila ada maskapai yang menawarkan hal tersebut sehingga menjadi daya tarik wisata baru di masa pandemi Covid-19.

"Ide terbang 'tanpa tujuan' di masa pandemi ini saya kira ide bagus, lumayan untuk memanaskan engine, check up dan familiarisasi aircraft maupun awaknya," kata dia.

Baca juga: Gedung AOCC Bandara Soekarno-Hatta Akan Gunakan Listrik Tenaga Surya

Istilah terbang tanpa tujuan atau goes to nowhere sebenarnya tak asing di dunia penerbangan, khususnya di masa pandemi Covid-19.

Belakangan, maskapai asal Jepang menawarkan terbang selama tujuh jam dan melintas di atas kepulauan Hawai sebelum kembali ke Jepang.

Begitu juga maskapai Taiwan yang menawarkan perjalanan wisata penerbangan tanpa tujuan tersebut untuk sekadar melintas di atas pulau Jeju, Korea Selatan dan kembali ke Taiwan.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pungli BST Rp 600.000 di Depok, Warga Mengaku Diminta Rp 400.000

Pungli BST Rp 600.000 di Depok, Warga Mengaku Diminta Rp 400.000

Megapolitan
16 Kg Sabu Diselundupkan lewat Pengiriman Patung dari Afrika, Polisi Tangkap 2 Tersangka

16 Kg Sabu Diselundupkan lewat Pengiriman Patung dari Afrika, Polisi Tangkap 2 Tersangka

Megapolitan
PPKM Level 4 Diperpanjang, Transjakarta Lakukan Penyesuaian Jumlah Operasional Armada

PPKM Level 4 Diperpanjang, Transjakarta Lakukan Penyesuaian Jumlah Operasional Armada

Megapolitan
Babak Belur karena Pandemi Covid-19, Pengusaha Warteg: Mau sampai Kapan PPKM Level 4?

Babak Belur karena Pandemi Covid-19, Pengusaha Warteg: Mau sampai Kapan PPKM Level 4?

Megapolitan
Temukan Pungli Parkir di Jakarta, Adukan ke Nomor Ini

Temukan Pungli Parkir di Jakarta, Adukan ke Nomor Ini

Megapolitan
Anggaran Pengadaan Bahan Pakaian DPRD Kota Tangerang 2021 Capai Rp 675 Juta, Naik Dua Kali Lipat dari 2020

Anggaran Pengadaan Bahan Pakaian DPRD Kota Tangerang 2021 Capai Rp 675 Juta, Naik Dua Kali Lipat dari 2020

Megapolitan
Rumah Warga di Ciracas yang Roboh Akan Dibangun Lagi, Fondasi Digeser dari Bibir Kali

Rumah Warga di Ciracas yang Roboh Akan Dibangun Lagi, Fondasi Digeser dari Bibir Kali

Megapolitan
Fakta Kasus Dugaan Penipuan oleh Anak Akidi Tio yang Sempat Ditangani Polda Metro

Fakta Kasus Dugaan Penipuan oleh Anak Akidi Tio yang Sempat Ditangani Polda Metro

Megapolitan
WNA Vaksin Pakai NIK Warga Bekasi, Dukcapil Duga Petugas Salah Ketik

WNA Vaksin Pakai NIK Warga Bekasi, Dukcapil Duga Petugas Salah Ketik

Megapolitan
Kriteria Pasien Covid-19 yang Bisa Dirawat di Rumah Oksigen Gotong Royong

Kriteria Pasien Covid-19 yang Bisa Dirawat di Rumah Oksigen Gotong Royong

Megapolitan
Bangunan Ringkih dan Berada di Bibir Kali, Satu Rumah di Ciracas Roboh

Bangunan Ringkih dan Berada di Bibir Kali, Satu Rumah di Ciracas Roboh

Megapolitan
Imbas PPKM Level 4 Diperpanjang, 75 Persen Pengusaha Warteg Diprediksi Bakal Bangkrut

Imbas PPKM Level 4 Diperpanjang, 75 Persen Pengusaha Warteg Diprediksi Bakal Bangkrut

Megapolitan
Dukcapil Pastikan Lee In Wong yang Vaksin Pakai NIK Warga Bekasi adalah WNA

Dukcapil Pastikan Lee In Wong yang Vaksin Pakai NIK Warga Bekasi adalah WNA

Megapolitan
Pemkot Tindak 2 Bimbel di Jakbar yang Beroperasi Saat PPKM

Pemkot Tindak 2 Bimbel di Jakbar yang Beroperasi Saat PPKM

Megapolitan
Rumah Oksigen Gotong Royong Sudah Terima Pasien Covid-19, Apa Saja Fasilitasnya?

Rumah Oksigen Gotong Royong Sudah Terima Pasien Covid-19, Apa Saja Fasilitasnya?

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X