Kompas.com - 28/09/2020, 18:08 WIB
Langgar ketentuan PSBB, 1 kantor di Sudirman ditutup KOMPAS.com/ROSIANA HARYANTILanggar ketentuan PSBB, 1 kantor di Sudirman ditutup

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Jakarta Pusat melalui Sudin Nakertrans menutup satu kantor lantaran melanggar ketentuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Kepala Seksi Pengawasan Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Sudin Nakertrans) Jakarta Pusat, Kartika Lubis mengatakan, penutupan dilakukan setelah inspeksi mendadak pengawasan protokol kesehatan.

Perusahaan yang berkantor di lantai 16 gedung perkantoran Sahid Sudirman Center tersebut ditutup selama 3x24 jam, mulai Selasa (29/9/2020) hingga Kamis (1/10/2020).

Hal ini dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 79 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya dan Pengendalian Covid-19.

Baca juga: Satpol PP Sebut Pelanggar Masker di Jakpus Menurun pada Minggu Kedua PSBB

Selama penutupan, karyawan diwajibkan untuk bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

"Kami sebagai tim gugus tugas menghentikan sementara perusahaan ini ke depan. Sesuai aturan Pergub, selama 3x24 jam," ucap Kartika kepada wartawan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kartika memaparkan, perusahaan yang bergerak di bisnis jasa keuangan non-bank tersebut melanggar protokol kesehatan. Beberapa pekerja terlihat tidak menjaga jarak.

Penutupan sementara juga dilakukan lantaran pihaknya menemukan adanya tenaga kerja asing (TKA) yang bekerja tidak sesuai dengan penempatan.

Baca juga: Walkot Bekasi Akan Tes Swab Karyawan Kafe Broker jika Ditemukan Kasus Positif Covid-19

Kartika mengatakan, pihaknya juga telah memeriksa perusahaan tersebut sebanyak tiga kali.
Selanjutnya, apabila melanggar, perusahaan tersebut akan dikenai denda sebesar Rp 50 juta.

"Akan menghentikan dengan memberikan denda ke daerah, Rp 50 juta," kata dia.

Sementara itu, pengelola kantor, Steven menjelaskan pelanggaran terjadi karena karyawan perlu berkoordinasi.

Namun dengan kejadian ini, dia berjanji akan membuat peraturan baru yang memastikan seluruh karyawan mematuhi protokol kesehatan.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Tangsel Targetkan Pemotongan Tiang di Tengah Jalan WR Supratman Rampung Dua Pekan

Pemkot Tangsel Targetkan Pemotongan Tiang di Tengah Jalan WR Supratman Rampung Dua Pekan

Megapolitan
UPDATE 22 September: Tangsel Catat Penambahan 18 Kasus Covid-19

UPDATE 22 September: Tangsel Catat Penambahan 18 Kasus Covid-19

Megapolitan
Saat Biarawan Gereja yang Cabuli Anak Panti Akhirnya Diadili dan Proses Panjang di Baliknya

Saat Biarawan Gereja yang Cabuli Anak Panti Akhirnya Diadili dan Proses Panjang di Baliknya

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Hari Ini: Sebagian Jabodetabek Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Sebagian Jabodetabek Hujan Ringan

Megapolitan
Bruder Angelo Disidang karena Pencabulan Anak, Pengacara Korban: Ini Sejarah di Indonesia

Bruder Angelo Disidang karena Pencabulan Anak, Pengacara Korban: Ini Sejarah di Indonesia

Megapolitan
Pengelola Minimarket Minta Waktu Jalankan Seruan Gubernur soal Iklan Rokok

Pengelola Minimarket Minta Waktu Jalankan Seruan Gubernur soal Iklan Rokok

Megapolitan
KA Walahar, KA Jatiluhur, KA Siliwangi Kembali Beroperasi, Ini Syarat Calon Penumpang

KA Walahar, KA Jatiluhur, KA Siliwangi Kembali Beroperasi, Ini Syarat Calon Penumpang

Megapolitan
Kembali Beroperasi, Ini Jadwal KA Lokal Walahar, Jatiluhur, dan Siliwangi

Kembali Beroperasi, Ini Jadwal KA Lokal Walahar, Jatiluhur, dan Siliwangi

Megapolitan
Mobil VW Terbakar di Perempatan Ragunan

Mobil VW Terbakar di Perempatan Ragunan

Megapolitan
Satpol PP Jakpus Tertibkan 45 Lokasi yang Terpasang Iklan Rokok

Satpol PP Jakpus Tertibkan 45 Lokasi yang Terpasang Iklan Rokok

Megapolitan
Pengacara Korban Berharap Bruder Angelo Dihukum Maksimal

Pengacara Korban Berharap Bruder Angelo Dihukum Maksimal

Megapolitan
Cara Anies Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 di Jakarta

Cara Anies Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Ini Lima Kawasan Prioritas Penataan Pemkot Jakbar

Ini Lima Kawasan Prioritas Penataan Pemkot Jakbar

Megapolitan
Produsen Tembakau Sintetis di Bogor Kemas Barang Siap Edar Dalam Bungkusan Pakan Burung

Produsen Tembakau Sintetis di Bogor Kemas Barang Siap Edar Dalam Bungkusan Pakan Burung

Megapolitan
Anies: 31.969 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 Selama Pandemi

Anies: 31.969 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 Selama Pandemi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.