14 Hari Operasi Yustisi di Jakarta, 82.884 Pelanggar Ditindak

Kompas.com - 28/09/2020, 20:11 WIB
Sebuah pusat kuliner di Jalan Durian, Jagakarsa, Jakarta terpergok aparat melayani puluhan pembeli makan di tempat (dine in) secara tersembunyi. Dok. HelmiSebuah pusat kuliner di Jalan Durian, Jagakarsa, Jakarta terpergok aparat melayani puluhan pembeli makan di tempat (dine in) secara tersembunyi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 82.884 pelanggar protokol kesehatan ditindak petugas gabungan dalam Operasi Yustisi yang digelar sejak 14 hingga 27 September 2020 di Jakarta.

"Selama 14 hari, mulai tanggal 14 hingga 27 September ini, total sekitar 82.884 pelanggar," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan, Senin (28/9/2020).

Yusri melanjutkan, para pelanggar diberikan sanksi bermacam-macam, mulai dari teguran lisan, tertulis, sosial, hingga denda.

"Untuk sanksi teguran tertulis ada 49.700 orang. Sementara secara lisan ada 7.000 orang," kata Yusri.

Baca juga: 13 Hari Operasi Yustisi di Jakarta, Denda Terkumpul Rp 282 Juta

Sementara itu, 24.671 pelanggar protokol kesehatan diberikan sanksi sosial membersihkan fasilitias umum.

Hal tersebut sesuai dengan aturan yang tertera dalam Peraturan Gubernur Nomor 88 tahun 2020 tentang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pengetatan untuk pencegahan Covid-19.

"Sanksi denda sebanyak 1.473 orang, total dendanya adalah sekitar Rp 24.170.000," papar Yusri.

Yusri menjelaskan, petugas gabungan akan melakukan evaluasi serta membahas keperluan penambahan personel untuk melakukan Operasi Yustisi.

Dengan banyaknya personel yang dikerahkan, tugas pengawasan terhadap pelanggar protokol kesehatan diharapkan bakal lebih mudah.

Baca juga: Operasi Yustisi 24 September: 143.260 Ditegur, Satu Disanksi Kurungan

"Tujuannya apa, cuma satu bahwa masyarakat mau disiplin dan sadar diri bahwa Covid-19 ini jangan dianggap main-main," tutup Yusri.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Remas Payudara Dua Perempuan, Seorang Pemuda di Depok Ditangkap Warga

Remas Payudara Dua Perempuan, Seorang Pemuda di Depok Ditangkap Warga

Megapolitan
Lurah Cakung Timur Pastikan Libur Panjang Tak Hentikan Proses Normalisasi Kali Rawa Rengas

Lurah Cakung Timur Pastikan Libur Panjang Tak Hentikan Proses Normalisasi Kali Rawa Rengas

Megapolitan
Contraflow di Tol Japek Diperpanjangan hingga KM 65 Arah Cikampek

Contraflow di Tol Japek Diperpanjangan hingga KM 65 Arah Cikampek

Megapolitan
Pasien RSUD Tarakan Tewas Bunuh Diri, Petugas Damkar Gagal Menyelamatkan

Pasien RSUD Tarakan Tewas Bunuh Diri, Petugas Damkar Gagal Menyelamatkan

Megapolitan
Terpeleset, Pemancing Tewas Tenggelam di Danau Bekas Tambang Pasir

Terpeleset, Pemancing Tewas Tenggelam di Danau Bekas Tambang Pasir

Megapolitan
Dua Kelompok Tawuran di Jatinegara, Kapolsek: Diduga karena Saling Ejek

Dua Kelompok Tawuran di Jatinegara, Kapolsek: Diduga karena Saling Ejek

Megapolitan
Rumah Kosong di Depok Ambruk Saat Hujan Deras dan Angin Kencang

Rumah Kosong di Depok Ambruk Saat Hujan Deras dan Angin Kencang

Megapolitan
Hujan Deras, Jalan Wadas Raya di Pancoran Mas Depok Longsor

Hujan Deras, Jalan Wadas Raya di Pancoran Mas Depok Longsor

Megapolitan
Dini Hari, Petugas Damkar Bersihkan Ceceran Tanah yang Membahayakan Pengendara

Dini Hari, Petugas Damkar Bersihkan Ceceran Tanah yang Membahayakan Pengendara

Megapolitan
Libur Maulid Nabi, Arus Lalu Lintas di Jakarta Lengang

Libur Maulid Nabi, Arus Lalu Lintas di Jakarta Lengang

Megapolitan
Menunggu Hasil Swab Test, 103 WNA Pencari Suaka di Tangsel Diminta Isolasi Mandiri

Menunggu Hasil Swab Test, 103 WNA Pencari Suaka di Tangsel Diminta Isolasi Mandiri

Megapolitan
Sakit Stroke, Pasien 60 Tahun Tewas Setelah Lompat dari Lantai 5 RSUD Tarakan

Sakit Stroke, Pasien 60 Tahun Tewas Setelah Lompat dari Lantai 5 RSUD Tarakan

Megapolitan
Pesepeda Hendak Dibegal di Kembangan, Ini Kronologinya

Pesepeda Hendak Dibegal di Kembangan, Ini Kronologinya

Megapolitan
Warga Korban Banjir Sebut PT Khong Guan Janjikan CSR dan Pekerjaan

Warga Korban Banjir Sebut PT Khong Guan Janjikan CSR dan Pekerjaan

Megapolitan
PT Khong Guan Tawar Setengah Nilai Ganti Rugi, Ini Respons Warga

PT Khong Guan Tawar Setengah Nilai Ganti Rugi, Ini Respons Warga

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X