Cerita Penyintas Covid-19, Terpapar karena Menyepelekan...

Kompas.com - 29/09/2020, 15:29 WIB
. Shutterstock.

JAKARTA,KOMPAS.com - Seorang perempuan, sebut saja Ana (20) dinyatakan sembuh setelah menjalani isolasi selama 10 hari di Rumah lawan Covid-19, Serpong, Tangerang Selatan.

Ana menjalani isolasi setelah tes swab menunjukan hasil positif Covid-19. Hasil itu memukulnya.

Ana semula tidak merasakan gejala. Namun belakangan, ia mulai sesak nafas dan batuk. Ia kemudian menjalani tes swab.

Ketika awal pandemi Covid-19 muncul di Indonesia, ia mengaku patuh protokol kesehatan. Lama kelamaan, ia seakan menyepelekan Covid-19.

"Awal ada Covid-19 saya higenis banget. Mulai Juni itu aku seperti (mengabaikan) kalau kayaknya virus Corona itu tidak masuk dalam tubuh aku deh, gitu," kata Ana bercerita, Selasa (29/9/2020).

Baca juga: Ini Kriteria OTG Covid-19 yang Tak Diizinkan Isolasi Mandiri di Rumah

Setelah positif Covid-19, ia harus menjalani perawatan. Ia kemudian rutin mengkonsumsi sayur, buah, dan vitamin hingga akhirnya hasil swab menunjukkan negatif Covid-19.

"Biasanya yang terpapar itu 30 tahun atau lebih tua deh. Tidak mandang usia. Bener harus patuhi protokol kesehatan sih," kata Ana.

Bukan saja harus memulihkan kesehatan. Ana juga harus mengembalikan kepercayaan keluarga, tetangga, dan teman-temannya.

Baca juga: Pasien Covid-19 Gratis Isolasi Mandiri di Hotel atas Rekomendasi Puskesmas

Pasalnya, ia merasa orang-orang yang kerap berada di dekatnya kini menjauh.

"Cuma aku merasa, kalau teman aku yang kena pasti aku juga akan menjauh. Tapi sudah dijelaskan kalau virus sudah ilang itu sudah sembuh," katanya.

Ana mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan saat menjalani aktivitas di luar rumah.

"Jadi kalau bisa jangan menyepelekan. Covid-19 ini benar-benar sensitif banget, tidak memandang usia," tutupnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Alat PCR Rusak, Sampel Swab Pasien Covid-19 di Tangsel Dikirim ke Laboratorium Lain

Alat PCR Rusak, Sampel Swab Pasien Covid-19 di Tangsel Dikirim ke Laboratorium Lain

Megapolitan
Alat PCR Rusak, Labkesda Tangsel Tak Terima Sampel Terkait Covid-19 Mulai Hari Ini

Alat PCR Rusak, Labkesda Tangsel Tak Terima Sampel Terkait Covid-19 Mulai Hari Ini

Megapolitan
Satgas Covid-19 IDI: Menambah RS Covid-19 Tidak Menyelesaikan Masalah

Satgas Covid-19 IDI: Menambah RS Covid-19 Tidak Menyelesaikan Masalah

Megapolitan
Kisah Penyintas Bom Thamrin: Berjuang Setelah Kehilangan Pekerjaan dan Masih Trauma

Kisah Penyintas Bom Thamrin: Berjuang Setelah Kehilangan Pekerjaan dan Masih Trauma

Megapolitan
Pedagang Daging Sapi Mogok Massal, Los di Pasar Kranji Bekasi Kosong

Pedagang Daging Sapi Mogok Massal, Los di Pasar Kranji Bekasi Kosong

Megapolitan
Jawaban Basarnas Soal Heboh Tanda SOS di Pulau Laki

Jawaban Basarnas Soal Heboh Tanda SOS di Pulau Laki

Megapolitan
Pasien Covid-19 yang Dirujuk ke RSPI Sulianti Saroso Harus Siapkan Dokumen Ini

Pasien Covid-19 yang Dirujuk ke RSPI Sulianti Saroso Harus Siapkan Dokumen Ini

Megapolitan
Aksi Pelecehan Seksual di Kompleks Perumahan Isa Bajaj, Ada yang Pamer Alat Vital hingga Begal Payudara

Aksi Pelecehan Seksual di Kompleks Perumahan Isa Bajaj, Ada yang Pamer Alat Vital hingga Begal Payudara

Megapolitan
Ruang Perawatan Pasien Covid-19 di RS Fatmawati Hampir 100 Persen Terisi

Ruang Perawatan Pasien Covid-19 di RS Fatmawati Hampir 100 Persen Terisi

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Jakarta Barat Melonjak Dua Kali Lipat 2 Pekan Terakhir

Kasus Covid-19 di Jakarta Barat Melonjak Dua Kali Lipat 2 Pekan Terakhir

Megapolitan
Menanti Gebrakan Pemerintah Pusat di Tengah Kolapsnya RS Covid-19 di Jabodetabek

Menanti Gebrakan Pemerintah Pusat di Tengah Kolapsnya RS Covid-19 di Jabodetabek

Megapolitan
Pasien Antre, RSPI Sulianti Saroso Tambah Ruang Perawatan Pasien Covid-19

Pasien Antre, RSPI Sulianti Saroso Tambah Ruang Perawatan Pasien Covid-19

Megapolitan
Update 20 Januari: RS Wisma Atlet Rawat 4.651 Pasien Covid-19

Update 20 Januari: RS Wisma Atlet Rawat 4.651 Pasien Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Meningkat, RS di Kota Bogor Kekurangan Ventilator

Kasus Covid-19 Terus Meningkat, RS di Kota Bogor Kekurangan Ventilator

Megapolitan
Hari Ini, John Kei Bacakan Nota Keberatan atas Dakwaan Pembunuhan Berencana

Hari Ini, John Kei Bacakan Nota Keberatan atas Dakwaan Pembunuhan Berencana

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X