Penampungan Sementara Pedagang Korban Kebakaran Pasar Cempaka Putih Segera Dibangun

Kompas.com - 29/09/2020, 21:04 WIB
Pedagang mengevakuasi barang dagangannya saat terjadi kebakaran di Pasar Cempaka Putih, Jakarta, Kamis (24/9/2020). Kurang lebih 20 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api, sedangkan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak yang berwenang. ANTARA FOTO/APRILLIO AKBARPedagang mengevakuasi barang dagangannya saat terjadi kebakaran di Pasar Cempaka Putih, Jakarta, Kamis (24/9/2020). Kurang lebih 20 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api, sedangkan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak yang berwenang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Perumda Pasar Jaya akan segera membangun penampungan sementara bagi pedagang Pasar Cempaka Putih Jalan Cempaka Putih Barat, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat yang menjadi korban kebakaran.

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi menuturkan, penampungan tersebut akan mulai dibangun dalam dua minggu ini.

"Untuk yang perumda (penampungan) mungkin dua minggu ini sudah mulai dibangun," kata Irwandi saat dihubungi Kompas.com, Selasa (29/9/2020).

Namun, pembangunan belum bisa langsung dilaksanakan karena menunggu pencabutan garis polisi yang saat ini masih terpasang.

Baca juga: Akan Dibangun Penampungan Sementara untuk Pedagang Korban Kebakaran Pasar Cempaka Putih

Sedangkan untuk pembangunan pasar, Irwandi menyebutkan, masih ada beberapa rencana yang harus dilakukan, misalnya gambar pasar. 

"Jadi mungkin bisa setahun lagi," ucap dia.

Dengan demikian, untuk sementara ini, pihaknya fokus untuk memfasilitas pedagang di penampungan sementara. Lokasinya, berada di lahan parkir pasar.

"Sekarang yang akan dibangun ini terbuka karena berada di parkiran," tutur dia.

Kebakaran yang terjadi pada Kamis (24/9/2020), menyebabkan 672 dari 1.076 kios hangus dilahap si jago merah.

Api diduga berasal dari kios pemotongan ayam yang ada di bagian dalam pasar.

Kapolsek Cempaka Putih Kompol Chitya Intania Chitya menuturkan, api mulai melalap kios pemotongan ayam di Pasar Cempaka Putih pada pukul 09.30 WIB, dan dengan cepat menyambar kios-kios lain di sekitarnya.

Baca juga: Kadis Gulkarmat Sebut Tak Ditemukan APAR di Pasar Cempaka Putih yang Terbakar

Sementara itu, Samsudin, petugas kebersihan di Pasar Cempaka Putih mengaku sempat mendengar ledakan dari kios pemotongan ayam.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat, Asril Rizal mengatakan, tidak ada korban jiwa akibat kebakaran Pasar Cempaka Putih.

Api berhasil dipadamkan setelah petugas dua jam menyemprotkan air mengggunakan 25 unit mobil kebakaran.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Megapolitan
Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Megapolitan
Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Megapolitan
Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

Megapolitan
Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Megapolitan
Video Pengemudi Bus dan Mobil Pribadi Adu Mulut di Jalan Viral

Video Pengemudi Bus dan Mobil Pribadi Adu Mulut di Jalan Viral

Megapolitan
11 Pasien Covid-19 di The Green Hotel Dipindahkan ke RS Darurat Stadion Patriot Bekasi

11 Pasien Covid-19 di The Green Hotel Dipindahkan ke RS Darurat Stadion Patriot Bekasi

Megapolitan
Pengunjung Kota Tua Mencapai 2.412 Orang pada Jumat Kemarin

Pengunjung Kota Tua Mencapai 2.412 Orang pada Jumat Kemarin

Megapolitan
Kongres Sumpah Pemuda Ternyata Pernah Digelar di Area Gereja Katedral

Kongres Sumpah Pemuda Ternyata Pernah Digelar di Area Gereja Katedral

Megapolitan
Duka Tukang Gali Harian di Tengah Pandemi, Bertahan dengan Rp 250.000 Sebulan

Duka Tukang Gali Harian di Tengah Pandemi, Bertahan dengan Rp 250.000 Sebulan

Megapolitan
Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Warga Pakistan karena Kesal Diklakson

Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Warga Pakistan karena Kesal Diklakson

Megapolitan
5 Wisatawan Diminta Pulang Usai Jalani Rapid Test di Stasiun Bogor

5 Wisatawan Diminta Pulang Usai Jalani Rapid Test di Stasiun Bogor

Megapolitan
Update 30 Oktober: Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.159, Bertambah 19 Kasus

Update 30 Oktober: Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.159, Bertambah 19 Kasus

Megapolitan
BNPB Minta Depok Segera Isolasi OTG Covid-19 di Lokasi Khusus

BNPB Minta Depok Segera Isolasi OTG Covid-19 di Lokasi Khusus

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X