Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudinakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Kompas.com - 29/09/2020, 22:50 WIB
. Shutterstock.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kantor Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Jakarta Timur ditutup sementara mulai Selasa (29/9/2020), akibat salah satu pegawai atau staf terkonfirmasi positif Covid-19.

"Sesuai dengan aturannya, kalau ada satu pegawai kita yang terkonfirmasi positif Covid-19 maka ditutup dulu," kata Kasudin Nakertrans Jakarta Timur, Galuh Prasiwi di Jakarta, seperti dikutip Antara.

Penutupan sementara gedung Sudin Nakertrans dan Energi Jaktim ditandai dengan penempelan selembar kertas putih bertuliskan "Mohon maaf, kantor Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Jakarta Timur Kota Administrasi Jakarta Timur ditutup sementara Tanggal 29 September hingga 1 Oktober 2020" di bagian kaca ruang lobi.

Baca juga: Wagub Ariza Sebut Warga Jakarta Semakin Patuh Protokol Kesehatan 2 Pekan Terakhir

Galuh mengatakan, selama penutupan gedung, seluruh pegawai diarahkan untuk bekerja dari rumah masing-masing.

"Kita pindah kerjanya di rumah," katanya.

Laporan terkait seorang pegawai perempuan yang terkonfirmasi positif Covid-19 diterima oleh jajaran Sudin Nakertrans dan Energi Jakarta Timur pada Selasa pagi.

"Jadi, baru tadi pagi diinformasikan dari petugas medis bahwa yang bersangkutan positif hasil swab-nya maka langsung kita hentikan kegiatan," katanya.

Baca juga: Wisma Jakarta Islamic Centre Bersiap Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Galuh menceritakan, pegawai tersebut sudah merasa kurang enak badan saat bekerja dan sudah berulang kali cek kesehatan di poliklinik hingga akhirnya terkonfirmasi positif Covid-19.

Saat ini pegawai tersebut telah diisolasi secara mandiri di rumahnya.

Galuh mengatakan, aktivitas pelayanan publik di kantor akan kembali normal pada Jumat (2/10), setelah dilakukan rapid test kepada seluruh pegawai pada Kamis (1/10).

Selama penutupan gedung, kata Galuh, akan dilakukan sterilisasi menggunakan disinfektan di seluruh ruangan.

"Hari ini sudah (penyemprotan disinfektan), nanti dilakukan dari Damkar juga besok," katanya.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update 20 Januari: Jaktim Sumbang Kasus Terbesar Covid-19 di Jakarta

Update 20 Januari: Jaktim Sumbang Kasus Terbesar Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Polisi Tangkap Terduga Penguras ATM di Poris Indah

Polisi Tangkap Terduga Penguras ATM di Poris Indah

Megapolitan
Kuasa Hukum: John Kei Tak Ada di Lokasi Pembunuhan Anak Buah Nus Kei

Kuasa Hukum: John Kei Tak Ada di Lokasi Pembunuhan Anak Buah Nus Kei

Megapolitan
Jakarta Masuki Periode Puncak Penambahan Kasus Covid-19 Efek Libur Panjang

Jakarta Masuki Periode Puncak Penambahan Kasus Covid-19 Efek Libur Panjang

Megapolitan
Pengguna Layanan Hotline Isolasi PMI Meningkat Seiring Naiknya Kasus Covid-19

Pengguna Layanan Hotline Isolasi PMI Meningkat Seiring Naiknya Kasus Covid-19

Megapolitan
Pemkot Bekasi Gandeng 2 BUMN untuk Atasi Kelangkaan Daging Sapi

Pemkot Bekasi Gandeng 2 BUMN untuk Atasi Kelangkaan Daging Sapi

Megapolitan
Layanan Konsultasi untuk Isolasi Mandiri Pasien Covid-19, Bisa Hubungi Nomor Ini!

Layanan Konsultasi untuk Isolasi Mandiri Pasien Covid-19, Bisa Hubungi Nomor Ini!

Megapolitan
Pedagang Daging Sapi Mogok, Pemprov DKI Minta Masyarakat Pilih Sumber Protein Alternatif

Pedagang Daging Sapi Mogok, Pemprov DKI Minta Masyarakat Pilih Sumber Protein Alternatif

Megapolitan
Kuasa Hukum: Uang yang Diberikan John Kei ke Anak Buah Bukan untuk Bunuh Nus Kei

Kuasa Hukum: Uang yang Diberikan John Kei ke Anak Buah Bukan untuk Bunuh Nus Kei

Megapolitan
Pedagang Daging Mogok, Operasi Pasar Digelar Besok Pagi di Kramat Jati

Pedagang Daging Mogok, Operasi Pasar Digelar Besok Pagi di Kramat Jati

Megapolitan
ART Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap karena Ditinggal Kekasih

ART Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap karena Ditinggal Kekasih

Megapolitan
Pemkot Bekasi Pastikan RPH Tetap Buka dan Akan Antisipasi Kelangkaan Daging

Pemkot Bekasi Pastikan RPH Tetap Buka dan Akan Antisipasi Kelangkaan Daging

Megapolitan
Mal Grand Indonesia Gunakan Sketsa Tanpa Izin, Ini Sejarah di Balik Tugu Selamat Datang

Mal Grand Indonesia Gunakan Sketsa Tanpa Izin, Ini Sejarah di Balik Tugu Selamat Datang

Megapolitan
Kecewa terhadap Pemerintah, Pedagang Daging: Enggak Usah Mogok, Enggak Didengerin!

Kecewa terhadap Pemerintah, Pedagang Daging: Enggak Usah Mogok, Enggak Didengerin!

Megapolitan
Kuasa Hukum Nilai Dakwaan terhadap John Kei Tak Masuk Akal

Kuasa Hukum Nilai Dakwaan terhadap John Kei Tak Masuk Akal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X