Sempat Zona Oranye, Depok Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

Kompas.com - 30/09/2020, 06:27 WIB
Ilustrasi Covid-19 ShutterstockIlustrasi Covid-19


DEPOK, KOMPAS.com - Kota Depok, Jawa Barat kembali masuk ke dalam kategori zona merah penularan Covid-19 nasional setelah sebelumnya sempat beralih ke zona oranye selama kurang lebih sepekan.

Dikutip dari situs resmi peta risiko Satgas Covid-19 RI, Rabu (30/9/2020) dini hari, Kota Depok dinyatakan sebagai zona merah sejak Minggu (27/9/2020) lalu.

Sebagai informasi, penetapan zona merah berarti suatu wilayah dianggap oleh Satgas Covid-19 RI memiliki risiko tinggi penularan virus corona.

Baca juga: UPDATE 29 September: Bertambah 130 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 1.275 Pasien Masih Ditangani

Hal ini dinyatakan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Kota Depok ada bersama beberapa kabupaten dan kota lain di provinsi tersebut yang kini masuk kategori zona merah penularan Covid-19 nasional.

"Saya ulangi, yang zona merah minggu ini adalah Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten Bekasi, Kota Cirebon, dan Kabupaten Cirebon," ujar Ridwan Kamil dalam konferensi pers di Gedung Sate, Senin (28/9/2020).

Diberitakan sebelumnya, kasus Covid-19 di Depok terus mengalami lonjakan dari hari ke hari.

Berdasarkan data terbaru hingga kemarin, Selasa (29/9/2020), Kota Depok mencatat 130 kasus baru Covid-19.

Total, Kota Depok telah melaporkan 4.239 kasus positif Covid-19, tertinggi di Jawa Barat maupun wilayah Bodetabek.

Dari jumlah itu, 2.832 pasien dinyatakan sembuh sedangkan 132 lainnya meninggal dunia.

Kini, sebanyak 1.275 pasien positif Covid-19 masih ditangani, baik dirawat di rumah sakit maupun karantina mandiri di kediamannya masing-masing.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 24 Januari: Bertambah 93, Kasus Covid-19 di Tangsel Kini 4.883

UPDATE 24 Januari: Bertambah 93, Kasus Covid-19 di Tangsel Kini 4.883

Megapolitan
IDI Jakarta Sebut PPKM Periode Pertama Belum Efektif Kurangi Kasus Covid-19

IDI Jakarta Sebut PPKM Periode Pertama Belum Efektif Kurangi Kasus Covid-19

Megapolitan
UPDATE 24 Januari: Jakarta Catat 3.512 Kasus Positif Covid-19, Kasus Aktif Tembus 24.224

UPDATE 24 Januari: Jakarta Catat 3.512 Kasus Positif Covid-19, Kasus Aktif Tembus 24.224

Megapolitan
Daftar 49 Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182 yang Sudah Teridenfikasi

Daftar 49 Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182 yang Sudah Teridenfikasi

Megapolitan
Banjir Mulai Surut, Ruas Jalan di Bekasi Sudah Bisa Dilewati Kendaraan

Banjir Mulai Surut, Ruas Jalan di Bekasi Sudah Bisa Dilewati Kendaraan

Megapolitan
Minggu Sore, 10 Lokasi di Jakut dan Jaktim Tergenang Air

Minggu Sore, 10 Lokasi di Jakut dan Jaktim Tergenang Air

Megapolitan
Banjir Melanda 6 Kecamatan di Bekasi, Ketinggian Air Sempat Mencapai 1,2 Meter di Pondok Gede

Banjir Melanda 6 Kecamatan di Bekasi, Ketinggian Air Sempat Mencapai 1,2 Meter di Pondok Gede

Megapolitan
Tiga Hari Dibuka, Sudah 86 Jenazah Dimakamkan di TPU Bambu Apus dengan Protap Covid-19

Tiga Hari Dibuka, Sudah 86 Jenazah Dimakamkan di TPU Bambu Apus dengan Protap Covid-19

Megapolitan
Hujan Deras, Beberapa Perumahan dan Ruas Jalan di Bekasi Banjir

Hujan Deras, Beberapa Perumahan dan Ruas Jalan di Bekasi Banjir

Megapolitan
Daftar 25 Kelurahan di Jakarta dengan Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi, Jagakarsa 312 Kasus

Daftar 25 Kelurahan di Jakarta dengan Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi, Jagakarsa 312 Kasus

Megapolitan
Hujan Deras Sejak Minggu Pagi, 10 Lokasi di Jakarta Tergenang Air

Hujan Deras Sejak Minggu Pagi, 10 Lokasi di Jakarta Tergenang Air

Megapolitan
Imbas RS Penuh, Penularan Covid-19 dari Klaster Keluarga di Tangsel Meningkat

Imbas RS Penuh, Penularan Covid-19 dari Klaster Keluarga di Tangsel Meningkat

Megapolitan
Kasudin Dukcapil Jakpus Meninggal Dunia, Wagub DKI Sampaikan Belasungkawa

Kasudin Dukcapil Jakpus Meninggal Dunia, Wagub DKI Sampaikan Belasungkawa

Megapolitan
Ruang ICU Penuh, Wakil Wali Kota Tangsel: Masyarakat Jangan Sakit

Ruang ICU Penuh, Wakil Wali Kota Tangsel: Masyarakat Jangan Sakit

Megapolitan
PPKM di Tangsel Belum Maksimal, Tingkat Kedisiplinan Masyarakat Tak Sesuai Target

PPKM di Tangsel Belum Maksimal, Tingkat Kedisiplinan Masyarakat Tak Sesuai Target

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X