4.358 Jalan Berlubang di Jaksel Diperbaiki, Paling Banyak di Kecamatan Pasar Minggu

Kompas.com - 30/09/2020, 15:50 WIB
Perbaikan jalan di Kecamatan Setiabudi, Jakarta. Dok. Sudin Bina Marga Jakarta SelatanPerbaikan jalan di Kecamatan Setiabudi, Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tak kurang dari 4.358 titik jalan rusak di wilayah Jakarta Selatan diperbaiki oleh Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan sejak Januari hingga Agustus 2020.

Perbaikan berupa menutup lubang dilakukan dengan cara cold mix dan hot mix.

Kapala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan Heru Suwondo mengatakan, pengerjaan perbaikan menutup lubang jalan yang rusak sudah mulai dilaksanakan sejak Januari oleh personil Satgas Sudin Bina Marga di 10 kecamatan.

"Perbaikan menutup lubang jalan dengan cold mix dan hot mix kami lakukan demi keamanan dan kenyaman pengendara yang melintas di jalan," ujar Heru dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (30/9/2020) sore.

Baca juga: Polisi: Ada Bau Alkohol dari Mulut Penabrak Enam Pekerja Perbaikan Jalan Tol JORR

Dari ribuan titik lubang jalan yang diperbaiki tersebut, paling banyak berada di Kecamatan Pasar Minggu, yakni sebanyak 906 titik.

Sementara, lainnya berada di Kecamatan Kebayoran Baru 297 titik, Pesanggrahan 102 titik, Tebet 460 titik, Kebayoran Lama 281 titik, Cilandak 159 titik, Pancoran 321 titik, Mampang Prapatan 312 titik, Setiabudi 865 titik, dan Jagakarsa 15 titik.

Kemudian juga, sambung Kasudin, pihaknya membentuk tim Bina Marga yang mengerjakan 640 titik.

"Dari 4.358 titik lubang jalan yang telah kami perbaiki, total volumenya mencapai 17.501,96 meter persegi. Dengan dilakukan perbaikan keamanan dan kenyamanan pengendara akan terjaga apalagi sudah mulai mendekati musim hujan," katanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelintasan KA Sebidang di Palmerah Akan Ditutup, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

Pelintasan KA Sebidang di Palmerah Akan Ditutup, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

Megapolitan
Fakta Prostitusi Online Artis, Pemain Film dan Selebgram Dibayar Rp 110 Juta untuk Threesome

Fakta Prostitusi Online Artis, Pemain Film dan Selebgram Dibayar Rp 110 Juta untuk Threesome

Megapolitan
Ini Beberapa Isu yang Jadi Sorotan Fraksi di Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta

Ini Beberapa Isu yang Jadi Sorotan Fraksi di Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta

Megapolitan
Saat Dandim Jakpus Dilarang Masuk Gang Rumah Rizieq...

Saat Dandim Jakpus Dilarang Masuk Gang Rumah Rizieq...

Megapolitan
Cabuli Bocah 10 Tahun di Pondok Aren, Pelaku Mengaku Kru Televisi

Cabuli Bocah 10 Tahun di Pondok Aren, Pelaku Mengaku Kru Televisi

Megapolitan
Akses Smart E-budgeting Butuh NIK dan KK, Ini Jawaban Pemprov DKI

Akses Smart E-budgeting Butuh NIK dan KK, Ini Jawaban Pemprov DKI

Megapolitan
Bayi Dua Tahun Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi Gandeng KPAI Usut Dugaan Eksploitasi Anak

Bayi Dua Tahun Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi Gandeng KPAI Usut Dugaan Eksploitasi Anak

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Ganti Bantuan Sembako Jadi BLT di Tahun 2021

Pemprov DKI Akan Ganti Bantuan Sembako Jadi BLT di Tahun 2021

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Pasang Wi-fi Gratis di Seluruh RW Padat Penduduk

Pemprov DKI Akan Pasang Wi-fi Gratis di Seluruh RW Padat Penduduk

Megapolitan
Bayi Dua Tahun Meninggal Saat Diajak Sang Ibu Mengemis

Bayi Dua Tahun Meninggal Saat Diajak Sang Ibu Mengemis

Megapolitan
Terlambat Serahkan KUA-PPAS 2021, Pemprov DKI: Ini Baru Terjadi

Terlambat Serahkan KUA-PPAS 2021, Pemprov DKI: Ini Baru Terjadi

Megapolitan
Golkar: Normalisasi Sungai Terhenti sejak 2018 karena Tak Ada Pembebasan Lahan

Golkar: Normalisasi Sungai Terhenti sejak 2018 karena Tak Ada Pembebasan Lahan

Megapolitan
Fraksi PAN Usul Hibah Tahunan Pemprov DKI Untuk NU dan Muhammadiyah

Fraksi PAN Usul Hibah Tahunan Pemprov DKI Untuk NU dan Muhammadiyah

Megapolitan
Fraksi PSI Tolak Pelibatan Swasta dalam Proyek LRT Jakarta

Fraksi PSI Tolak Pelibatan Swasta dalam Proyek LRT Jakarta

Megapolitan
 Nasdem Minta Pemprov DKI Beri Perhatian Lebih ke Warga di Kepulauan Seribu

Nasdem Minta Pemprov DKI Beri Perhatian Lebih ke Warga di Kepulauan Seribu

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X