Petugas Menara Lapas Tangerang Tertidur Saat Cai Changpan Melarikan Diri

Kompas.com - 30/09/2020, 17:55 WIB
Terpidana hukuman mati dalam kasus narkoba, Cai Changpan kabur dari sel tahanan Lapas Kelas I Tangerang dengan cara membuat gorong-gorong. Kompas TVTerpidana hukuman mati dalam kasus narkoba, Cai Changpan kabur dari sel tahanan Lapas Kelas I Tangerang dengan cara membuat gorong-gorong.

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi masih mendalami pemeriksaan terhadap petugas jaga atau sipir Lapas Kelas I Tangerang tekait kaburnya terpidana mati Cai Changpan.

Pasalnya, dalam pemeriksaan, sipir menara mengaku sempat tertidur saat Cai Changpan melarikan diri melalui gorong-gorong.

"Kemudian kami juga mendalami petugas yang menjaga menara itu juga ketiduran pada saat itu," kata kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan, Rabu (30/9/2020).

Baca juga: Sederet Fakta Baru Kaburnya Terpidana Mati Cai Changpan dari Lapas Tangerang

Selain penjaga menara, kata Yusri, sipir yang memantau rekaman kamera CCTV untuk para tahanan itu juga mengaku tertidur.

"Menjaga yang CCTV juga (tertidur), kemudian menjaga senter yang di lapas itu ketiduran juga. Saat itu dilakukan pemeriksaan mereka juga ketiduran dan tidak melihat," kata Yusri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Karena itu, seluruh petugas lapas tersebut masih diperiksa secara mendalam untuk mengetahui apakah ada keterlibatan dalam upaya pelarian Cai Changpan.

"Ini masih kami dalami semua apakah ada yang mencoba membantu dari tersangka (Chai Changpan," tutup Yusri.

Baca juga: Polisi Cekal dan Blokir KTP Cai Changpan yang Kabur dari Lapas Tangerang

Cai Changpan alias Anthoni berhasil kabur dari Lapas Kelas I Tangerang pada 14 September 2020 lalu.

Dia berhasil melarikan diri setelah membuat lubang dari kamar menuju gorong-gorong dengan panjang diperkirakan mencapai sekitar 30 meter.

Hingga kini, ia masih belum ditemukan terhitung 13 hari sejak berhasil kabur dari Lapas.

Cai Changpan bukan pertama kali melakukan aksinya.

Tercatat pada 24 Januari 2017 silam, gembong narkoba pemilik 135 kilogram shabu tersebut berhasil kabur dari Rumah Tanahan Bareskrim Mabes Polri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.