Wisma JIC Akan Jadi Tempat Isolasi, Ini Fasilitas untuk Pasien Covid-19

Kompas.com - 30/09/2020, 18:58 WIB
Jakarta Islamic Center di Koja, Jakarta Utara, Jumat (2/6/2017) Kompas.com/David Oliver PurbaJakarta Islamic Center di Koja, Jakarta Utara, Jumat (2/6/2017)


JAKARTA, KOMPAS.com - Wisma Jakarta Islamic Center, Koja, Jakarta Utara rencananya akan dialihfungsikan sebagai tempat isolasi pasien Covid-19.

Kepala Sub Divisi Pengkajian Jakarta Islamic Center Paimun Karim mengatakan gedung yang biasanya berfungsi sebagai tempat penginapan jemaah ketika ada acara di JIC ini nantinya bisa menampung maksimal 120 orang.

"Jadi ada 56 kamar yang disiapkan, wisma itu ada 133 yang bisa dipakai, tapi karena ada kerusakan baru segitu yang bisa dipakai," kata Paimun saat dihubungi Kompas.com, Rabu (30/9/2020).

Dalam satu kamar nantinya akan ada dua sampai tiga tempat tidur untuk pasien.

Baca juga: Anies: Isolasi Mandiri Bisa Dilakukan Sendiri atau Lewat Fasilitas Pemerintah

Pihak JIC juga telah melakukan sejumlah perbaikan seperti pendingin ruangan, tempat tidur dan fasilitas penginapan lainnya.

"Tapi yang belum itu penutup karpet, karena kan kita pakai karpet nah itu enggak boleh, karena virus senang banget di situ," ucap Paimun.

Petugas di JIC nantinya juga akan memisahkan fasilitas lift antara pasien dengan petugas kesehatan demi mencegah terjadinya penularan.

Sementara untuk konsumsi pasien selama di sana, Paimun berujar bahwa itu merupakan tanggung jawab dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Terus juga karena ini kan lingkungan masjid, kami usulkan supaya nanti bisa memberikan bantuan spiritual model-model dzikir mereka, motivasi, kemudian mengarahkan untuk banyak berdoa sama-sama supaya mereka segera sembuh, segera sehat dan bisa kembali ke rumah masing-masing dalam keadaan yang sehat," ujar Paimun.

Baca juga: Pasien Isolasi Graha Wisata Ragunan hanya Bisa Beraktivitas di Kamar

Selain JIC, Pemprov DKI juga menyiapkan dua lokasi baru lainnya sebagai tempat isolasi yakni Graha Wisata Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur; dan Graha Wisata Ragunan, Jakarta Selatan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Timnas U22 Vs Tira Persikabo Digelar Jumat Malam, 238 Polisi Dikerahkan

Timnas U22 Vs Tira Persikabo Digelar Jumat Malam, 238 Polisi Dikerahkan

Megapolitan
Polisi Izinkan Laga Uji Coba Timnas U22 dan U23 Indonesia Digelar Pekan Ini

Polisi Izinkan Laga Uji Coba Timnas U22 dan U23 Indonesia Digelar Pekan Ini

Megapolitan
Ditangkap Tanpa Barang Bukti, Robby Abbas Akan Direhabilitasi

Ditangkap Tanpa Barang Bukti, Robby Abbas Akan Direhabilitasi

Megapolitan
Dalam Duka, Suroto dan Elisabeth Berbesar Hati Memaafkan Pembunuh Ade Sara

Dalam Duka, Suroto dan Elisabeth Berbesar Hati Memaafkan Pembunuh Ade Sara

Megapolitan
Dinkes DKI: Cara Terbaik Hambat Penyebaran Virus Corona B.1.1.7 dengan Isolasi yang Ketat

Dinkes DKI: Cara Terbaik Hambat Penyebaran Virus Corona B.1.1.7 dengan Isolasi yang Ketat

Megapolitan
Kedapatan Bawa Celurit, 2 Orang Ditangkap di Jalan Danau Sunter

Kedapatan Bawa Celurit, 2 Orang Ditangkap di Jalan Danau Sunter

Megapolitan
Harga Cabai Naik, Pedagang Pasar Induk Kramatjati Keluhkan Pasokan Tidak Stabil

Harga Cabai Naik, Pedagang Pasar Induk Kramatjati Keluhkan Pasokan Tidak Stabil

Megapolitan
Suara Orangtua Sikapi KBM Tatap Muka: Khawatir Penularan hingga Tunda Sekolah Anak

Suara Orangtua Sikapi KBM Tatap Muka: Khawatir Penularan hingga Tunda Sekolah Anak

Megapolitan
Harga Cabai Rawit di Pasar Induk Kramatjati Masih Rp 130.000 Per Kilogram

Harga Cabai Rawit di Pasar Induk Kramatjati Masih Rp 130.000 Per Kilogram

Megapolitan
Uji Coba Insentif Parkir Kendaraan Lulus Uji Emisi di Blok M Belum Terlaksana

Uji Coba Insentif Parkir Kendaraan Lulus Uji Emisi di Blok M Belum Terlaksana

Megapolitan
Tak Kunjung Jual Saham Perusahaan Bir, Pemprov DKI Klaim Tak Kantongi Izin dari DPRD

Tak Kunjung Jual Saham Perusahaan Bir, Pemprov DKI Klaim Tak Kantongi Izin dari DPRD

Megapolitan
Robby Abbas Mengaku Pakai Sabu karena Depresi

Robby Abbas Mengaku Pakai Sabu karena Depresi

Megapolitan
Pemprov DKI: Virus Corona B.1.1.7 Kemungkinan Sudah Lama Masuk Indonesia

Pemprov DKI: Virus Corona B.1.1.7 Kemungkinan Sudah Lama Masuk Indonesia

Megapolitan
Usai Video Viral Pemain Skateboard Ditindak, Trotoar Bundaran HI Dipasangi Spanduk Larangan Berkerumun

Usai Video Viral Pemain Skateboard Ditindak, Trotoar Bundaran HI Dipasangi Spanduk Larangan Berkerumun

Megapolitan
Sebelum Ditangkap, Eks Muncikari Artis Robby Abbas Gunakan Sabu bersama Seorang Wanita

Sebelum Ditangkap, Eks Muncikari Artis Robby Abbas Gunakan Sabu bersama Seorang Wanita

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X