Kompas.com - 30/09/2020, 20:51 WIB
Ilustrasi gantung diri. SHUTTERSTOCKIlustrasi gantung diri.
Penulis Cynthia Lova
|

BEKASI, KOMPAS.com - Seorang pemuda berinisial HMS (25) ditemukan tewas gantung diri di kediamannya di Jalan Palem Raya, Harapan Mulya, Medan Satria, Kota Bekasi, Rabu (30/9/2020).

Kassubag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing mengonfirmasi hal tersebut.

Erna mengatakan, HMS ditemukan pertama kali oleh ibu kandungnya, JS, pukul 12.00 WIB.

Saat itu, JS hendak memanggil anaknya untuk shalat dzuhur. Namun, saat dicek ke lantai 2, ia menemukan anaknya dalam keadaan tewas.

"Sekitar jam 12.00 WIB, ibu korban usai shalat dzuhur memanggil korban untuk shalat. Korban disamperin ke atas kamar korban dan dilihat korban sudah menggantung lehernya di depan kamar yang melilit pada kain," kata dia melalui pesan tertulis, Rabu.

Melihat anaknya tergantung, JS langsung meminta tolong dan memanggil suaminya untuk melepaskan kain yang mengikat pada leher anaknya.

Pihak keluarga juga memanggil perawat dari Klinik Mustika Husada untuk mengecek keadaan HMS. Namun, nyawa HMS tak tertolong.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Setelah dilakukan pengecekan oleh kita mulai nadi, tekanan darah, dan pupil sudah membesar. Korban sudah dinyatakan meninggal dunia," kata Mustakim, perawat Klinik Mustika Husada.

Berdasarkan keterangan keluarga, HMS diduga depresi. Sebab belakangan ini korban kerap berhalusinasi.

"Menurut cerita ibunya, korban tiga hari belakangan ini emang suka berhalusinasi," tutur dia.

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belum Ada Kasus Covid-19, Sekolah Tatap Muka Tingkat SMA di Tangsel Tetap Dilanjutkan

Belum Ada Kasus Covid-19, Sekolah Tatap Muka Tingkat SMA di Tangsel Tetap Dilanjutkan

Megapolitan
Temuan Jasad Pria di Makasar Jaktim, Diduga Meninggal karena Penyakit Komplikasi

Temuan Jasad Pria di Makasar Jaktim, Diduga Meninggal karena Penyakit Komplikasi

Megapolitan
Gagal Diselundupkan ke Singapura, 144.100 Benih Lobster Dilepas ke Perairan Kepulauan Seribu

Gagal Diselundupkan ke Singapura, 144.100 Benih Lobster Dilepas ke Perairan Kepulauan Seribu

Megapolitan
Permohonan Maaf dan Pengakuan Tersangka Pembunuh Anggota TNI di Depok

Permohonan Maaf dan Pengakuan Tersangka Pembunuh Anggota TNI di Depok

Megapolitan
Tukang Tambal Penebar Ranjau Paku Naikkan Harga Ban Dalam Motor Tiga Kali Lipat

Tukang Tambal Penebar Ranjau Paku Naikkan Harga Ban Dalam Motor Tiga Kali Lipat

Megapolitan
Gapura Batas Tangsel-Jaksel Tak Terawat, Penuh Coretan dan Pampang Foto Kepala Daerah Lama

Gapura Batas Tangsel-Jaksel Tak Terawat, Penuh Coretan dan Pampang Foto Kepala Daerah Lama

Megapolitan
5 Kendaraan Tabrakan Beruntun di JORR Kampung Rambutan Arah Pondok Indah

5 Kendaraan Tabrakan Beruntun di JORR Kampung Rambutan Arah Pondok Indah

Megapolitan
Tingkatkan Penjualan Produk UMKM, Pemkot Bekasi Akan Gelar Senam Disertai Bazar

Tingkatkan Penjualan Produk UMKM, Pemkot Bekasi Akan Gelar Senam Disertai Bazar

Megapolitan
Bengkel Tambal Ban Milik Penebar Ranjau Paku Payung Kerap Berpindah Lokasi

Bengkel Tambal Ban Milik Penebar Ranjau Paku Payung Kerap Berpindah Lokasi

Megapolitan
Jasad Pria Ditemukan di Dalam Kontrakan di Makasar Jaktim

Jasad Pria Ditemukan di Dalam Kontrakan di Makasar Jaktim

Megapolitan
Ditangkap, Penebar Ranjau Paku di Jalan MT Haryono adalah Penambal Ban

Ditangkap, Penebar Ranjau Paku di Jalan MT Haryono adalah Penambal Ban

Megapolitan
Tersangka Pembunuh Anggota TNI di Depok Minta Maaf ke Keluarga dan Komandan Korban

Tersangka Pembunuh Anggota TNI di Depok Minta Maaf ke Keluarga dan Komandan Korban

Megapolitan
Catat, 8 Titik Crowd Free Night di Jakarta, Tangerang, dan Bekasi

Catat, 8 Titik Crowd Free Night di Jakarta, Tangerang, dan Bekasi

Megapolitan
Pria Diduga Anggota Ormas Palak, Aniaya, dan Ancam Pedagang di Puri Beta Tangerang

Pria Diduga Anggota Ormas Palak, Aniaya, dan Ancam Pedagang di Puri Beta Tangerang

Megapolitan
Pengakuan Tersangka Pembunuh Anggota TNI di Depok: Solidaritas Sesama Saudara

Pengakuan Tersangka Pembunuh Anggota TNI di Depok: Solidaritas Sesama Saudara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.