Wali Kota Pastikan Setiap Puskesmas di Bekasi Punya Ambulans

Kompas.com - 01/10/2020, 10:24 WIB
Foto udara mobil ambulance yang sedang dalam proses perakitan di Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (25/9/2020). Perakitan mobil ambulans meningkat 100 persen menjadi 700 unit saat pandemi Covid-19 dengan harga mulai dari Rp 20 juta hingga Rp 1,5 milliar. ANTARA FOTO/FAKHRI HERMANSYAHFoto udara mobil ambulance yang sedang dalam proses perakitan di Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (25/9/2020). Perakitan mobil ambulans meningkat 100 persen menjadi 700 unit saat pandemi Covid-19 dengan harga mulai dari Rp 20 juta hingga Rp 1,5 milliar.


BEKASI, KOMPAS.com - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengklaim saaat ini semua pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) di Kota Bekasi mempunyai mobil ambulans untuk menjemput dan mengantar pasien Covid-19.

Selain di Puskesmas, ada pula ambulance yang bersiaga di RSD Stadion Patriot Chandrabaga.

Namun, ia tak menyebutkan ada berapa detailnya.

"Kan kita setiap Puskesmas sudah punya ambulance, di sini (Stadion Patriot Chandrabaga) juga kita ada beberapa termasuk bantuan kemarin dari Astra,"ucap Rahmat kepada wartawan, Rabu (30/9/2020).

Baca juga: Mulai Kamis, Hotel The Green Bekasi Siap Tampung Pasien Covid-19

Ambulance yang stand by di RSD Patriot digunakan untuk mengantar pasien Covid-19 dalam jumlah banyak, baik itu mengantar ke rumah sakit rujukan atau ke RSD Stadion Patriot Chandrabaga.

Sebab, pasien Covid-19 yang isolasi di tempat tak memadai bisa dipindahkan ke RSD Stadion Patriot.

"Seharusnya ada 35 (mobil ambulance milik Pemkot). Ya cukup (mengantar pasien Covid-19) satu hari dia mobile ya," kata dia.

Pria yang akrab disapa Pepen ini memastikan ambulance yang dimiliki Pemkot Bekasi cukup untuk mengantar dan menjemput pasien Covid-19.

Ia mengklaim penjadwalan antar dan jemput pasien Covid-19 telah diatur oleh Pemkot.

Dengan begitu, ia berharap semua pasien Covid-19 yang hendak dijemput maupun diantar bisa terfasilitasi.

"Kalau ritmenya diatur, siklusnya diatur, ya Insya Allah lah (cukup ambulancenya antar jemput pasien Covid-19) tak akan tekapar, kecuali dia tak buat sistem lalu acak acakan," tutur Rahmat.

Data terakhir, kasus Covid-19 di Kota Bekasi hingga 28 September ada 3.322 kasus. Dari 3.322 kasus Covid-19, ada 3.024 kasus sembuh.

Lalu, ada 184 kasus aktif Covid-19 di Bekasi. Rinciannya, ada 92 orang yang dirawat inap di sejumlah rumah sakit rujukan dan 92 orang lainnya diisolasi mandiri.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengangkatan Sampah Kayu di Kali Bekasi Terkendala Alat Berat

Pengangkatan Sampah Kayu di Kali Bekasi Terkendala Alat Berat

Megapolitan
[UPDATE] Depok Catat 2.157 Kasus Aktif Covid-19, Terbanyak Selama Pandemi

[UPDATE] Depok Catat 2.157 Kasus Aktif Covid-19, Terbanyak Selama Pandemi

Megapolitan
1.968 Titik Tali Air di Jakarta Utara Rusak, Kini sedang Diperbaiki

1.968 Titik Tali Air di Jakarta Utara Rusak, Kini sedang Diperbaiki

Megapolitan
Polisi: Tersangka Pencabulan Bocah di Pondok Aren Juga Pernah Membegal Pesepeda

Polisi: Tersangka Pencabulan Bocah di Pondok Aren Juga Pernah Membegal Pesepeda

Megapolitan
UPDATE 1 Desember: Tambah 1.058 Kasus Covid-19 di Jakarta, 10.128 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 1 Desember: Tambah 1.058 Kasus Covid-19 di Jakarta, 10.128 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Polisi: Tersangka Pencabulan Bocah di Pondok Aren Sudah 4 Kali Beraksi Sejak 2017

Polisi: Tersangka Pencabulan Bocah di Pondok Aren Sudah 4 Kali Beraksi Sejak 2017

Megapolitan
Gaji Anggota DPRD DKI Diusulkan Rp 8,38 Miliar Per Tahun pada 2021

Gaji Anggota DPRD DKI Diusulkan Rp 8,38 Miliar Per Tahun pada 2021

Megapolitan
Anies dan Riza Patria Positif Covid-19, Pembahasan APBD 2021 Disebut Tetap Berjalan

Anies dan Riza Patria Positif Covid-19, Pembahasan APBD 2021 Disebut Tetap Berjalan

Megapolitan
Positif Covid-19, Anies dan Riza Patria Akan Jalankan Isolasi Mandiri Dua Minggu

Positif Covid-19, Anies dan Riza Patria Akan Jalankan Isolasi Mandiri Dua Minggu

Megapolitan
Tempat Isolasi OTG Covid-19 di Depok dari CSR Tak Kunjung Beroperasi, Ini Kata Pjs Wali Kota

Tempat Isolasi OTG Covid-19 di Depok dari CSR Tak Kunjung Beroperasi, Ini Kata Pjs Wali Kota

Megapolitan
Doakan Anies Cepat Sembuh, Wakil Wali Kota Bekasi: Covid-19 Bukan Aib

Doakan Anies Cepat Sembuh, Wakil Wali Kota Bekasi: Covid-19 Bukan Aib

Megapolitan
Blok Makam Covid-19 Khusus Jenazah Muslim Penuh di TPU Pondok Ranggon, Hanya Bisa Sistem Tumpang

Blok Makam Covid-19 Khusus Jenazah Muslim Penuh di TPU Pondok Ranggon, Hanya Bisa Sistem Tumpang

Megapolitan
Tersangka yang Cabuli Bocah di Pondok Aren Pernah 4 Kali Lakukan Pelecehan Remas Payudara

Tersangka yang Cabuli Bocah di Pondok Aren Pernah 4 Kali Lakukan Pelecehan Remas Payudara

Megapolitan
Mulai Besok, Underpass Senen Extension Bisa Dilewati Kendaraan 24 Jam

Mulai Besok, Underpass Senen Extension Bisa Dilewati Kendaraan 24 Jam

Megapolitan
Sebut Fraksi PSI Setujui Anggaran Kenaikan Gaji DPRD DKI, Taufik: Tak Perlu Pencitraan

Sebut Fraksi PSI Setujui Anggaran Kenaikan Gaji DPRD DKI, Taufik: Tak Perlu Pencitraan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X