WN Korsel yang Ditemukan Gantung Diri di Apatemen Disebut Bermasalah dengan Pekerjaan

Kompas.com - 01/10/2020, 13:05 WIB
Ilustrasi WWW.PEXELS.COMIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Warga negara (WN) Korea Selatan berinisial YSL (35) sempat dihubungi rekan-rekannya sebelum ditemukan tewas di kamar apartemennya di Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (30/9/2020).


Berdasarkan keterangan teman-teman YSL kepada polisi, YSL diduga memiliki masalah dengan pekerjaannya.

“Jadi informasinya (YSL) sudah seharian tidak keluar dari kamar. Kata teman-temannya, ada masalah kerjaannya,” kata Kapolsek Kebayoran Baru, Kompol Jimmy Christian, Kamis siang.

Baca juga: WNA Korsel yang Tewas di Apartemen Ditemukan Tergantung di Kamar Mandi

Jimmy menambahkan, pekerjaan YSL disebut teman-temannya terdampak Covid-19 dan merugi. YSL pun terbebani pikirannya lantaran pekerjaannya itu.

“Jadi teman-temannya datang karena (YSL) di WA tidak nyambung, teman-temannya tahunya dia banyak pikiran,” ujar Jimmy.

Teman-temannya kemudian berinisiatif datang dengan didampingi satpam apartemen dan pihak keamanan terkait. Pintu kamar apartemen didobrak karena pintunya terkunci dari dalam.

“Posisinya pas didobrak, ditemukan lagi tergantung (di kamar mandi). Terus diturunkan sama anggota (satpam). Tapi anggota (polisi) pas ke sana sudah di bawah, sudah di lantai,” kata Jimmy.

Polisi tak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Luka hanya ditemukan di bagian leher, bekas jerat leher.

“Korbannya masih di rumah sakit (untuk visum),” ujar Jimmy.

Polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan terkait kasus tewasnya YSL.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pradi-Afifah Sindir Banyak Dokter Duduki Jabatan Struktural, padahal Depok Kekurangan Tenaga Medis

Pradi-Afifah Sindir Banyak Dokter Duduki Jabatan Struktural, padahal Depok Kekurangan Tenaga Medis

Megapolitan
Imam Singgung Kartu Depok Sejahtera, Pradi: Itu Program Pemeritah Pusat

Imam Singgung Kartu Depok Sejahtera, Pradi: Itu Program Pemeritah Pusat

Megapolitan
Pemkot Tangerang Usung 4 Program Prioritas dalam RAPBD 2021

Pemkot Tangerang Usung 4 Program Prioritas dalam RAPBD 2021

Megapolitan
Berkas Perkara Kasus Pabrik Narkoba di Cipondoh Sudah Rampung

Berkas Perkara Kasus Pabrik Narkoba di Cipondoh Sudah Rampung

Megapolitan
Soal Gini Ratio, Imam Sebut Kota Depok Lebih Baik dari Jakarta dan Indonesia

Soal Gini Ratio, Imam Sebut Kota Depok Lebih Baik dari Jakarta dan Indonesia

Megapolitan
Viral Video Pengemudi Ojol Dibegal di Klender, Polisi Lakukan Penyelidikan

Viral Video Pengemudi Ojol Dibegal di Klender, Polisi Lakukan Penyelidikan

Megapolitan
Debat Pilkada Depok: Pradi Janjikan Dana RW, Imam Dana Kelurahan

Debat Pilkada Depok: Pradi Janjikan Dana RW, Imam Dana Kelurahan

Megapolitan
Debat Kandidat Pilkada Depok: Imam Tanya soal Kesehatan, Pradi Malah Bahas UMKM

Debat Kandidat Pilkada Depok: Imam Tanya soal Kesehatan, Pradi Malah Bahas UMKM

Megapolitan
Polisi Tangkap Spesialis Pencuri Sepeda MTB di Jakarta

Polisi Tangkap Spesialis Pencuri Sepeda MTB di Jakarta

Megapolitan
Pradi: Kami Akan Jaga Pertumbuhan Ekonomi Depok Tanpa Korbankan Kesehatan Warga

Pradi: Kami Akan Jaga Pertumbuhan Ekonomi Depok Tanpa Korbankan Kesehatan Warga

Megapolitan
Imam Sebut 1.000 Kios Sudah Dibangun di Depok, Afifah: Lihat Kenyataan di Lapangan

Imam Sebut 1.000 Kios Sudah Dibangun di Depok, Afifah: Lihat Kenyataan di Lapangan

Megapolitan
Atasi Masalah Generasi Muda, Idris-Imam Janji Bangun Alun-alun hingga Depok Creative Hub

Atasi Masalah Generasi Muda, Idris-Imam Janji Bangun Alun-alun hingga Depok Creative Hub

Megapolitan
Imam Pamer Alpukat dan Belimbing Saat Debat Kandidat Pilkada Depok

Imam Pamer Alpukat dan Belimbing Saat Debat Kandidat Pilkada Depok

Megapolitan
Debat Kandidat Pilkada Depok, Imam Budi Janji Manfaatkan Lahan Tidur untuk Urban Farming

Debat Kandidat Pilkada Depok, Imam Budi Janji Manfaatkan Lahan Tidur untuk Urban Farming

Megapolitan
Pradi-Afifah Janji Batasi Izin Pendirian Pasar Modern jika Menang Pilkada Depok

Pradi-Afifah Janji Batasi Izin Pendirian Pasar Modern jika Menang Pilkada Depok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X