Pjs Wali Kota: Ridwan Kamil Akan Berkantor di Depok Mulai Besok

Kompas.com - 01/10/2020, 14:05 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat hadir dalam proses uji klinis vaksin Covid-19 di Puskesmas Garuda, Kota Bandung, Rabu (30/9/2020). Humas Pemprov JabarGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat hadir dalam proses uji klinis vaksin Covid-19 di Puskesmas Garuda, Kota Bandung, Rabu (30/9/2020).

DEPOK, KOMPAS.com - Pejabat Sementara (PJs) Wali Kota Depok, Dedi Supandi menyebutkan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dijadwalkan mengawali debutnya berkantor di Depok mulai besok, Jumat (2/10/2020).

"Rencananya besok beliau akan mengunjungi Depok dan Insya Allah seharian berada di Depok," ujar Dedi kepada wartawan pada Senin (1/10/2020).

"Tujuannya adalah untuk meninjau evaluasinya pelaksanan Gugus Tugas Covid-19," tambah pria yang juga menjabat kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat itu.

Dedi menjelaskan, eks Wali Kota Bandung tersebut bakal menyambangi sekurangnya 9 titik di Depok besok, termasuk melawat ke beberapa UMKM dan pusat perbelanjaan untuk meninjau situasi ekonomi di tengah pandemi yang tak kunjung reda.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Depok Mulai Didominasi Klaster Keluarga

Di samping itu, lanjut Dedi, rencananya kunjungan Ridwan Kamil untuk berkantor di Depok bakal dilakukan setiap pekan demi meninjau penanggulangan Covid-19 di kawasan Bogor, Depok, dan Bekasi (Bodebek).

Dari 5 kota dan kabupaten di region Bodebek, Depok menjadi perhatian lantaran hingga sekarang masih menjadi wilayah dengan laporan kasus tertinggi di Jawa Barat dan Bodebek, dengan 4.320 kasus Covid-19.

Bahkan Depok adalah salah satu pemerintah kota yang akan menggelar pilkada.

Selain itu, situasi penanganan Covid-19 di rumah sakit di Depok juga disebut Ridwan Kamil sebagai yang "paling kritis".

"Besok saya dengar beliau akan memberikan bantuan dan dukungan berupa sarana dan prasarana untuk diberikan kepada Pemerintah Depok dalam rangka mendukung kegiatan pilkada yang bebas Covid-19," ungkap Dedi.

Baca juga: Depok Minta Kebijakan Penanganan Covid-19 Seragam dengan Wilayah Sekitar

"Sarana dukungan lainnya kami juga akan minta ke pihak Pemprov Jawa Barat tentang rencana penanganan, baik penanganan dan pencegahan," sambungnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lawan Polisi dengan Badik, Dua Anggota Geng Pandawa Ditembak di Kedua Kakinya

Lawan Polisi dengan Badik, Dua Anggota Geng Pandawa Ditembak di Kedua Kakinya

Megapolitan
Angin Kencang Terbangkan Atap Warga di Cengkareng, Ini Penjelasan BMKG

Angin Kencang Terbangkan Atap Warga di Cengkareng, Ini Penjelasan BMKG

Megapolitan
Antisipasi Libur Panjang, Fraksi PDI-P Minta Pemprov DKI Buat Imbauan Liburan di Rumah

Antisipasi Libur Panjang, Fraksi PDI-P Minta Pemprov DKI Buat Imbauan Liburan di Rumah

Megapolitan
Rizieq Shihab Dirawat di RS Ummi Bogor, Bima Arya Minta Dilakukan Swab Test

Rizieq Shihab Dirawat di RS Ummi Bogor, Bima Arya Minta Dilakukan Swab Test

Megapolitan
Fraksi PDI-P Minta Pemprov DKI Serius Kaji Rencana KBM Tatap Muka

Fraksi PDI-P Minta Pemprov DKI Serius Kaji Rencana KBM Tatap Muka

Megapolitan
Tangsel Disebut Torehkan Sejumlah Penghargaan, PSI: Itu Kulit Luarnya Saja...

Tangsel Disebut Torehkan Sejumlah Penghargaan, PSI: Itu Kulit Luarnya Saja...

Megapolitan
Satu Anggota Komplotan Pencuri Geng Pandawa Terbukti Konsumsi Sabu-sabu

Satu Anggota Komplotan Pencuri Geng Pandawa Terbukti Konsumsi Sabu-sabu

Megapolitan
UPDATE 26 November: Bertambah 37, Total Ada 2.754 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang

UPDATE 26 November: Bertambah 37, Total Ada 2.754 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
UPDATE 26 November: Ada 2.481 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel, Terbanyak di Pamulang Barat

UPDATE 26 November: Ada 2.481 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel, Terbanyak di Pamulang Barat

Megapolitan
Dirut RS Ummi Bogor: Rizieq Shihab Kemarin Masuk IGD karena Capek

Dirut RS Ummi Bogor: Rizieq Shihab Kemarin Masuk IGD karena Capek

Megapolitan
UPDATE 26 November: Ada 1.064 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, Totalnya 131.525

UPDATE 26 November: Ada 1.064 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, Totalnya 131.525

Megapolitan
Simulasi KBM Tatap Muka untuk PAUD, SD, SMP di Bekasi Digelar 18 Januari 2020

Simulasi KBM Tatap Muka untuk PAUD, SD, SMP di Bekasi Digelar 18 Januari 2020

Megapolitan
Dalam Seminggu, Polres Jaksel Tangkap 26 Tersangka Kasus Narkoba

Dalam Seminggu, Polres Jaksel Tangkap 26 Tersangka Kasus Narkoba

Megapolitan
Tumpukan Sampah Kayu dan Bambu di Kali Bekasi Disebut Tak Pernah Dibersihkan

Tumpukan Sampah Kayu dan Bambu di Kali Bekasi Disebut Tak Pernah Dibersihkan

Megapolitan
Bima Arya Sebut Rizieq Shihab Dirawat di RS Ummi Bogor karena Kelelahan

Bima Arya Sebut Rizieq Shihab Dirawat di RS Ummi Bogor karena Kelelahan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X