Polisi Kantongi Ciri-ciri Pembuang Bayi di Kali Cipinang

Kompas.com - 01/10/2020, 15:29 WIB
Potongan gambar video temuan bayi di pinggir kali Cipinang, Jakarta Timur, Senin (28/9/2020) Walda MarisonPotongan gambar video temuan bayi di pinggir kali Cipinang, Jakarta Timur, Senin (28/9/2020)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolsek Jatinegara, Komisaris Polisi Darmo Suhartono memastikan pihaknya sudah mengantongi ciri pelaku pembuang bayi di bantaran Kali Cipinang beberapa hari lalu.

"Sudah ada ciri-ciri pelaku," kata dia saat dikonfirmasi, Kamis (1/10/2020).

Namun, pihak masih belum menemukan pelaku. Proses pencarian terasa sulit lantaran beberapa saksi mengaku tak ada yang pernah melihat pelaku dengan ciri tersebut.

"Sesuai dengan ciri-ciri, belum ada orang yang kenal dengan pelaku," ucap Darmo.

Baca juga: Seorang Bayi Laki-laki Ditemukan dalam Keadaan Hidup di Pinggir Kali Cipinang

Namun, pihaknya tak akan berhenti. Tim penyidik di lapangan masih bekerja untuk menemukan pembuang bayi tersebut.

Sebelumnya, sesosok bayi ditemukan dalam keadaan hidup di pinggir Kali Cipinang, Jakarta pada Senin, (28/9/2020) pukul 11.00 WIB.

Bayi tersebut ditemukan di tumpukan dedaunan pinggir kali. Saat ditemukan, bayi hanya ditutupi daun pisang.

Warga bahkan sempat mengabadikan temuan bayi tersebut dalam sebuah video.

Dari video yang diterima Kompas.com, tampak awalnya warga melihat tumpukan dedaunan yang mencurigakan. Ketika dedaunan dibuka, warga melihat sesosok bayi baru lahir.

Baca juga: Bayi yang Ditemukan di Pinggir Kali Cipinang Meninggal Dunia Saat Dibawa ke Tempat Perawatan

Awalnya warga mengira bayi tersebut sudah mati. Namun saat ingin diangkat, bagi tersebut rupanya masih hidup.

"Allahuakbar, masih hidup. Masih hidup itu bayinya," ujar salah satu pria yang ada di dalam video.

"Tolong tolong bidan, panggil bidan panggil bidan," saut pria lain yang juga ada di dalam video.

Saat diangkat, bayi tersebut hanya sebesar botol air mineral ukuran satu liter. Tubuhnya tampak memerah dan masih tersambung dengan ari-ari.

Namun nahas, bayi malang itu meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi Covid-19 Mandiri, 6.644 Perusahaan Daftar hingga Diharapkan Harga Terjangkau

Vaksinasi Covid-19 Mandiri, 6.644 Perusahaan Daftar hingga Diharapkan Harga Terjangkau

Megapolitan
TV hingga Motor Rusak akibat Terendam Banjir Hampir Sepekan, Warga Periuk: Rugi Kira-kira Rp 40 Juta

TV hingga Motor Rusak akibat Terendam Banjir Hampir Sepekan, Warga Periuk: Rugi Kira-kira Rp 40 Juta

Megapolitan
Kala Tunanetra Pedagang Kerupuk Tabrak Truk yang Rampas Jalurnya di Trotoar...

Kala Tunanetra Pedagang Kerupuk Tabrak Truk yang Rampas Jalurnya di Trotoar...

Megapolitan
Gerakan Sayur Gantung, Cara Warga Cilalung Tangsel Bantu Sesama di Tengah Pandemi Covid-19

Gerakan Sayur Gantung, Cara Warga Cilalung Tangsel Bantu Sesama di Tengah Pandemi Covid-19

Megapolitan
Fakta Pengendara Moge yang Dilumpuhkan Paspampres, Terobos Kawasan Ring 1 hingga Dianggap Ancaman

Fakta Pengendara Moge yang Dilumpuhkan Paspampres, Terobos Kawasan Ring 1 hingga Dianggap Ancaman

Megapolitan
Pengendara Moge Terobos Kawasan Ring 1, Disebut Ancaman hingga Dilumpuhkan Paspampres

Pengendara Moge Terobos Kawasan Ring 1, Disebut Ancaman hingga Dilumpuhkan Paspampres

Megapolitan
BMKG: Cuaca Jakarta Diprakirakan Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

BMKG: Cuaca Jakarta Diprakirakan Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

Megapolitan
Pengusaha Mal Sebut Vaksinasi Covid-19 Mandiri Langkah Awal Kembalikan Tingkat Kunjungan

Pengusaha Mal Sebut Vaksinasi Covid-19 Mandiri Langkah Awal Kembalikan Tingkat Kunjungan

Megapolitan
Kadin DKI Minta Pemerintah Jamin Kemanan dan Kehalalan Vaksin Mandiri

Kadin DKI Minta Pemerintah Jamin Kemanan dan Kehalalan Vaksin Mandiri

Megapolitan
Syahbandar Tanjung Priok Dukung Penerapan GeNose C19 di Pelabuhan

Syahbandar Tanjung Priok Dukung Penerapan GeNose C19 di Pelabuhan

Megapolitan
Kabel di Jalan Barito 1 Semrawut dan Menjuntai ke Jalan, Sopir: Truk Enggak Akan Muat

Kabel di Jalan Barito 1 Semrawut dan Menjuntai ke Jalan, Sopir: Truk Enggak Akan Muat

Megapolitan
Kabel Semrawut dan Menjuntai di Jalan Barito 1 Bakal Dipindahkan ke Bawah Tanah

Kabel Semrawut dan Menjuntai di Jalan Barito 1 Bakal Dipindahkan ke Bawah Tanah

Megapolitan
UPDATE 26 Februari: Bertambah 154 Kasus Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 7.589

UPDATE 26 Februari: Bertambah 154 Kasus Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 7.589

Megapolitan
Raih Penghargaan STA, Anies: Kita Berhasil Mengungguli Kota Lainnya di Dunia

Raih Penghargaan STA, Anies: Kita Berhasil Mengungguli Kota Lainnya di Dunia

Megapolitan
Kapolda Metro Usulkan Kampung Tangguh Jaya Jadi Lokasi Vaksinasi Covid-19 Masyarakat Umum

Kapolda Metro Usulkan Kampung Tangguh Jaya Jadi Lokasi Vaksinasi Covid-19 Masyarakat Umum

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X