Kompas.com - 01/10/2020, 20:21 WIB

Tanaman ini sudah dikenal di kalangan pencinta tanaman hias. Bentuknya yang unik, biasa digunakan untuk memperindah ruangan.

Bahkan banyak cafe maupun restoran yang memanfaatkan tanaman ini sebagai hiasan untuk interiornya.

Kemudian, kondisi akar juga haruslah kuat. Jumlah daun juga menentukan harga. Jika ukurannya sudah cukup besar, tanaman hias ini akan dihargai per helai daun.

Fator lainnya adalah keindahan tanaman. Bentuk monstera yang memiliki lubang-lubang pada daun dianggap memiliki keindahan tersendiri dibandingkan dengan jenis tanaman hias lain.

Meski begitu, ada alasan lain yang menyebabkan melambungnya harga Janda Bolong.

Dosen Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran (Unpad) Syariful Mubarok, seperti diberitakan Kompas Lifestyle, Rabu (28/9/202) menyebutkan, harga tanaman ini melambung naik bukan karena teknik budidaya yang sulit.

Nilai jual Janda Bolong yang mencapai ratusan juta saat ini merupakan bentuk dari permainan harga.

Baca juga: Harga Janda Bolong Meroket, Pakar Unpad Angkat Bicara...

“Ini hanya sebatas dari permainan dagang atau harga untuk tanaman hias,” kata Syariful.

Fenomena serupa pernah terjadi saat harga Anthurium atau Gelombang Cinta meroket pada 2007 silam.

Namun popularitasnya diprediksi bisa menurun. Syariful menjelaskan, jika sudah banyak yang produksi tanaman ini, maka akan mengakibatkan harga di pasaran menjadi turun drastis.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sembako di Pasar Serdang Kemayoran Mengalami Kenaikan Harga, Cabai Melonjak 100 Persen

Sembako di Pasar Serdang Kemayoran Mengalami Kenaikan Harga, Cabai Melonjak 100 Persen

Megapolitan
Kebakaran Gedung Kemenkumham Diduga Akibat Korsleting

Kebakaran Gedung Kemenkumham Diduga Akibat Korsleting

Megapolitan
124.449 Warga di Ibu Kota Telah Divaksinasi Covid-19 Dosis Empat

124.449 Warga di Ibu Kota Telah Divaksinasi Covid-19 Dosis Empat

Megapolitan
Kebakaran Gedung Kemenkumham, Petugas: Titik Api Berasal dari Gudang Administrasi Lantai 5

Kebakaran Gedung Kemenkumham, Petugas: Titik Api Berasal dari Gudang Administrasi Lantai 5

Megapolitan
Diduga Terkikis Hujan dan Aliran Kali Meluap, Turap di Cilodong Depok Longsor

Diduga Terkikis Hujan dan Aliran Kali Meluap, Turap di Cilodong Depok Longsor

Megapolitan
Cabuli Anak Tiri hingga Hamil, Seorang Pria di Tangerang Ditangkap Polisi

Cabuli Anak Tiri hingga Hamil, Seorang Pria di Tangerang Ditangkap Polisi

Megapolitan
Lantai 5 Kemenkumham Terbakar, Pegawai Panik Berlarian ke Luar Gedung

Lantai 5 Kemenkumham Terbakar, Pegawai Panik Berlarian ke Luar Gedung

Megapolitan
Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Cabai Rawit Merah dan Hijau di Pasar Ciputat Melonjak

Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Cabai Rawit Merah dan Hijau di Pasar Ciputat Melonjak

Megapolitan
Shopee PHK Massal, Eks Pegawai 'Move On' Cari Pekerjaan Baru

Shopee PHK Massal, Eks Pegawai "Move On" Cari Pekerjaan Baru

Megapolitan
Jalan Rasuna Said Macet Imbas Kebakaran Gedung Kemenkumham

Jalan Rasuna Said Macet Imbas Kebakaran Gedung Kemenkumham

Megapolitan
Pedagang di Pasar Serdang Kemayoran Mengeluh Sepi Pembeli Sejak Harga Cabai Tembus Rp 50.000

Pedagang di Pasar Serdang Kemayoran Mengeluh Sepi Pembeli Sejak Harga Cabai Tembus Rp 50.000

Megapolitan
Polisi Pastikan Rudolf Tobing Pembunuh Icha Tak Alami Gangguan Kejiwaan

Polisi Pastikan Rudolf Tobing Pembunuh Icha Tak Alami Gangguan Kejiwaan

Megapolitan
Kebakaran Melanda Gedung Kemenkumham, Api Muncul dari Lantai 5

Kebakaran Melanda Gedung Kemenkumham, Api Muncul dari Lantai 5

Megapolitan
Polisi: 90 Adegan Rudolf Tobing Membunuh Icha Sesuai Keterangan

Polisi: 90 Adegan Rudolf Tobing Membunuh Icha Sesuai Keterangan

Megapolitan
Wali Kota Klaim Pengelolaan Limbah di Depok Terbaik Setelah Bali, tetapi Tak Punya Mesin Penyaring Modern

Wali Kota Klaim Pengelolaan Limbah di Depok Terbaik Setelah Bali, tetapi Tak Punya Mesin Penyaring Modern

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.