Kompas.com - 02/10/2020, 10:10 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil kembali mendatangi Puskesmas Garuda, Kota Bandung, Rabu(30/9/2020). Kedatangannya, untuk melakukan proses pengambilan sampel darah. Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi, Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto dan Kajati Jabar Ade Adhyaksa juga turut hadir dalam kunjungan keempat itu. Humas Pemprov JabarGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil kembali mendatangi Puskesmas Garuda, Kota Bandung, Rabu(30/9/2020). Kedatangannya, untuk melakukan proses pengambilan sampel darah. Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi, Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto dan Kajati Jabar Ade Adhyaksa juga turut hadir dalam kunjungan keempat itu.


BEKASI, KOMPAS.com - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyarankan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk datang ke Bekasi melihat penanganan Covid-19 di daerahnya.

Diketahui, pada Jumat (2/10/2020), Ridwan Kamil mulai berkantor di Depok.

"Kalau pun seandainya Pak Gubernur mau melihat juga di daerah Bodebek (Bogor Depok Bekasi), ya itu akan lebih bagus dan akan lebih fair karena Pak Gubernur juga bisa melihat langsung ciri-ciri khas daerah yang menjadi bawahannya itu melakukan secara sungguh-sungguh menanggulangi persoalan Covid-19," ujar Rahmat kepada wartawan, Kamis (2/10/2020).

Baca juga: 4 Fakta soal Rencana Ridwan Kamil Pindah Kantor ke Depok di Tengah Pandemi Covid-19

Meski demikian, pria yang akrab disapa Pepen ini mengatakan, suatu hal yang wajar jika Emil berkantor di Depok sementara.

Sebab, menurut dia, saat ini penanganan Covid-19 Kota Depok belum maksimal.

Saat ini Depok tengah menggelar tahapan Pilkada, apalagi wali kota dan wakil wali kotanya sama-sama bertarung dalam kontestasi politik itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan begitu, Rahmat merasa Emil patut turun tangan dalama penanganan Covid-19 di Depok.

"Wajar kalau Pak Gubernur melakukan kegiatan atau berkantor dalam rangka melihat secara langsung perkembangan penanganan penanggulangan Covid-19 yang ada di Depok," kata Rahmat.

Rahmat mengatakan, penanganan Covid-19 di tiap daerah berbeda-beda. Sebab, setiap daerah punya karakteristik masing-masing untuk menekan angka Covid-19.

Menurut dia, penanganan Covid-19 di Kota Bekasi terus ia koordinasikan dengan Emil.

"Kalau diseragamkan tentunya tidak bisa, setiap kepemimpinan itu mempunyai karakteristik, kapabilitas cara memimpin. Kalau bagaimana penekanan itu untuk mendapatkan sebuah keberhasilan dalam rangka menekan angka kematian Insya Allah semua pun juga ingin seperti itu. Artinya kesembuhannya tinggi. Nah kalau harus ada seperti itu ya itukan yang menjadi kewenangan Gubernur, siapa aja yang boleh ditugaskan oleh Pak Gubernur," tutur dia.

Sebagai informasi, wilayah Bodebek mengalami peningkatan signifikan kasus Covid-19 sejak awal Agustus lalu hingga sekarang.

Kasus Covid-19 di Bekasi pun terus meningkat. Sampai saat ini bahkan kasus Covid-19 di Kota Bekasi sudah mencapai 3.322 kasus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketika Anies Kembali Bergabung dalam Demo Buruh, Ikut Kritik UMP DKI dan Terpaksa Teken SK

Ketika Anies Kembali Bergabung dalam Demo Buruh, Ikut Kritik UMP DKI dan Terpaksa Teken SK

Megapolitan
Reuni 212 Batal di Jakarta, Wagub DKI: Keputusan yang Sangat Bijak

Reuni 212 Batal di Jakarta, Wagub DKI: Keputusan yang Sangat Bijak

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Ringan

Megapolitan
Polisi Tunggu Hasil Analisa Sampel Bangunan SMA 96 Jakarta yang Roboh

Polisi Tunggu Hasil Analisa Sampel Bangunan SMA 96 Jakarta yang Roboh

Megapolitan
Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Bersiap Hadapi Gelombang Ketiga

Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Bersiap Hadapi Gelombang Ketiga

Megapolitan
Bandar Narkoba yang Tabrak Polisi Ditangkap di Kendal

Bandar Narkoba yang Tabrak Polisi Ditangkap di Kendal

Megapolitan
Mobil Putar Arah Bikin Macet di Jalan Palmerah Utara, Sudinhub Jakbar Akan Tutup dengan Barrier

Mobil Putar Arah Bikin Macet di Jalan Palmerah Utara, Sudinhub Jakbar Akan Tutup dengan Barrier

Megapolitan
Klarifikasi Jakpro soal Penentuan Lokasi Sirkuit Formula E Jakarta

Klarifikasi Jakpro soal Penentuan Lokasi Sirkuit Formula E Jakarta

Megapolitan
Bangunan di Atas Saluran Air Kemang Belum Seluruhnya Dibongkar, Camat Minta Pemilik Tambah Pekerja

Bangunan di Atas Saluran Air Kemang Belum Seluruhnya Dibongkar, Camat Minta Pemilik Tambah Pekerja

Megapolitan
Pemuda Pancasila Akui 16 Tersangka Ricuh Demo di DPR/MPR Anggota Aktif

Pemuda Pancasila Akui 16 Tersangka Ricuh Demo di DPR/MPR Anggota Aktif

Megapolitan
Anies Sebut Formula Pengupahan Saat Ini Tak Cocok untuk Jakarta

Anies Sebut Formula Pengupahan Saat Ini Tak Cocok untuk Jakarta

Megapolitan
PTM Terbatas di Depok Dimulai Lagi Besok

PTM Terbatas di Depok Dimulai Lagi Besok

Megapolitan
Klaster PTM Terbatas di Kota Bogor, 24 Orang Positif Covid-19

Klaster PTM Terbatas di Kota Bogor, 24 Orang Positif Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Depok Meningkat, Hanya 2 dari 30 Kelurahan yang Nihil Kasus

Kasus Covid-19 di Depok Meningkat, Hanya 2 dari 30 Kelurahan yang Nihil Kasus

Megapolitan
LPSK: Kasus Pelecehan Seksual terhadap Anak Naik Tajam, Diduga Efek Pandemi Covid-19

LPSK: Kasus Pelecehan Seksual terhadap Anak Naik Tajam, Diduga Efek Pandemi Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.