Begini Prosedur Tes SKB CPNS Kota Tangerang di Tengah Pandemi Covid-19

Kompas.com - 02/10/2020, 10:18 WIB
Ilustrasi seleksi CPNS KOMPAS/HENDRA A SETYAWANIlustrasi seleksi CPNS

TANGERANG, KOMPAS.com - Jelang pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang ( SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Tangerang pada 5-8 Oktober 2020, beragam prosedur dibuat agar seleksi itu tidak menjadi klaster baru penularan Covid-19.

Kepala Bidang Pengembangan Aparatur BKPSDM Kota Tangerang, Rossana mengatakan, peserta wajib menyerahkan hasil rapid test sebelum masuk ke ruang ujian.

"Jadi BKN (Bada Kepegawaian Negara) pusat mengimbau ke setiap daerah agar peserta (tes CPNS melakukan) rapid test. Kebijakan kami Kota Tangerang, peserta wajib melakukan rapid test," ujar Rossana saat dihubungi via telepon, Jumat (2/10/2020)

Dia menjelaskan, peserta diminta melakukan uji cepat (rapid test) dengan masa berlaku hasil rapid test empat hari sebelum melaksanakan ujian SKB CPNS.

Baca juga: Digelar di Tengah Pandemi, Tes SKB CPNS Kota Tangerang Dijadwalkan 5 Oktober

"Jadi kalau dia tes SKB tanggal 5 (Oktober), rapid-nya tanggal 2 (Oktober) paling cepat, kalau dia tes SKB tanggal 8, paling cepat rapid tanggal 5," kata Rossana.

Hasil rapid test akan menjadi pertimbangan apakah peserta bisa langsung melakukan ujian SKB atau harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Rossana menjelaskan peserta yang memiliki hasil tes reaktif akan diperiksa oleh petugas kesehatan.

"Peserta akan dimasukan ruangan khusus dan menerima pengecekan dokter lebih lanjut. Jika dinyatakan sehat, akan tetap mengikuti tes di ruangan yang berbeda, kalau dinyatakan sakit, akan mengikuti tes di hari terakhir yaitu 8 Oktober," kata dia.

Selain wajib melakukan rapid test, ada beberapa protokol kesehatan yang juga wajibkan dilakukan seluruh peserta tes SKB CPNS Kota Tangerang, di antaranya registrasi menggunakan barcode, menerapkan physical distancing, dan mencuci tangan sebelum masuk ruangan.

Rossana menjelaskan, seluruh panitia juga menerapkan protokol kesehatan ketat, seperti pakai masker, face shield, sarung tangan, hingga penyemprotan disinfektan secara berkala, selama kegiatan berlangsung.

Kegiatan SKB CPNS Kota Tangerang akan diselenggarakan selama empat hari, yaitu tanggal 5-8 Oktober, di Gedung Cisadane Kota Tangerang dengan peserta 956 orang. Posisi yang tersedia hanya untuk 355 orang.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cekcok karena Perempuan, Pria di Tangerang Tewas Ditusuk

Cekcok karena Perempuan, Pria di Tangerang Tewas Ditusuk

Megapolitan
Anies Baswedan Jadi Wakil Ketua Komite Pengarah C40 Cities Bersama Gubernur Tokyo

Anies Baswedan Jadi Wakil Ketua Komite Pengarah C40 Cities Bersama Gubernur Tokyo

Megapolitan
Ketua DPRD DKI: Kenaikan Anggaran karena Tambahan Kegiatan

Ketua DPRD DKI: Kenaikan Anggaran karena Tambahan Kegiatan

Megapolitan
Ditangkap Terkait Sabu, Mantan Artis Cilik IBS Masih Syok

Ditangkap Terkait Sabu, Mantan Artis Cilik IBS Masih Syok

Megapolitan
Polisi: Mantan Artis Cilik Iyut Bing Slamet Beli Sabu dari Seseorang di Johar Baru

Polisi: Mantan Artis Cilik Iyut Bing Slamet Beli Sabu dari Seseorang di Johar Baru

Megapolitan
Ditangkap Terkait Narkoba, Mantan Artis Cilik IBS Gunakan Sabu Sejak 2004

Ditangkap Terkait Narkoba, Mantan Artis Cilik IBS Gunakan Sabu Sejak 2004

Megapolitan
Jangan Panik, Warga Diingatkan Segera Selamatkan Dokumen dan Cabut Aliran Listrik Saat Banjir

Jangan Panik, Warga Diingatkan Segera Selamatkan Dokumen dan Cabut Aliran Listrik Saat Banjir

Megapolitan
5 Gereja yang Berperan dalam Penyebaran Kristen di Batavia

5 Gereja yang Berperan dalam Penyebaran Kristen di Batavia

Megapolitan
Rizieq Shihab Diperiksa Polisi Senin Depan, FPI Ingatkan Simpatisan Tak Datangi Polda Metro

Rizieq Shihab Diperiksa Polisi Senin Depan, FPI Ingatkan Simpatisan Tak Datangi Polda Metro

Megapolitan
FPI Belum Pastikan Rizieq Bisa Penuhi Panggilan Polisi Senin Depan

FPI Belum Pastikan Rizieq Bisa Penuhi Panggilan Polisi Senin Depan

Megapolitan
Usia Jemaat Dibatasi, Pembagian Hadiah Natal untuk Anak-anak di Gereja Katedral Ditiadakan

Usia Jemaat Dibatasi, Pembagian Hadiah Natal untuk Anak-anak di Gereja Katedral Ditiadakan

Megapolitan
Sederet Fakta Penangkapan Penyebar Video Ajakan Jihad dalam Azan

Sederet Fakta Penangkapan Penyebar Video Ajakan Jihad dalam Azan

Megapolitan
Dampak Pelesiran Guru MAN 22: 30 Orang Positif Covid-19, Sekolah Ditutup, dan KBM Tatap Muka Ditunda

Dampak Pelesiran Guru MAN 22: 30 Orang Positif Covid-19, Sekolah Ditutup, dan KBM Tatap Muka Ditunda

Megapolitan
Fakta Kasus Narkoba Mantan Artis Cilik IBS, Positif Sabu meski Polisi Tak Temukan Obatnya

Fakta Kasus Narkoba Mantan Artis Cilik IBS, Positif Sabu meski Polisi Tak Temukan Obatnya

Megapolitan
Tiga Momen Saling Serang Pradi-Afifah dan Idris-Imam di Debat Pamungkas Pilkada Depok

Tiga Momen Saling Serang Pradi-Afifah dan Idris-Imam di Debat Pamungkas Pilkada Depok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X