Bantu UMKM Terdampak Covid, Pemkot Bogor Bangun Pusat Kuliner

Kompas.com - 02/10/2020, 16:28 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat meninjau lokasi pusat isolasi Covid-19 di kawasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Lido, Senin (7/9/2020). KOMPAS.COM/RAMDHAN TRIYADI BEMPAHWali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat meninjau lokasi pusat isolasi Covid-19 di kawasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Lido, Senin (7/9/2020).

BOGOR, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor membangun sebuah pusat kuliner di kawasan GOR Pajajaran untuk membantu para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terdampak pandemi Covid-19.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan di Bogor, Jumat (2/10/2020), para pelaku UMKM dan pedagang kecil yang berjualan di sekitar kawasan GOR Pajajaran akan menempati lokasi itu.

Bima menambahkan, pembangunan pusat kuliner itu merupakan hasil kolaborasi antara Pemkot Bogor dengan pihak swasta dengan menggunakan dana coorporate social responsibility (CSR).

Selain itu, kegiatan tersebut sekaligus sebagai upaya Pemkot Bogor menata pedagang kaki lima (PKL) di sekitar GOR Pajajaran.

Baca juga: Ridwan Kamil Larang Restoran Layani Makan di Tempat, Depok Koordinasi dengan Kota Bogor

"Kalau apa-apa bilang nggak ada anggarannya, ya nggak bakalan maju-maju kita. Selalu ada cara, dan hari ini saya lihat itu dijalankan," kata Bima.

 Ia meminta agar pusat kuliner yang telah dibangun untuk dijaga dan dirawat.

"Semoga pedagang di sini semakin maju, jadi semuanya semakin berkembang," harapnya.

Sementara itu, Brand Manager Teh Pucuk Harum Yustina Amelia mengungkapkan, keterlibatan perusahaannya dalam kegiatan pembangunan pusat kuliner di Kota Bogor itu sejalan dengan misi untuk memajukan industri UMKM di Indonesia, khususnya di Bogor.

Amelia menuturkan, dengan dibangunnya pusat kuliner itu maka ada wadah bagi para pelaku UMKM agar mendapatkan tempat yang lebih nyaman dan bersih untuk berjualan.

Selain di GOR Pajajaran, lanjut Amelia, pihaknya juga telah membangun pusat kuliner di kawasan Suryakencana, Sukasari, dan Warung Jambu.

" Pusat kuliner ini dibangun sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah area kuliner yang layak, bersih, nyaman, dan aman," tutur dia.

"Kami juga telah merelokasi tempat mereka (pedagang) dengan memberikan fasilitas yang layak agar warga Kota Bogor dan wisatawan dapat menikmati suasana kebugaran sambil berwisata kuliner," ujar dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pohon Tumbang di Pasar Lembang Timpa Dua Pemuda, Satu Orang Patah Tulang

Pohon Tumbang di Pasar Lembang Timpa Dua Pemuda, Satu Orang Patah Tulang

Megapolitan
Hanya Sisa 33 Tempat Tidur di RS Rujukan Covid-19 di Tangsel, ICU 100 Persen Penuh!

Hanya Sisa 33 Tempat Tidur di RS Rujukan Covid-19 di Tangsel, ICU 100 Persen Penuh!

Megapolitan
Langgar UU Pornografi dan UU ITE, Pasien di Wisma Atlet Jadi Tersangka

Langgar UU Pornografi dan UU ITE, Pasien di Wisma Atlet Jadi Tersangka

Megapolitan
Tangsel Bangun Tenda di Rumah Lawan Covid-19 untuk Tambah Daya Tampung

Tangsel Bangun Tenda di Rumah Lawan Covid-19 untuk Tambah Daya Tampung

Megapolitan
Pedagang Minta Pemerintah Terbuka Soal Ketersediaan Daging Sapi

Pedagang Minta Pemerintah Terbuka Soal Ketersediaan Daging Sapi

Megapolitan
6 Korban Sriwijaya Air SJ 182 Teridentifikasi Hari Ini, Total Sudah 40 Jenazah

6 Korban Sriwijaya Air SJ 182 Teridentifikasi Hari Ini, Total Sudah 40 Jenazah

Megapolitan
Polisi Kesulitan Ungkap Indentias Perampok Minimarket yang Terekam CCTV di Ciputat

Polisi Kesulitan Ungkap Indentias Perampok Minimarket yang Terekam CCTV di Ciputat

Megapolitan
4 Jam Diperiksa Terkait Kasus Suaminya, Nindy Ayunda: Doakan Saja, Ya

4 Jam Diperiksa Terkait Kasus Suaminya, Nindy Ayunda: Doakan Saja, Ya

Megapolitan
Jadi Korban Pelecehan Seksual, Istri Isa Bajaj Lapor Polisi

Jadi Korban Pelecehan Seksual, Istri Isa Bajaj Lapor Polisi

Megapolitan
Raffi Ahmad Hadiri Pesta Setelah Vaksinasi Covid-19, Polisi Sebut Tak Ada Prokes yang Dilanggar

Raffi Ahmad Hadiri Pesta Setelah Vaksinasi Covid-19, Polisi Sebut Tak Ada Prokes yang Dilanggar

Megapolitan
UPDATE 19 Januari: Ada 2.563 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

UPDATE 19 Januari: Ada 2.563 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Pedagang Daging Jabodetabek Mogok Jualan, Ini 2 Harapan APDI di Tengah Lonjakan Harga

Pedagang Daging Jabodetabek Mogok Jualan, Ini 2 Harapan APDI di Tengah Lonjakan Harga

Megapolitan
Satu Pengasuh Positif Covid-19, Panti Asuhan di Depok Diisolasi

Satu Pengasuh Positif Covid-19, Panti Asuhan di Depok Diisolasi

Megapolitan
Asosiasi: 40 Persen Pedagang Daging Sapi di Jadetabek Gulung Tikar karena Harga Naik

Asosiasi: 40 Persen Pedagang Daging Sapi di Jadetabek Gulung Tikar karena Harga Naik

Megapolitan
DKI Jakarta Minta Pedagang Daging Tak Mogok Jualan: Kasihan Pelaku Usaha Kecil

DKI Jakarta Minta Pedagang Daging Tak Mogok Jualan: Kasihan Pelaku Usaha Kecil

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X