Jalan Raya Serpong Kawasan Pondok Jagung Tergenang Air, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Kompas.com - 02/10/2020, 20:42 WIB
Ilustrasi hujan. oceanicpropertiesllc.comIlustrasi hujan.
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Sebagian ruas Jalan Raya Serpong, Pondok Jagung, Serpong Utara, tergenang air imbas hujan lebat yang mengguyur kawasan Tangerang Selatan, Kamis (2/10/2020) sore.

Akibatnya, terjadi kemacetan hampir dua kilometer karena hanya satu lajur yang bisa dilalui oleh kendaraan.

"Adanya genangan air sehabis hujan tadi. Ada beberapa genangan air di Jalan Raya Serpong. Jadi hanya bisa digunakan satu lajur, sehingga terjadi kepadatan itu," ujar Kanitlantas Polres Tangerang Selatan Iptu Rohmatulloh, Jumat, (2/10/2020).

"Itu adanya di seberang Rumah Makan Pangeran sampai ke jalan depan kawasan ruko genangan airnya," sambungnya.

Menurut Rohmatulloh, pihaknya sudah melakukan rekayasa arus lalu lintas di Jalan Raya Serpong untuk mengurai kepadatan.

Kendaraan dari arah Bundaran Alam Sutera mengarah Serpong diarahkan berputar di kawasan Living World.

"Kendaraan kami arahan, berputar di Living World untuk mengurai kepadatan panjangnya. Sehingga tidak crossing," kata dia.

Adapun saat ini ketinggian air di Jalan Raya Serpong sudah mulai menurun. Namun rekayasa lalu lintas masih tetap dilakukan sampai genangan di lokasi benar-benar surut.

"Air sudah mulai menyusut, tapi pengalihan arus masih sampai benar-benar surut," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

30 PKL yang Jualan di Trotoar Tanah Abang Ditertibkan, Gerobak Dagangan Diangkut Satpol PP

30 PKL yang Jualan di Trotoar Tanah Abang Ditertibkan, Gerobak Dagangan Diangkut Satpol PP

Megapolitan
Upaya RW 009 Kelurahan Grogol yang Berhasil Ubah Zona Merah Covid-19 Jadi Zona Hijau

Upaya RW 009 Kelurahan Grogol yang Berhasil Ubah Zona Merah Covid-19 Jadi Zona Hijau

Megapolitan
Jajaran Polres Jakpus Mulai Divaksin Covid-19

Jajaran Polres Jakpus Mulai Divaksin Covid-19

Megapolitan
Pemkot Tangsel Bahas Teknis Pembuangan Sampah ke TPA Cilowong Serang

Pemkot Tangsel Bahas Teknis Pembuangan Sampah ke TPA Cilowong Serang

Megapolitan
Sudinhub Jakpus: Pesepeda Sudah Dibuatkan Jalur Permanen, Kok Tidak Dipakai?

Sudinhub Jakpus: Pesepeda Sudah Dibuatkan Jalur Permanen, Kok Tidak Dipakai?

Megapolitan
Ratusan Lansia di Pondok Kopi Divaksinasi Covid-19 di Permukiman Warga

Ratusan Lansia di Pondok Kopi Divaksinasi Covid-19 di Permukiman Warga

Megapolitan
Ini yang Harus Disiapkan Sekolah di Depok jika Pembelajaran Tatap Muka Diizinkan

Ini yang Harus Disiapkan Sekolah di Depok jika Pembelajaran Tatap Muka Diizinkan

Megapolitan
Kembali Beroperasi, Restoran Milik Rizky Billar Dipantau Ketat Satpol PP

Kembali Beroperasi, Restoran Milik Rizky Billar Dipantau Ketat Satpol PP

Megapolitan
Polisi Akan Periksa Rizky Billar Terkait Pembukaan Restoran yang Langgar Prokes

Polisi Akan Periksa Rizky Billar Terkait Pembukaan Restoran yang Langgar Prokes

Megapolitan
Sejumlah Ruas Jalan di Tangsel Berlubang

Sejumlah Ruas Jalan di Tangsel Berlubang

Megapolitan
Asal Usul Manggarai, Pusat Perbudakan Perempuan di Batavia

Asal Usul Manggarai, Pusat Perbudakan Perempuan di Batavia

Megapolitan
Anies Nonaktifkan Dirut Pembangunan Sarana Jaya yang Jadi Tersangka Korupsi

Anies Nonaktifkan Dirut Pembangunan Sarana Jaya yang Jadi Tersangka Korupsi

Megapolitan
Remaja Jatuh Saat Berusaha Kabur dari Razia Knalpot Bising di Monas

Remaja Jatuh Saat Berusaha Kabur dari Razia Knalpot Bising di Monas

Megapolitan
Banyak Pesepeda Keluar Jalur Khusus Sepeda di Sudirman

Banyak Pesepeda Keluar Jalur Khusus Sepeda di Sudirman

Megapolitan
Jika Diizinkan Sekolah Tatap Muka, Disdik Depok Akan Batasi Murid dan Mata Pelajaran

Jika Diizinkan Sekolah Tatap Muka, Disdik Depok Akan Batasi Murid dan Mata Pelajaran

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X