Selama PSBB, 25 Kantor di Jakpus yang Melanggar Ditutup Sementara

Kompas.com - 02/10/2020, 21:00 WIB
Langit biru terlihat dari Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (8/4/2020). Sepinya aktivitas warga Ibu Kota karena pembatasan sosial membuat langit Jakarta cerah dengan tingkat polusi yang rendah. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGLangit biru terlihat dari Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (8/4/2020). Sepinya aktivitas warga Ibu Kota karena pembatasan sosial membuat langit Jakarta cerah dengan tingkat polusi yang rendah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Sudin Nakertrans) Kota Jakarta Pusat menutup sementara 25 kantor selama hampir tiga minggu masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta.

Selama 19 hari masa pengetatan, Sudin Nakertrans Jakpus melakukan inspeksi mendadak ke 99 perusahaan.

Adapun rinciannya adalah, selama September 2020, tercatat sebanyak 24 kantor dari 93 perusahaan yang disidak, telah ditutup sementara. 

Baca juga: Cerita Istri Sebulan Merawat Suami yang Positif Covid-19 Tanpa Ikut Tertular...

Pada awal Oktober, Kasie Pengawasan Sudin Nakertrans Jakarta Pusat Kartika Lubis menyatakan, pihaknya telah menginspeksi enam perusahaan.

Lalu sepanjang awal bulan ini, pihaknya telah menutup satu perusahaan.

Sementara itu, Kasudin Nakertrans Jakarta Pusat Fidiyah Rokhim menuturkan, penutupan tersebut untuk menegakkan aturan selama pelaksanaan PSBB pengetatan.

"Yang demikian saya enggak segan-segan untuk langsung menutup dan sudah dilakukan di PSBB pengetatan ini," kata Fidiyah kepada Kompas.com, Jumat (2/10/2020).

Fidiyah mengatakan, selama masa PSBB berlangsung, pihaknya akan terus melakukan sidak, terutama di perkantoran.

Selain itu, dia juga mengingatkan masyarakat untuk melaporkan pelanggaran yang terjadi di wilayah kerjanya.

Baca juga: Hotel U Stay dan Hotel Ibis Style Sudah Penuh Pasien Covid-19

Setelah mendapatkan laporan, dia berjanji akan langsung melakukan sidak dan tak segan-segan menutup kantor yang nekat melanggar aturan.

Sebagai informasi, kasus Covid-19 di DKI Jakarta bertambah menjadi 1.098 kasus per Jumat.

Sebanyak 119 kasus dari total penambahan kasus hari ini merupakan akumulasi data 29 dan 30 September yang baru dilaporkan.

Dengan demikian, jumlah akumulatif pasien positif Covid-19 di Ibu Kota sejak Maret adalah 76.619 orang.

Sebanyak 62.279 orang dari total keseluruhan pasien Covid-19 telah dinyatakan sembuh, dengan tingkat kesembuhan mencapai 81,3 persen.

Baca juga: Anies Klaim Sudah Sediakan 100 Rumah Sakit Rujukan bagi Pasien Covid-19

Sementara itu, 1.740 pasien Covid-19 di Jakarta dilaporkan meninggal dunia. Adapun untuk kasus aktif Covid-19 di Ibu Kota, saat ini tercatat 12.600 orang.

Guna mengurangi kasus Covid-19, saat ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih memberlakukan Pembatasan Sosial berskala Besar (PSBB) pengetatan selama dua pekan, terhitung sejak 28 September hingga 11 Oktober 2020.

PSBB yang diperketat, awalnya diberlakukan selama dua minggu mulai 14 September hingga 27 September 2020.

PSBB kemudian diperpanjang karena angka kasus positif Covid-19 berpotensi meningkat, jika PSBB dilonggarkan.

Selama masa ini, warga di Ibu Kota diimbau untuk tetap beraktivitas di rumah serta membatasi kegiatan jika PSBB dilonggarkan.

Sementara karyawan perkantoran yang diperbolehkan bekerja di kantor dibatasi hanya 50 persen dari kapasitas normal.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5.532 Meter Jalan Rusak di Kota Tangerang Diperbaiki, Wali Kota: Semoga Menambah Kenyamanan

5.532 Meter Jalan Rusak di Kota Tangerang Diperbaiki, Wali Kota: Semoga Menambah Kenyamanan

Megapolitan
Cari Penjambret Kalung Emas 16 Gram di Pondok Cabe, Polisi: Motor Pelaku Tanpa Plat Nomor, Tak Ada Rekaman CCTV Lain

Cari Penjambret Kalung Emas 16 Gram di Pondok Cabe, Polisi: Motor Pelaku Tanpa Plat Nomor, Tak Ada Rekaman CCTV Lain

Megapolitan
Angka Positif Covid-19 di Kota Tangerang Turun, Wali Kota dan Dinkes Sama-sama Sebut karena PPKM Mikro

Angka Positif Covid-19 di Kota Tangerang Turun, Wali Kota dan Dinkes Sama-sama Sebut karena PPKM Mikro

Megapolitan
Video Aksinya Viral, Penjambret Handphone 4 Remaja Sudah Ditangkap Polisi

Video Aksinya Viral, Penjambret Handphone 4 Remaja Sudah Ditangkap Polisi

Megapolitan
Belajar dari Lokasi Penembakan di Cengkareng, Wagub DKI Ajak Warga Aktif Laporkan Pelanggaran Jam Operasional

Belajar dari Lokasi Penembakan di Cengkareng, Wagub DKI Ajak Warga Aktif Laporkan Pelanggaran Jam Operasional

Megapolitan
Kasatpol PP DKI: Kafe Brotherhood Berkamuflase Saat Beroperasi Melebihi Jam Operasional

Kasatpol PP DKI: Kafe Brotherhood Berkamuflase Saat Beroperasi Melebihi Jam Operasional

Megapolitan
Satpol PP DKI Tutup Sementara Kafe Brotherhood karena Langgar PSBB

Satpol PP DKI Tutup Sementara Kafe Brotherhood karena Langgar PSBB

Megapolitan
HeliCity, Layanan Taksi Helikopter Terbang Menuju Bandara Soekarno-Hatta atau Sebaliknya

HeliCity, Layanan Taksi Helikopter Terbang Menuju Bandara Soekarno-Hatta atau Sebaliknya

Megapolitan
2 Bantuan Biaya Kuliah Sedang Dibuka bagi Warga Jakarta, Ini Beda KIP dan KJMU

2 Bantuan Biaya Kuliah Sedang Dibuka bagi Warga Jakarta, Ini Beda KIP dan KJMU

Megapolitan
Pemprov DKI Buka Pendaftaran KJMU 2021, Ini Syarat dan Cara Daftar demi Bantuan Kuliah Rp 9 Juta

Pemprov DKI Buka Pendaftaran KJMU 2021, Ini Syarat dan Cara Daftar demi Bantuan Kuliah Rp 9 Juta

Megapolitan
Penjambretan Marak di Tangsel, Korbannya Bocah hingga Lansia

Penjambretan Marak di Tangsel, Korbannya Bocah hingga Lansia

Megapolitan
Terjaring Razia Protokol Kesehatan, Millen Cyrus Positif Konsumsi Benzo

Terjaring Razia Protokol Kesehatan, Millen Cyrus Positif Konsumsi Benzo

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Tunanetra Tabrak Truk di Trotoar | PSI Disebut Cari Panggung

[POPULER JABODETABEK] Tunanetra Tabrak Truk di Trotoar | PSI Disebut Cari Panggung

Megapolitan
Tiga Hari Vaksinasi Covid-19 untuk Wartawan...

Tiga Hari Vaksinasi Covid-19 untuk Wartawan...

Megapolitan
Mayat Mengambang di Kali Pesanggrahan Tanpa Identitas, Diperkirakan Berusia 45-50 Tahun

Mayat Mengambang di Kali Pesanggrahan Tanpa Identitas, Diperkirakan Berusia 45-50 Tahun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X