Langgar Protokol Kesehatan, 17 Kafe dan Tempat Hiburan Malam di Cakung Disegel

Kompas.com - 03/10/2020, 09:37 WIB
Penyegelan salah satu kios di Pasar Pulo Jahe, Cakung, Jakarta Timur, Jumat (8/5/2020). Dokumentasi Kominfotik Jakarta TimurPenyegelan salah satu kios di Pasar Pulo Jahe, Cakung, Jakarta Timur, Jumat (8/5/2020).
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA.KOMPAS.com - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, menyegel sementara 17 kafe dan tempat hiburan malam pada Kamis (1/10/2020).

Penyegelan dilakukan lantaran 17 lokasi itu dianggap melanggar ketentuan protokol kesehatan Covid-19.

Salah satu pelanggaran yang dilanggar yakin menyediakan fasilitas makan di tempat yang memicu munculnya kerumunan orang.

"Kami tindak penyegelan tempat usahanya selama tiga hari ke depan karena masih membandel saat PSBB ketat diberlakukan," ujar Camat Cakung, Ahmad Salahuddin dalam keterangan persnya, Jumat (2/10/2020).

 

Baca juga: 14 Perusahaan di Jaktim Ditutup Sementara, Sebagian Besar di Cakung dan Pulogadung

Ahmad Salahuddin menyebut 17 titik usaha hiburan malam dan kafe yang disegel berlokasi di tiga kelurahan di wilayah Kecamatan Cakung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beberapa titik di antaranya adalaj Jalan Rawa Sumur Kelurahan Jatinegara dan Metro Pos Kelurahan Rawaterate di Kawasan PT JIEP.

Selanjutnya, petugas melakukan penyisiran di Jalan Sentra Timur, Kelurahan Pulo Gebang.

Dia berharap dengan disegelnya 17 tempat hiburan malam dan kafe ini bisa membuat para pengusaha jera dan mematuhi protokol kesehatan.

Baca juga: Selama PSBB, 25 Kantor di Jakpus yang Melanggar Ditutup Sementara

Pihaknya juga akan melakukan pengawasan dengan ketat kepada tempat usaha yang baru saja disegel, antisipasi jikalau mereka nekat ingin melanggar peraturan lagi.

"Kami inginkan adanya kesadaran masyarakat akan bahaya penularan COVID-19," tutur dia.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Begal Motor Beraksi Dini Hari di Bintaro, Korban Alami Luka Bacok

Begal Motor Beraksi Dini Hari di Bintaro, Korban Alami Luka Bacok

Megapolitan
Anies Disuntik Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dosis Kedua

Anies Disuntik Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dosis Kedua

Megapolitan
3.362 Orang Kunjungi TMII, Taman Burung Paling Diminati

3.362 Orang Kunjungi TMII, Taman Burung Paling Diminati

Megapolitan
Kasus Aktif Covid-19 Jakarta Turun, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,3 Persen

Kasus Aktif Covid-19 Jakarta Turun, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,3 Persen

Megapolitan
Soal Penetapan Tersangka Korupsi Damkar Depok, Kejari Masih Lengkapi Alat Bukti

Soal Penetapan Tersangka Korupsi Damkar Depok, Kejari Masih Lengkapi Alat Bukti

Megapolitan
Viral Video Polisi Diduga Aniaya Pengendara Mobil, Kakorlantas: Pengendara dan Petugas Diperiksa

Viral Video Polisi Diduga Aniaya Pengendara Mobil, Kakorlantas: Pengendara dan Petugas Diperiksa

Megapolitan
Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

Megapolitan
Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Megapolitan
Soal Penyebab Kecelakaan 'Adu Banteng' di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Soal Penyebab Kecelakaan "Adu Banteng" di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Megapolitan
Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Megapolitan
Motor 'Adu Banteng', Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Motor "Adu Banteng", Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Megapolitan
Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.