Kompas.com - 03/10/2020, 14:26 WIB
Sudut-sudut di Keun Raya Bogor, yang menarik dijadikan lokasi foto, Minggu (26/7/2020). Beberapa lokasi yang menarik seperti di Danau Gunting dan di samping akar-akar pohon raksasa yang erumur ratusan tahun. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOSudut-sudut di Keun Raya Bogor, yang menarik dijadikan lokasi foto, Minggu (26/7/2020). Beberapa lokasi yang menarik seperti di Danau Gunting dan di samping akar-akar pohon raksasa yang erumur ratusan tahun.

BOGOR, KOMPAS.com - Pengelola Kebun Raya Bogor di Kota Bogor, Jawa Barat, telah membuka layanan wisata virtual di tengah pandemi Covid-19 ini. Sejak diluncurkan pada Agustus 2020, virtual tour Kebun Raya Bogor diklaim telah menarik minat masyarakat.

Terobosan baru yang digagas PT Mitra Natura Raya, selaku pengelola Kebun Raya Bogor, untuk menjawab tantangan yang dihadapi sektor pariwisata di masa sulit saat ini.

Presiden Direktur PT Mitra Natura Raya, Hendra Noor Saleh mengatakan, pada masa pandemi Covid-19, Kebun Raya Bogor terus berinovasi agar masyarakat tetap dapat berwisata meski dari rumah.

Hendra menuturkan, dalam virtual tour Kebun Raya Bogor itu, masyarakat akan diajak melihat ribuan koleksi flora dan fauna yang dipandu oleh tour guide berpengalaman.

Baca juga: Jokowi Bersepeda Sambil Bagikan Masker di Kebun Raya Bogor

"Jadi, pandemi ini memaksa kami untuk berinovasi. Kami dipaksa mencari terobosan baru." kata Hendra, Sabtu (3/10/2020).

Dia menambahkan, dengan biaya pendaftaran dimulai dari Rp 15.000, masyarakat sudah bisa diajak berwisata virtual dengan durasi 1,5 jam.

Selain dapat melihat koleksi flora dan fauna secara virtual, masyarakat juga diajak berkeliling ke lokasi menarik lainnya di Kebun Raya, seperti lokasi sejarah dan Museum Zoologi.

Kepala Pusat Penelitian Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya-LIPI, Hendrian mengatakan, inovasi tersebut berkaitan dengan lima tugas dan fungsi Kebun Raya Bogor. Hendrian juga memberikan masukan agar dalam wisata virtual itu diperkenalkan sejarah Kebun Raya Bogor, jenis-jenis tanaman, dan kegiatan konservasi di Kebun Raya Bogor.

Ia pun mempercayakan kepada PT Mitra Natura Raya untuk mengemas paket edukasi konservasi, penelitian, serta pendidikan lingkungan secara menarik agar bisa dicerna oleh kalangan pelajar.

"Virtual tour ini termasuk ke dalam pendukung lima tugas dan fungsi Kebun Raya Bogor, yaitu konservasi, penelitian, pendidikan lingk­ungan, jasa lingkungan, dan wisata," ujar dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Ibu Diusir Suami dan Dilarang Bertemu Anaknya, Sudah Lapor Polisi hingga Surati Jokowi

Seorang Ibu Diusir Suami dan Dilarang Bertemu Anaknya, Sudah Lapor Polisi hingga Surati Jokowi

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Bogor, 20 April 2021

Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Bogor, 20 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Depok, 20 April 2021

Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Depok, 20 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Bekasi, 20 April 2021

Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Bekasi, 20 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Jakarta, 20 April 2021

Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Jakarta, 20 April 2021

Megapolitan
Bentrokan Dua Kelompok Pemuda di Tebet Berawal dari 2 Orang Bermusuhan

Bentrokan Dua Kelompok Pemuda di Tebet Berawal dari 2 Orang Bermusuhan

Megapolitan
Polisi Tangkap WN Nigeria yang Perintahkan Perempuan Ambil 5.385 Ekstasi di Kantor Pos

Polisi Tangkap WN Nigeria yang Perintahkan Perempuan Ambil 5.385 Ekstasi di Kantor Pos

Megapolitan
4.000 Botol Miras dan 250 Knalpot Bising Dimusnahkan Polres Tangsel

4.000 Botol Miras dan 250 Knalpot Bising Dimusnahkan Polres Tangsel

Megapolitan
Kebakaran di Taman Sari Diduga akibat Pertengkaran Suami Istri, Polisi: Masih Diselidiki

Kebakaran di Taman Sari Diduga akibat Pertengkaran Suami Istri, Polisi: Masih Diselidiki

Megapolitan
Ini Link Pendaftaran BLT UMKM Per Kecamatan di Jakarta

Ini Link Pendaftaran BLT UMKM Per Kecamatan di Jakarta

Megapolitan
Remaja yang Diperkosa Anak Anggota DPRD Bekasi Juga Disekap dan Dijual Rp 400.000

Remaja yang Diperkosa Anak Anggota DPRD Bekasi Juga Disekap dan Dijual Rp 400.000

Megapolitan
Pemprov DKI Buka Pendaftaran BLT UMKM, Ini Syaratnya

Pemprov DKI Buka Pendaftaran BLT UMKM, Ini Syaratnya

Megapolitan
Vaksinasi Lansia di Kota Bogor Masih Rendah, Salah Satu Faktor Banyak yang Menolak

Vaksinasi Lansia di Kota Bogor Masih Rendah, Salah Satu Faktor Banyak yang Menolak

Megapolitan
Kebakaran Taman Sari Diduga Akibat Pertengkaran Suami Istri

Kebakaran Taman Sari Diduga Akibat Pertengkaran Suami Istri

Megapolitan
Kebakaran di Taman Sari, 1.268 Warga Terdampak, 120 di Antaranya Balita

Kebakaran di Taman Sari, 1.268 Warga Terdampak, 120 di Antaranya Balita

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X