Kompas.com - 04/10/2020, 13:29 WIB
Proyek perbaikan di kawasan halte Transjakarta Antrium Senen, Jakarta Pusat, Minggu (4/10/2020) DOKUMENTASI PRIBADIProyek perbaikan di kawasan halte Transjakarta Antrium Senen, Jakarta Pusat, Minggu (4/10/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Transportasi Jakarta atau Transjakarta mengalihkan rute bus koridor 2 Pulogadung-Harmoni selama satu pekan ke depan.

Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas Transjakarta Nadia Diposanjoyo mengatakan, pengalihan rute tersebut dilakukan karena adanya proyek perbaikan di kawasan Halte Atrium Senen.

Sehingga, halte tersebut tidak dapat digunakan untuk melayani pengguna bus Transjakarta selama satu pekan ke depan mulai hari ini, Minggu (4/10/2020), sampai 11 Oktober mendatang.

Baca juga: Ada Pohon Tumbang, Jalur Bus Transjakarta di Jalan Ahmad Yani Sempat Ditutup

"Hingga pekan depan, Minggu 11 Oktober 2020, Koridor 2 (Pulogadung- Harmoni) dilakukan modifikasi rute sehubungan dengan adanya kegiatan pekerjaan perbaikan di sekitar wilayah halte Atrium Senen," ujar Nadia dalam keterangannya, Minggu (4/10/2020).

Menurut dia, selama sepekan para pengguna yang ingin naik ataupun turun di Atrium Senen dialihkan sementara ke halte terdekat, yakni halte Sentral Senen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dapat turun atau naik di halte Sentral Senen dalam kurun waktu tersebut, dikarenakan sementara Rute Koridor 2 tidak melayani halte Atrium Senen," ungkapnya.

Baca juga: PSBB Tahap Dua Diperpanjang, Simak Jadwal Operasional Bus Transjakarta

Seperti diketahui, selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ketat di DKI Jakarta layanan Transjakarta hanya beroperasi mulai pukul 06.00 hingga 22.00 WIB.

Selain itu, jumlah penumpang juha dibatasi menjadi 60 penumpang untuk bus gandeng dan 30 penumpang untuk bus besar dengan jaga jarak antarpenumpang minimal satu lencang tangan.

"Kami tetap mengimbau kepada warga masyarakat untuk tetap di rumah jika tidak ada hal mendesak untuk bepergian," pungkasnya.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pencetak Surat Antigen Palsu di Depok: Cuma Dapat Rp 50.000, Buat Kopi dan Rokok Sudah Habis

Pencetak Surat Antigen Palsu di Depok: Cuma Dapat Rp 50.000, Buat Kopi dan Rokok Sudah Habis

Megapolitan
Mendagri Minta Pemkot Tangerang Turunkan BOR RS Jadi 50 Persen, Kini Masih 73 Persen

Mendagri Minta Pemkot Tangerang Turunkan BOR RS Jadi 50 Persen, Kini Masih 73 Persen

Megapolitan
Perangi Kartel Krematorium, Jusuf Hamka: Sebangsa Setanah Air Wajib Kita Jaga

Perangi Kartel Krematorium, Jusuf Hamka: Sebangsa Setanah Air Wajib Kita Jaga

Megapolitan
Polisi Panggil Ahli Bahasa Usut Kasus Jerinx yang Diduga Ancam Adam Deni

Polisi Panggil Ahli Bahasa Usut Kasus Jerinx yang Diduga Ancam Adam Deni

Megapolitan
Kapolda Metro Apresiasi Warga Tak Terprovokasi Ajakan Demo 'Jokowi End Game'

Kapolda Metro Apresiasi Warga Tak Terprovokasi Ajakan Demo "Jokowi End Game"

Megapolitan
Pasar Tanah Abang Masih Sepi, Pengelola: Bukan karena Wajib Tunjukkan Bukti Vaksin

Pasar Tanah Abang Masih Sepi, Pengelola: Bukan karena Wajib Tunjukkan Bukti Vaksin

Megapolitan
Dinsos Depok Tegaskan Siapa Pun Dilarang Pungut Uang dari BST Warga

Dinsos Depok Tegaskan Siapa Pun Dilarang Pungut Uang dari BST Warga

Megapolitan
Cerita Jusuf Hamka Geram Ada Kartel Krematorium, Putuskan Bantu Tanpa Lihat Agama

Cerita Jusuf Hamka Geram Ada Kartel Krematorium, Putuskan Bantu Tanpa Lihat Agama

Megapolitan
Minta Pemkot Tangerang Tak Bergantung ke Pemerintah Pusat soal Bansos, Mendagri: Pengusaha Keluarkan CSR

Minta Pemkot Tangerang Tak Bergantung ke Pemerintah Pusat soal Bansos, Mendagri: Pengusaha Keluarkan CSR

Megapolitan
Pemprov DKI Salurkan 138 Tabung Oksigen Hasil Sitaan Polisi ke Puskesmas

Pemprov DKI Salurkan 138 Tabung Oksigen Hasil Sitaan Polisi ke Puskesmas

Megapolitan
Pasar Tanah Abang Masih Sepi, Jumlah Pengunjung Tak Sampai 1.000 Orang Per Hari

Pasar Tanah Abang Masih Sepi, Jumlah Pengunjung Tak Sampai 1.000 Orang Per Hari

Megapolitan
Jadi Buru-buru Layani Pembeli, Pengusaha Warteg Minta Aturan Makan 20 Menit Ditiadakan

Jadi Buru-buru Layani Pembeli, Pengusaha Warteg Minta Aturan Makan 20 Menit Ditiadakan

Megapolitan
Viral Foto Pasien Isoman Jajan Bakso, Satpol PP Tegur Pihak Hotel

Viral Foto Pasien Isoman Jajan Bakso, Satpol PP Tegur Pihak Hotel

Megapolitan
Warga Bisa Pinjam Tabung Oksigen Gratis di Kelurahan Ciracas

Warga Bisa Pinjam Tabung Oksigen Gratis di Kelurahan Ciracas

Megapolitan
Pengawasan Warung Makan di Bogor, Kasatpol PP: Agak Sulit Nempatin Anggota di Tiap Titik

Pengawasan Warung Makan di Bogor, Kasatpol PP: Agak Sulit Nempatin Anggota di Tiap Titik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X