Tiga Hotel Tempat Isolasi Pasien Covid-19 di Jakarta Sudah Terisi hingga 82 Persen

Kompas.com - 04/10/2020, 16:46 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria Tangkapan layar akun Instagram @bangarizaWakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, tiga hotel yang digunakan untuk mengisolasi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala atau OTG telah 82 persen terisi.

Dia mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menyiapkan 18 hotel.

Tiga di antaranya sudah mulai beroperasi dan hampir seluruh kamar yang disediakan telah terisi oleh pasien OTG sejak pekan lalu.

"Rata-rata 74 sampai 82 persen terisi dari kamar-kamar yang kami siapkan," ujar Riza dalam rekaman yang diterima, Minggu (4/10/2020).

Baca juga: Demi Gerakan Ekonomi, Hotel di DKI Diizinkan Tampung Pasien Covid-19

Dia mencontohkan, Ibis Hotel Mangga Dua, Jakarta Utara yang memiliki 205 tempat tidur untuk pasien Covid-19.

Saat ini, ada 177 pasien OTG yang menjalani karantina di hotel tersebut.

"Di hotel ini sudah ada sekitar 205 kamar yang disiapkan dan sudah 177 kamar yang terpakai," ujar dia. 

Untuk itu, kata Riza, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera menyiapkan sejumlah hotel lain agar bisa digunakan sebagai tempat karantina pasien Covid-19.

Menurut dia, pada tahap awal pihaknya akan menyediakan 1.500 kamar bagi pasien Covid-19 yang tersebar di beberapa hotel.

"Tahap awal yang dipersiapkan itu kurang lebih 1.500 kamar ya nanti akan ditambah seiring dengan kebutuhan," kata dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X