6.243 Warga Jakarta Timur Diberi Sanksi karena Tak Pakai Masker

Kompas.com - 05/10/2020, 14:25 WIB
Ilustrasi masker Shutterstock/Chyzh GalynaIlustrasi masker

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejak pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta, sebanyak 6.243 warga di Jakarta Timur diberi sanksi lantaran tak pakai masker.

Sanksi diberikan saat para pelanggar itu terjerat dalam operasi Yustisi untuk menegakkan protokol kesehatan dalam menghadapi Covid-19.

"Sejak awal PSBB, sudah banyak warga yang kami tindak. Ada 6.022 dikenakan sanksi sosial dan 221 warga dikenakan denda administrasi," kata Kasatpol PP Jakarta Timur, Budhy Novian , Senin (5/10/2020).

Data tersebut terhitung sampai hari Minggu kemarin.

Baca juga: Seorang Penumpang Diturunkan dari KRL karena Menolak Pakai Masker

 

Pihaknya juga mengumpulkan uang denda administrasi yang dibayarkan. Total yang terkumpul Rp 39,6 juta.

Menurut Budhy, ribuan warga itu terjaring dalam operasi Yustisi yang digelar di 10 kecamatan. Dia menyebutkan, rata-rata warga punya alasan sama yaitu lupa dan tidak tahu.

"Ada yang bilang lupa, ada yang bilang tak tahu," kata dia.

Petugas juga sudah menyegel 253 restoran yang kedapatan melayani tamu makan di tempat (dine in). Selain itu, petugas juga menutup sementara 25 perkantoran yang melanggar ketentuan protokol kesehatan.

Peraturan yang dilanggar rata-rata memperkerjakan jumlah karyawan yang telah ditentukan.

Budhy berharap, sanksi itu bisa membuat jera semua pelaku usaha dan warga agar taat pada protokol kesehatan.

"Saya harap juga seluruh elemen masyarakat sadar akan kesehatan masing-masing demi menekankan angka penyebaran Covid-19," ucap dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER JABODETABEK]: Tersangkut Kerumunan Massa Rizieq, 2 Pejabat DKI Dicopot| Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

[POPULER JABODETABEK]: Tersangkut Kerumunan Massa Rizieq, 2 Pejabat DKI Dicopot| Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

Megapolitan
BMKG: Jakarta Hari Ini Dipreksi Hujan Seharian

BMKG: Jakarta Hari Ini Dipreksi Hujan Seharian

Megapolitan
Kasus Tes Swab Rizieq Shihab, RS Ummi Akui Ada Kelemahan di Sistem Internal dan Meminta Maaf

Kasus Tes Swab Rizieq Shihab, RS Ummi Akui Ada Kelemahan di Sistem Internal dan Meminta Maaf

Megapolitan
FPI Terima Surat Panggilan Polisi, Akankah Rizieq Shihab Datang?

FPI Terima Surat Panggilan Polisi, Akankah Rizieq Shihab Datang?

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Tangsel Melonjak, Diduga Imbas Kerumunan

Kasus Covid-19 di Tangsel Melonjak, Diduga Imbas Kerumunan

Megapolitan
Tangsel Catat Penambahan 174 Kasus Positif Covid-19, Tertinggi Selama Pandemi

Tangsel Catat Penambahan 174 Kasus Positif Covid-19, Tertinggi Selama Pandemi

Megapolitan
Kasus Kerumunan di Petamburan, Polda Metro Periksa Rizieq Shihab 1 Desember

Kasus Kerumunan di Petamburan, Polda Metro Periksa Rizieq Shihab 1 Desember

Megapolitan
UPDATE 29 November: Kasus Aktif di DKI Jadi 9.947 Orang

UPDATE 29 November: Kasus Aktif di DKI Jadi 9.947 Orang

Megapolitan
Mulai Hari Ini, PT KAI Daop 1 Buka Pemesanan Tiket Jarak Jauh untuk 43 KA

Mulai Hari Ini, PT KAI Daop 1 Buka Pemesanan Tiket Jarak Jauh untuk 43 KA

Megapolitan
Polda Metro Layangkan Surat Pemanggilan Rizieq Shihab Terkait Kerumunan di Petamburan

Polda Metro Layangkan Surat Pemanggilan Rizieq Shihab Terkait Kerumunan di Petamburan

Megapolitan
Menyoal Rizieq Shihab yang Tinggalkan RS Diam-diam dari Segi Aturannya

Menyoal Rizieq Shihab yang Tinggalkan RS Diam-diam dari Segi Aturannya

Megapolitan
Positif Covid-19, Wagub DKI Tertular dari Staf Pribadinya

Positif Covid-19, Wagub DKI Tertular dari Staf Pribadinya

Megapolitan
Positif Covid-19, Wagub DKI Riza Patria dalam Kondisi Stabil dan Isolasi Mandiri

Positif Covid-19, Wagub DKI Riza Patria dalam Kondisi Stabil dan Isolasi Mandiri

Megapolitan
Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 November: Tambah 49 Kasus Baru, Covid-19 di Kabupaten Bekasi Jadi 6.807

UPDATE 29 November: Tambah 49 Kasus Baru, Covid-19 di Kabupaten Bekasi Jadi 6.807

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X