Kompas.com - 06/10/2020, 07:54 WIB
Ilustrasi ISTOCKIlustrasi

Yusri menjelaskan, PBA mengiming-imingi korban pekerjaan sebagai asisten rumah tangga di daerah Jombang. PBA memberikan uang Rp 50.000 untuk meyakinkan A agar segera ikut bersamanya.

Ingin menikahi

Polisi mengungkapkan, PBA menculik korban karena ingin menikahinya.

"Motifnya ini memang suka dengan korban. Ada niatan untuk menikahi. Tersangka ini duda, sudah pernah menikah," ujar Yusri.

Menurut Yusri, tersangka dan korban kerap bertemu di sekitar Danau Sunter. PBA merupakan pedagang bakso keliling. Sementara A, yang berkebutuhan khusus, sering meminta-minta uang kepada tersangka.

"Dia (korban) datang setiap hari. Dari situlah tersangka kenal dan mengetahui kalau korban sering ada di situ," kata Yusri.

Selama diculik, korban belasan kali diperkosa tersangka.

Baca juga: Tukang Bakso Pemerkosa Anak Berkebutuhan Khusus Ini Juga Terlibat Penggelapan

"Total 14 kali melakukan (pemerkosaan) kepada korban. Ini sejak tanggal 8 (korban) dibawa lari oleh si tersangka sampai dengan penangkapan terakhir itu 23 hari," kata Yusri.

Ia menjelaskan, A disekap di tempat indekos, sementara PBA berdagang bakso keliling.

"Tersangka ini bekerja setiap hari jual bakso. Korban disimpan dan dikunci di kos," kata Yusri.

Menurut Yusri, korban meminta kepada PBA untuk dipulangkan ke Jakarta. Namun hal itu tidak dikabulkan PBA dengan alasan sedang mengumpulkan uang untuk ongkos transportasi ke Jakarta.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Modus Mafia Tanah di Kota Tangerang, Saling Gugat di Pengadilan Pakai Surat Palsu

Modus Mafia Tanah di Kota Tangerang, Saling Gugat di Pengadilan Pakai Surat Palsu

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Pertahankan Mekanisme PPBD Tahun Lalu di Tahun 2021

Pemprov DKI Akan Pertahankan Mekanisme PPBD Tahun Lalu di Tahun 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi Hari Ini, 17 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi Hari Ini, 17 April 2021

Megapolitan
Linmas yang Diduga Perkosa Wanita Tunarungu di Bekasi Belum Jadi Tersangka, Ini Alasan Polisi

Linmas yang Diduga Perkosa Wanita Tunarungu di Bekasi Belum Jadi Tersangka, Ini Alasan Polisi

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Adzan Subuh di Kota Bogor, 17 April 2021

Jadwal Imsak dan Adzan Subuh di Kota Bogor, 17 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Adzan Subuh di Tangerang Raya, 17 April 2021

Jadwal Imsak dan Adzan Subuh di Tangerang Raya, 17 April 2021

Megapolitan
Dalam 30 Menit, Pencuri Gasak Motor Trail yang Digembok 3 Lapis di Pasar Rebo

Dalam 30 Menit, Pencuri Gasak Motor Trail yang Digembok 3 Lapis di Pasar Rebo

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Adzan Subuh di Depok, 17 April 2021

Jadwal Imsak dan Adzan Subuh di Depok, 17 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Adzan Subuh di Kota Bekasi, 17 April 2021

Jadwal Imsak dan Adzan Subuh di Kota Bekasi, 17 April 2021

Megapolitan
UPDATE 16 April: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 50, Totalnya Kini 10.615

UPDATE 16 April: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 50, Totalnya Kini 10.615

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Adzan Subuh di Jakarta, 17 April 2021

Jadwal Imsak dan Adzan Subuh di Jakarta, 17 April 2021

Megapolitan
Polisi Tangkap Pencuri Bermodus Geser Barang Pengunjung Pasar Tanah Abang

Polisi Tangkap Pencuri Bermodus Geser Barang Pengunjung Pasar Tanah Abang

Megapolitan
Tepergok Warga, Maling Motor di Pondok Cabe Ditangkap dan Dimasukkan ke Mobil Jenazah

Tepergok Warga, Maling Motor di Pondok Cabe Ditangkap dan Dimasukkan ke Mobil Jenazah

Megapolitan
Kota Bekasi Catat 133 Kasus Baru Covid-19

Kota Bekasi Catat 133 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Mengaku Polisi, Komplotan Perampok Gerebek Rumah Korban, Rampas Ponsel hingga Uang

Mengaku Polisi, Komplotan Perampok Gerebek Rumah Korban, Rampas Ponsel hingga Uang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X