Cerita Penyintas Covid-19: Dirawat 3 Hari di Kursi IGD karena Kamar Penuh

Kompas.com - 07/10/2020, 09:40 WIB
Petugas menyiapkan peralatan kesehatan di ruang isolasi pasien Covid-19 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (09/09) Antara Foto/Fakhri HermansyahPetugas menyiapkan peralatan kesehatan di ruang isolasi pasien Covid-19 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (09/09)

Tutut mengaku sampai tidak tega melihat perjuangan yang harus dilalui tenaga medis. Mereka harus memakai alat pelindung diri (APD) lengkap yang menyulitkan untuk melakukan banyak hal.

“Mereka pakai APD lengkap, mau pipis aja susah. Ada suster yang saking nggak kuat sempat (mengatakan) ‘Bu, ikut duduk ya’, itu di samping aku, karena mereka nggak tahan nahan pipis. Berdiri aja susah. Kalau mereka mau pipis itu harus tunggu lepas dulu APD-nya, tunggu apusan dulu” jelasnya.

“Mau ngelap keringet juga susah, mereka kan pakai kacamata APD itu ya, tapi tangannya juga udah pegang ini itu ya nggak bisa ngelap. Keringet ngalir itu nggak bisa dilap, jadi kena ke mata, matanya perih” ujar Tutut.

Baca juga: Tersisa 28 Persen Tempat Tidur Isolasi dan ICU bagi Pasien Covid-19 di Jakarta

Melihat kondisi para medis, Tutut akhirnya melakukan apapun yang bisa dia lakukan sedang dirawat agar tidak menambah beban tenaga medis.

Miris minim protokol kesehatan

Setelah sembuh dan keluar rumah sakit, Tutut mendapati beberapa kawannya yang tidak mematuhi protokol kesehatan, seperti berkerumun dan tidak pakai masker.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tutut mengaku sangat prihatin melihat kondisi tersebut.

“Liat foto temen-temen status di WA, nggak pakai masker, berkerumun. Aku sampai nangis loh. Kok kayaknya ngeremehin banget. Tau nggak sih ini paramedis lagi pada kurang tenaga? (Mereka) nggak tau rasanya kena Covid tuh kayak gimana,” tandasnya.

Ia mengaku bingung bagaimana caranya menyadarkan orang-orang yang masih mengabaikan protokol kesehatan di tengah kasus Covid-19 yang terus melonjak.

“Aku tuh desperate, gimana caranya buat ngasih tau orang ini. Ngeremehin banget!” ujar Tutut.

Tak ingin kena Covid-19 kedua kali, Tutut mengaku kini lebih waspada. Ia mengaku lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Aku jadi lebih parno juga, di rumah sekarang aku tetap pake masker. Aku kan di rumah berdua anakku. Emang swab udah negatif, tapi kan jadi lebih parno setelah udah kena langsung tuh,” jelasnya.

 

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Demo di Depan Gedung KPK, Polisi Siagakan 600 Personel dan Kendaraan Taktis

Ada Demo di Depan Gedung KPK, Polisi Siagakan 600 Personel dan Kendaraan Taktis

Megapolitan
Pembangunan Saluran Air di Klender Dimulai Hari Ini, Kendaraan Bisa Lewat Jalur Transjakarta

Pembangunan Saluran Air di Klender Dimulai Hari Ini, Kendaraan Bisa Lewat Jalur Transjakarta

Megapolitan
Bocah Perempuan 5 Tahun di Ciracas Dianiaya Ibu Tirinya Sendiri, Ayah Lapor Polisi

Bocah Perempuan 5 Tahun di Ciracas Dianiaya Ibu Tirinya Sendiri, Ayah Lapor Polisi

Megapolitan
Luhut Penuhi Panggilan Polisi untuk Klarifikasi Laporan terhadap Haris Azhar dan Fatia Kontras

Luhut Penuhi Panggilan Polisi untuk Klarifikasi Laporan terhadap Haris Azhar dan Fatia Kontras

Megapolitan
Masih Ada 27 Persen Warga Jakpus yang Belum Divaksin Covid-19

Masih Ada 27 Persen Warga Jakpus yang Belum Divaksin Covid-19

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Dua di Tangsel Baru 41,6 Persen dari Target 1 Juta Penduduk

Vaksinasi Covid-19 Dosis Dua di Tangsel Baru 41,6 Persen dari Target 1 Juta Penduduk

Megapolitan
Senin Ini, Luhut Pandjaitan Diminta Keterangan Terkait Laporan terhadap Haris Azhar dan Fatia Kontras

Senin Ini, Luhut Pandjaitan Diminta Keterangan Terkait Laporan terhadap Haris Azhar dan Fatia Kontras

Megapolitan
Pegawai KPI Korban Pelecehan Jalani Pemeriksaan Psikologi di LPSK

Pegawai KPI Korban Pelecehan Jalani Pemeriksaan Psikologi di LPSK

Megapolitan
5 Lokasi SIM Keliling di Jakarta Senin Ini

5 Lokasi SIM Keliling di Jakarta Senin Ini

Megapolitan
Anies Ibaratkan Terkendalinya Covid-19 di Jakarta seperti Film 'Avengers'

Anies Ibaratkan Terkendalinya Covid-19 di Jakarta seperti Film "Avengers"

Megapolitan
Bagaimana Aturan Pembuatan Polisi Tidur di Jakarta?

Bagaimana Aturan Pembuatan Polisi Tidur di Jakarta?

Megapolitan
Vaksinasi Pfizer di RPTRA Taman Gajah Cipete Selatan, 120 Dosis Setiap Hari

Vaksinasi Pfizer di RPTRA Taman Gajah Cipete Selatan, 120 Dosis Setiap Hari

Megapolitan
Berapa Denda Tilang Ganjil Genap di Jakarta?

Berapa Denda Tilang Ganjil Genap di Jakarta?

Megapolitan
UPDATE: Tambah 14 Kasus di Kota Tangerang, 99 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 14 Kasus di Kota Tangerang, 99 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Polisi Tidur di Pulomas Dibongkar | Cuaca Ekstrem di Jakarta pada 26-27 September

[POPULER JABODETABEK] Polisi Tidur di Pulomas Dibongkar | Cuaca Ekstrem di Jakarta pada 26-27 September

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.