Cekcok, Sopir Angkot dan Petugas Dishub di Terminal Pulogadung Dimediasi Kapolsek

Kompas.com - 07/10/2020, 11:03 WIB
Kericuhan antara supir angkutan umum dan petugas Dishub di terminal Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (6/10/2020) Potongan gambar postingan IG Kericuhan antara supir angkutan umum dan petugas Dishub di terminal Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (6/10/2020)

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Keributan antara supir angkutan umum dan petugas Dinas Perhubungan sempat terjadi di terminal Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (6/10/2020).

Video keributan itupun sempat viral pasca diposting akun Instagram @warung_jurnalis beberapa jam lalu.

Dalam video, tampak peristiwa keributan itu terjadi pada malam hari di sebuah pos keamanan.

Terlihat dua petugas Dishub sedang dikerumuni beberapa orang yang diduga sebagai supir angkot.

Baca juga: Polisi Tangkap Pengendara yang Tenteng Pistol saat Cekcok dengan Juru Parkir di Bekasi

Cekcok pun terjadi dan terekam di dalam video. Belum diketahui apa penyebab terjadinya keributan.

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Pulogadung, Kompol Beddy Suwendy membenarkan adanya peristiwa itu. Peristiwa itu terjadi karena adanya senggolan antara kendaraan angkutan umum dan petugas Dishub.

Kala itu, mobil Dishub yang sedang melaju disenggol oleh mobil angkutan umum yang secara tiba-tiba memotong jalur.

"Itu mobil Dishub disenggol mobil angkot. Ya namanya orang capek ya terjadi adu mulut," kata dia.

Namun, peristiwa itu tak berlangsung lama sebab Beddy sendiri datang untuk memediasi.

Beddy bertemu dengan kedua belah pihak dan menyelesaikan permasalahan tersebut dengan jalur kekeluargaan.

"Sudah selesai, tadi malah saya yang selesaikan," kata dia.

"Si angkot diwakili pol PP, si Dishub diwakili komandannya, bareng-bareng mediasi, salam -salam, saling mohon maaf habis selesai," kata dia.

Beddy memastikan peristiwa itu tak berlanjut ke jalur hukum.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pedagang Daging Mogok Jualan, Penjual Bakso dan Soto Terpaksa Tutup

Pedagang Daging Mogok Jualan, Penjual Bakso dan Soto Terpaksa Tutup

Megapolitan
Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Tambah 3.786, Angka Penambahan Harian Tertinggi Sejak Pandemi

Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Tambah 3.786, Angka Penambahan Harian Tertinggi Sejak Pandemi

Megapolitan
Basarnas Pastikan Tanda SOS di Pulau Laki Hoaks

Basarnas Pastikan Tanda SOS di Pulau Laki Hoaks

Megapolitan
Tak Laku Dijual karena Mahal, Daging Sapi Dibuang hingga Dikonsumsi Pedagangnya

Tak Laku Dijual karena Mahal, Daging Sapi Dibuang hingga Dikonsumsi Pedagangnya

Megapolitan
Pusat Diminta Pimpin Penanganan Covid-19 di Jabodetabek, DPRD DKI: Wajar Anies Angkat Tangan

Pusat Diminta Pimpin Penanganan Covid-19 di Jabodetabek, DPRD DKI: Wajar Anies Angkat Tangan

Megapolitan
Hoaks Seputar Sriwijaya Air SJ 182, Mulai dari Bayi Selamat hingga Tanda SOS di Pulau Laki

Hoaks Seputar Sriwijaya Air SJ 182, Mulai dari Bayi Selamat hingga Tanda SOS di Pulau Laki

Megapolitan
Kronologi Kasus Pasien dan Perawat Mesum di RSD Wisma Atlet, Berawal dari Aplikasi Kencan hingga Penetapan Tersangka

Kronologi Kasus Pasien dan Perawat Mesum di RSD Wisma Atlet, Berawal dari Aplikasi Kencan hingga Penetapan Tersangka

Megapolitan
Pedagang Daging Sapi Mogok, Tukang Bakso di Pasar Koja Baru Tak Bisa Berjualan

Pedagang Daging Sapi Mogok, Tukang Bakso di Pasar Koja Baru Tak Bisa Berjualan

Megapolitan
Langgar Hak Cipta Tugu Selamat Datang, Grand Indonesia Dihukum Bayar Ganti Rugi Rp 1 Miliar

Langgar Hak Cipta Tugu Selamat Datang, Grand Indonesia Dihukum Bayar Ganti Rugi Rp 1 Miliar

Megapolitan
Besok, Polisi Beberkan Hasil Gelar Perkara Kasus Pesta Raffi Ahmad di Rumah Ricardo Gelael

Besok, Polisi Beberkan Hasil Gelar Perkara Kasus Pesta Raffi Ahmad di Rumah Ricardo Gelael

Megapolitan
Jual Impas Daging Rp 120.000 Per Kg, Pedagang: Pembeli Enggak Kuat Harga Segitu

Jual Impas Daging Rp 120.000 Per Kg, Pedagang: Pembeli Enggak Kuat Harga Segitu

Megapolitan
Wakil Ketua DPRD DKI Nilai Wajar Anies Minta Pusat Koordinasi Penanganan Covid-19 di Jabodetabek

Wakil Ketua DPRD DKI Nilai Wajar Anies Minta Pusat Koordinasi Penanganan Covid-19 di Jabodetabek

Megapolitan
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pelecehan Seksual terhadap Istri Isa Bajaj

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pelecehan Seksual terhadap Istri Isa Bajaj

Megapolitan
Selama PPKM, Terminal Bus Kalideres Buka Posko Rapid Test Antigen Gratis

Selama PPKM, Terminal Bus Kalideres Buka Posko Rapid Test Antigen Gratis

Megapolitan
LaporCovid-19: Kenapa Data BOR DKI Masih 80 Persen Sementara Kenyataannya Sudah 100 Persen?

LaporCovid-19: Kenapa Data BOR DKI Masih 80 Persen Sementara Kenyataannya Sudah 100 Persen?

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X