Kompas.com - 07/10/2020, 21:56 WIB
Ilustrasi THINKSTOCKIlustrasi

BOGOR, KOMPAS.com - MA (58) ditemukan tak bernyawa di rumahnya dalam kondisi jasad yang sudah membengkak dan mengeluarkan bau, di Perumahan Bukit Cimanggu City, Blok R 8, Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Paur Humas Polresta Bogor Kota Ipda Rachmat Gumilar mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Selasa (6/10/2020) malam.

Kata Rachmat, korban pertama kali diketahui sudah tak bernyawa oleh tetangganya yang curiga karena mencium bau tak sedap yang berasal dari rumah korban.

Kecurigaan warga setempat bertambah setelah tidak pernah melihat korban keluar rumah selama seminggu.

Baca juga: Jenazah yang Direbut Paksa oleh Warga dari Tim Medis Ternyata Positif Covid-19

"Atas inisiatif, warga kemudian mengecek rumah korban dengan mengintip dari jendela kamar," ucap Rachmat, saat dikonfirmasi, Rabu (7/10/2020)

"Saat dilihat ternyata korban sudah dalam keadaan terbujur kaku, posisi tubuh berada di bawah tempat tidur dengan kondisi telentang," tambahnya.

Mengetahui kejadian tersebut, sambung Rachmat, warga langsung melapor ke Polsek Tanah Sareal.

Polisi yang datang ke lokasi kejadian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan membawa jasad korban ke rumah sakit.

Dari hasil penyelidikan sementara, diduga korban sudah meninggal antara lima sampai enam hari lalu. Selain itu, ditemukan beberapa jenis obat di kamar korban

"Untuk penyebab kematian korban masih menunggu hasil pemeriksaan dari dokter forensik," tutup Rachmat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Surat Eksekusi Lahan di Pinang Tak Bisa Dicabut, Ini Penjelasan PN Tangerang

Surat Eksekusi Lahan di Pinang Tak Bisa Dicabut, Ini Penjelasan PN Tangerang

Megapolitan
2 Sepeda Motor Bertabrakan di Duren Sawit, 1 Pengendara Tewas

2 Sepeda Motor Bertabrakan di Duren Sawit, 1 Pengendara Tewas

Megapolitan
Pencuri Koil Mobil di Karang Tengah, Tangerang, Ditangkap Warga

Pencuri Koil Mobil di Karang Tengah, Tangerang, Ditangkap Warga

Megapolitan
Pembangunan Jalur MRT Bawah Tanah Fase 2A Disebut Lebih Menantang

Pembangunan Jalur MRT Bawah Tanah Fase 2A Disebut Lebih Menantang

Megapolitan
Update 16 April: 228 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Kota Tangerang

Update 16 April: 228 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Kota Tangerang

Megapolitan
Mafia Tanah Saling Gugat Pakai Surat Palsu, Mengapa PN Tangerang Keluarkan Surat Eksekusi Lahan?

Mafia Tanah Saling Gugat Pakai Surat Palsu, Mengapa PN Tangerang Keluarkan Surat Eksekusi Lahan?

Megapolitan
[Update 16 April]: Bertambah 979, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini 397.088

[Update 16 April]: Bertambah 979, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini 397.088

Megapolitan
Anggota DPRD DKI: Seleksi PPDB 2021 Utamakan Zona RT/RW

Anggota DPRD DKI: Seleksi PPDB 2021 Utamakan Zona RT/RW

Megapolitan
Begal di Tebet Tewas Diduga karena Kepala Terbentur dan Diamuk Massa

Begal di Tebet Tewas Diduga karena Kepala Terbentur dan Diamuk Massa

Megapolitan
Anggota DPRD: 5 Tahun Tak Ada Penambahan Sekolah Negeri di Jakarta

Anggota DPRD: 5 Tahun Tak Ada Penambahan Sekolah Negeri di Jakarta

Megapolitan
Kronologi Begal Tewas di Tebet: Tabrak Pot Besar, Terpental lalu Masuk Got dan Sekarat

Kronologi Begal Tewas di Tebet: Tabrak Pot Besar, Terpental lalu Masuk Got dan Sekarat

Megapolitan
Depok Catat 192 Kasus Baru Covid-19 pada 17 April

Depok Catat 192 Kasus Baru Covid-19 pada 17 April

Megapolitan
Antrean Vaksinasi Lansia di Bogor Membludak, Bima Arya Kecewa dengan Halodoc

Antrean Vaksinasi Lansia di Bogor Membludak, Bima Arya Kecewa dengan Halodoc

Megapolitan
Modus Mafia Tanah di Kota Tangerang, Saling Gugat di Pengadilan Pakai Surat Palsu

Modus Mafia Tanah di Kota Tangerang, Saling Gugat di Pengadilan Pakai Surat Palsu

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Pertahankan Mekanisme PPBD Tahun Lalu di Tahun 2021

Pemprov DKI Akan Pertahankan Mekanisme PPBD Tahun Lalu di Tahun 2021

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X