Kompas.com - 08/10/2020, 09:28 WIB

JAKARTA KOMPAS.com - Tim Satgas Penegakkan Covid-19 Jakarta Barat sudah menutup tujuh tempat usaha yang melanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jakarta.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakbar, Tamo Sijabat, mengatakan, penutupan tersebut hasil razia selama tiga hari.

"Mulai dari Senin sampai Rabu", ujar Tamo di Jakarta, Rabu (7/10/2020) malam.

Tamo menjelaskan, setidaknya setiap hari tim gabungan memantau penerapan aturan PSBB Jakarta di sepuluh titik di Jakbar.

Lokasi yang dipantau adalah pabrik, perkantoran, hingga tempat usaha.

Baca juga: 24 Hari PSBB, Bagaimana Pergerakan Kasus Covid-19 di Jakarta?

Pelanggaran yang ditemui di antaranya tidak menerapkan jaga jarak, minimnya fasilitas cuci tangan, hingga tidak adanya tanda sosialisasi protokol kesehatan.

Selain itu, tim satgas juga menutup tempat usaha yang masih menyediakan layanan makan di tempat.

Tempat usaha yang melanggar dikenakan sanksi penutupan 3x24 jam.

Tim Satgas Penegakan Covid-19 Jakarta Barat terdiri dari Satpol PP, Sudin Ketenagakerjaan, Sudin Parekraf, Sudin UMKM, Sudin Perhubungan, dan Sudin Kesehatan. Kerja satgas dikawal Polisi dan TNI.

Baca juga: UPDATE 7 Oktober: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.340, Pasien yang Dirawat 13.254 Orang

Sejak 14 September 2020, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali menerapkan PSBB yang diperketat, setelah sebelumnya sempat diperlonggar.

Kebijakan itu dilakukan setelah melihat peningkatan kasus positif Covid-19 serta ketersediaan fasilitas kesehatan penanganan Covid-19 yang semakin berkurang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lapak PKL dan Pangkalan Ojek Online di Jembatan Besi Ditertibkan, Pengemudi Ojol Sempat Protes

Lapak PKL dan Pangkalan Ojek Online di Jembatan Besi Ditertibkan, Pengemudi Ojol Sempat Protes

Megapolitan
BERITA FOTO: Banjir, Jalan Kemang Raya Tak Bisa Dilalui Kendaraan

BERITA FOTO: Banjir, Jalan Kemang Raya Tak Bisa Dilalui Kendaraan

Megapolitan
Kanopi Rumah di Jatinegara Roboh Usai Tersambar Petir

Kanopi Rumah di Jatinegara Roboh Usai Tersambar Petir

Megapolitan
MTsN 19 Jakarta Kerap Terendam Banjir karena Posisinya di Dataran Rendah

MTsN 19 Jakarta Kerap Terendam Banjir karena Posisinya di Dataran Rendah

Megapolitan
Polisi Sebut Tembok MTsN 19 Jakarta Roboh akibat Terdorong Banjir

Polisi Sebut Tembok MTsN 19 Jakarta Roboh akibat Terdorong Banjir

Megapolitan
Cerita Warga Terjebak Banjir di TB Simatupang, Putuskan Putar Balik Usai Lihat Banyak Kendaraan Mogok

Cerita Warga Terjebak Banjir di TB Simatupang, Putuskan Putar Balik Usai Lihat Banyak Kendaraan Mogok

Megapolitan
Banjir di Pertigaan Jalan Aria Putra Ciputat, Sudah Satu Jam Kendaraan Terjebak Macet

Banjir di Pertigaan Jalan Aria Putra Ciputat, Sudah Satu Jam Kendaraan Terjebak Macet

Megapolitan
Polisi Buka Satu Jalur Pintu Tol Jatikarya Usai Negosiasi dengan Warga

Polisi Buka Satu Jalur Pintu Tol Jatikarya Usai Negosiasi dengan Warga

Megapolitan
Kemenag Tanggung Biaya Perawatan Korban Luka akibat Tertimpa Tembok Roboh MTsN 19

Kemenag Tanggung Biaya Perawatan Korban Luka akibat Tertimpa Tembok Roboh MTsN 19

Megapolitan
Jalan TB Simatupang Macet, Pengendara Motor Istirahat di Akses Masuk Tol JORR

Jalan TB Simatupang Macet, Pengendara Motor Istirahat di Akses Masuk Tol JORR

Megapolitan
Wali Kota Jaksel Sambangi Lokasi Robohnya Tembok MtsN 19 Pondok Labu

Wali Kota Jaksel Sambangi Lokasi Robohnya Tembok MtsN 19 Pondok Labu

Megapolitan
PT Transjakarta Akui Sistem 'Tap In-Tap Out' Belum Sempurna hingga Timbul Antrean

PT Transjakarta Akui Sistem "Tap In-Tap Out" Belum Sempurna hingga Timbul Antrean

Megapolitan
Petugas Angkat Tembok MTsN 19 yang Roboh, Pastikan Tak Ada Lagi Korban yang Tertimpa

Petugas Angkat Tembok MTsN 19 yang Roboh, Pastikan Tak Ada Lagi Korban yang Tertimpa

Megapolitan
Detik-detik Robohnya Tembok MTsN 19 Pondok Labu yang Tewaskan 3 Orang, Siswa Histeris Lihat Ada Korban

Detik-detik Robohnya Tembok MTsN 19 Pondok Labu yang Tewaskan 3 Orang, Siswa Histeris Lihat Ada Korban

Megapolitan
Kondisi MTsN 19 Porak-poranda Akibat Banjir: Tembok Roboh, Bangunan Rusak, hingga Benda Mengapung

Kondisi MTsN 19 Porak-poranda Akibat Banjir: Tembok Roboh, Bangunan Rusak, hingga Benda Mengapung

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.