Polisi Amankan Remaja yang Pakai Seragam Satpol PP Saat Hendak Demo

Kompas.com - 08/10/2020, 10:25 WIB
Polisi mengumpulkan 89 remaja yang hendak mengikuti demonstrasi anti omnibus law pada Rabu (7/10/2020) Dok. Humas Polres JakbarPolisi mengumpulkan 89 remaja yang hendak mengikuti demonstrasi anti omnibus law pada Rabu (7/10/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Jajaran Polres Jakarta Barat dan Polsek Palmerah mengamankan seorang remaja yang sedang menyamardengan  mengenakan seragam Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di dekat Stasiun Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (7/10/2020),

Berdasarkan keterangan Humas Polres Jakarta Barat, Azhari, remaja tersebut diamankan ketika polisi sedang melakukan operasi penyekatan, Rabu siang.

"Iya, saat anggota kami sedang melakukan operasi penyekatan, terdapat seorang remaja menggunakan seragam Satpol PP," ujar Azhari saat dihubungi oleh Kompas.com.

Baca juga: 24 Pelajar di Tangerang Diamankan Saat Hendak Demo, Kapolres: Mereka Terima Ajakan dari Grup Whatsapp

Azhari menjelaskan bahwa setelah dimintai keterangan, remaja tersebut mengaku bahwa ia dipinjamkan seragam tersebut oleh seorang kawan. 

"Betul. Saat dikonfirmasi, yang bersangkutan dipinjamkan dari temannya yang saat itu juga ikut rombongan tersebut," tambah Azhari.

Remaja tersebut diamankan bersama beberapa orang lain yang satu rombongan dengannya ke Polres Metro Jakarta Barat untuk dilakukan pemeriksaan.

Polisi juga mengkonfirmasi bahwa remaja tersebut dan rombongannya dikabarkan akan ikut aksi demonstrasi tolak omnibus law UU Cipta Kerja, Kamis (8/10/2020) hari ini.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nilai RAPBD DKI 2021 di Tinggkat Banggar Disepakati Rp 82,5 Triliun

Nilai RAPBD DKI 2021 di Tinggkat Banggar Disepakati Rp 82,5 Triliun

Megapolitan
6 Serbuan Karangan Bunga di Ibu Kota, Dukungan untuk Pangdam Jaya hingga Ahok-Djarot

6 Serbuan Karangan Bunga di Ibu Kota, Dukungan untuk Pangdam Jaya hingga Ahok-Djarot

Megapolitan
Gelapkan 48 Motor Sewaan, Satpam di Tangerang Ditangkap Polisi

Gelapkan 48 Motor Sewaan, Satpam di Tangerang Ditangkap Polisi

Megapolitan
Sekelompok Pemuda Tawuran di Johar Baru, Kocar-kacir Saat Dibubarkan Polisi

Sekelompok Pemuda Tawuran di Johar Baru, Kocar-kacir Saat Dibubarkan Polisi

Megapolitan
Dugaan Pungli Bansos oleh Ketua RT, Lurah Pluit: Warga Sukarela dan Terpaksa Beri Uang

Dugaan Pungli Bansos oleh Ketua RT, Lurah Pluit: Warga Sukarela dan Terpaksa Beri Uang

Megapolitan
Wajah Baru Halte Senen, Dilengkapi Lift dan Ruang Ramah Perempuan dan Anak

Wajah Baru Halte Senen, Dilengkapi Lift dan Ruang Ramah Perempuan dan Anak

Megapolitan
Memasuki Akhir Tahun, PAD Kota Bekasi Belum Capai Target

Memasuki Akhir Tahun, PAD Kota Bekasi Belum Capai Target

Megapolitan
Rapid Test Massal di Petamburan Tak Diperpanjang

Rapid Test Massal di Petamburan Tak Diperpanjang

Megapolitan
Jika Terbukti Bersalah Lakukan Pungli Bansos, Ketua RT 02 Muara Angke Akan Diberhentikan

Jika Terbukti Bersalah Lakukan Pungli Bansos, Ketua RT 02 Muara Angke Akan Diberhentikan

Megapolitan
3 Orang Reaktif Covid-19 di Petamburan Kabur Saat Menunggu Swab Antigen

3 Orang Reaktif Covid-19 di Petamburan Kabur Saat Menunggu Swab Antigen

Megapolitan
Sempat Ikut Maulid Nabi dan Kontak dengan Jemaah, 120 Warga Tebet Timur Non-reaktif Covid-19

Sempat Ikut Maulid Nabi dan Kontak dengan Jemaah, 120 Warga Tebet Timur Non-reaktif Covid-19

Megapolitan
Anies: Sudah Ada 9.000 Titik Wifi Gratis di Jakarta

Anies: Sudah Ada 9.000 Titik Wifi Gratis di Jakarta

Megapolitan
Penerimaan Pajak Restoran di Kota Bekasi Rp 198 Miliar, Terbesar di Sektor Pariwisata

Penerimaan Pajak Restoran di Kota Bekasi Rp 198 Miliar, Terbesar di Sektor Pariwisata

Megapolitan
Lurah Pluit Ikut Diperiksa Polisi terkait Dugaan Pungli Bansos oleh Ketua RT

Lurah Pluit Ikut Diperiksa Polisi terkait Dugaan Pungli Bansos oleh Ketua RT

Megapolitan
Sekjen AMAN: Kirim Karangan Bunga Bukan Budaya Kami

Sekjen AMAN: Kirim Karangan Bunga Bukan Budaya Kami

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X