Unjuk Rasa di Balai Kota Tangsel, Mahasiswa Desak Pemkot Tak Jalankan UU Cipta Kerja

Kompas.com - 08/10/2020, 20:47 WIB
Setelah menggeruduk Gedung DPRD Tangerang Selatan (Tangsel), mahasiswa yang bernaung dalam aliansi organisasi Cipayung Plus, lanjut berunjuk rasa di depan Balai Kota Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat, Kamis (8/10/2020). Tribun Jakarta/Jaisy Rahman TohirSetelah menggeruduk Gedung DPRD Tangerang Selatan (Tangsel), mahasiswa yang bernaung dalam aliansi organisasi Cipayung Plus, lanjut berunjuk rasa di depan Balai Kota Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat, Kamis (8/10/2020).
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Massa mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Cipayung-Plus melanjutkan aksi demonstrasi menolak Undang-Undang Cipta Kerja di Balai Kota Tangerang Selatan, Kamis (8/10/2020) sore.

Sebelumnya, para demonstran melakukan aksi di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tangerang Selatan dan sempat bersitegang dengan petugas pengamanan.

Massa Aliansi Cipayung-Plus mendatangi gedung Balai Kota untuk menyampaikan keberatannya terhadap Undang-Undang Cipta Kerja secara langsung kepada Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany.

Dalam orasinya, Koordinator lapangan Aliansi Cipayung-Plus Ramadhan mendesak agar pemerintah kota Tangerang Selatan tidak menerapkan Undang-Undang Cipta Kerja yang disahkan pada Senin (5/10/2020) lalu.

Baca juga: Temui Massa Aksi yang Tolak UU Cipta Kerja, Anies Janji Teruskan Aspirasi ke Pemerintah Pusat

Sebab, beleid tersebut dinilai dapat menyengsarakan para buruh atau pekerja dengan kebijakan-kebijakan yang ada di dalamnya.

"Omnibus Law, kemudian UU Cipta Kerja tidak dilaksanakan di Pemkot Tangerang Selatan, sepakat," ujar Ramadan.

Kendati demikian, para demonstran gagal menemui Airin yang diklaim sedang tidak berada di kantornya.

Asisten Daerah I Pemerintah Tangerang Selatan Rahmat Salam mengatakan, hari ini Airin tengah berada di Jakarta guna membahas pelaksanaan tahapan Pilkada 2020.

Meski begitu, Airin disebut bersedia menemui perwakilan mahasiswa dan mendengarkan aspirasi yang ingin disampaikan pada Jumat (9/10/2020) besok.

Baca juga: Cerita Seorang Mahasiswi Tenangkan Amuk Massa Unjuk Rasa Tolak UU Cipta Kerja di Harmoni

"Ibu wali kota sedang berada di Jakarta membicarakan Pilkada. Beliau bersedia menerima teman-teman mahasiswa, besok," ujar Rahmat Salam.

Tidak puas dengan pernyataan Rahmat, para demonstran pun mendesak perwakilan pemerintah kota untuk memfasilitasi pertemuan dengan Airin secara daring.

"Video call, video call," seru mahasiswa secara bergantian.

**Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Demo Balai Kota Tangsel Gagal Bertemu Airin, Mahasiswa Minta Video Call Sampaikan Aspirasi.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

30 PKL yang Jualan di Trotoar Tanah Abang Ditertibkan, Gerobak Dagangan Diangkut Satpol PP

30 PKL yang Jualan di Trotoar Tanah Abang Ditertibkan, Gerobak Dagangan Diangkut Satpol PP

Megapolitan
Upaya RW 009 Kelurahan Grogol yang Berhasil Ubah Zona Merah Covid-19 Jadi Zona Hijau

Upaya RW 009 Kelurahan Grogol yang Berhasil Ubah Zona Merah Covid-19 Jadi Zona Hijau

Megapolitan
Jajaran Polres Jakpus Mulai Divaksin Covid-19

Jajaran Polres Jakpus Mulai Divaksin Covid-19

Megapolitan
Pemkot Tangsel Bahas Teknis Pembuangan Sampah ke TPA Cilowong Serang

Pemkot Tangsel Bahas Teknis Pembuangan Sampah ke TPA Cilowong Serang

Megapolitan
Sudinhub Jakpus: Pesepeda Sudah Dibuatkan Jalur Permanen, Kok Tidak Dipakai?

Sudinhub Jakpus: Pesepeda Sudah Dibuatkan Jalur Permanen, Kok Tidak Dipakai?

Megapolitan
Ratusan Lansia di Pondok Kopi Divaksinasi Covid-19 di Permukiman Warga

Ratusan Lansia di Pondok Kopi Divaksinasi Covid-19 di Permukiman Warga

Megapolitan
Ini yang Harus Disiapkan Sekolah di Depok jika Pembelajaran Tatap Muka Diizinkan

Ini yang Harus Disiapkan Sekolah di Depok jika Pembelajaran Tatap Muka Diizinkan

Megapolitan
Kembali Beroperasi, Restoran Milik Rizky Billar Dipantau Ketat Satpol PP

Kembali Beroperasi, Restoran Milik Rizky Billar Dipantau Ketat Satpol PP

Megapolitan
Polisi Akan Periksa Rizky Billar Terkait Pembukaan Restoran yang Langgar Prokes

Polisi Akan Periksa Rizky Billar Terkait Pembukaan Restoran yang Langgar Prokes

Megapolitan
Sejumlah Ruas Jalan di Tangsel Berlubang

Sejumlah Ruas Jalan di Tangsel Berlubang

Megapolitan
Asal Usul Manggarai, Pusat Perbudakan Perempuan di Batavia

Asal Usul Manggarai, Pusat Perbudakan Perempuan di Batavia

Megapolitan
Anies Nonaktifkan Dirut Pembangunan Sarana Jaya yang Jadi Tersangka Korupsi

Anies Nonaktifkan Dirut Pembangunan Sarana Jaya yang Jadi Tersangka Korupsi

Megapolitan
Remaja Jatuh Saat Berusaha Kabur dari Razia Knalpot Bising di Monas

Remaja Jatuh Saat Berusaha Kabur dari Razia Knalpot Bising di Monas

Megapolitan
Banyak Pesepeda Keluar Jalur Khusus Sepeda di Sudirman

Banyak Pesepeda Keluar Jalur Khusus Sepeda di Sudirman

Megapolitan
Jika Diizinkan Sekolah Tatap Muka, Disdik Depok Akan Batasi Murid dan Mata Pelajaran

Jika Diizinkan Sekolah Tatap Muka, Disdik Depok Akan Batasi Murid dan Mata Pelajaran

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X