Dampak Bentrok di Harmoni, Fasilitas Umum di Kawasan Gajah Mada Porak-poranda

Kompas.com - 08/10/2020, 23:20 WIB
Beberapa fasilitas umum di kawasan Gajah Mada, Jakarta Barat dirusak Massa (8/10/2020). Walda MarisonBeberapa fasilitas umum di kawasan Gajah Mada, Jakarta Barat dirusak Massa (8/10/2020).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa fasilitas umum di sepanjang Jalan Gajah Mada dari arah Harmoni ke Kota Tua, Jakarta Barat dirusak massa, Kamis (8/10/2020).

Dari pantauan Kompas TV pada pukul 20.55, tampak beberapa tembok di pinggir jalan dicoret-coreti kalimat yang terbilang cukup kasar.

Salah satu halte angkutan umum pun ada yang dalam kondisi terbakar. Pos polisi di perempatan Harmoni juga iku jadi korban pengerusakan massa.

Tak hanya itu, pagar pembatas yang ada di trotoar jalan pun dirusak. Selain itu, tampak pagar-pagar tersebut dicabut dan digeletakan di sepanjang jalan.

Baca juga: Cerita Seorang Mahasiswi Tenangkan Amuk Massa Unjuk Rasa Tolak UU Cipta Kerja di Harmoni

 

Ada pula pagar pembatas jalan yang ditemukan dalam kondisi hangus terbakar.

Sepanjang jalan juga dipenuhi bekas-bekas benda terbakar. Bebatuan dan pecahan kaca juga tampak memenuhi seluruh sisi jalan.

Hingga saat ini, massa semakin terpojok ke arah Kota Tua.

Pelan-pelan polisi mulai menekan posisi massa dengan senjata gas air mata dan beberapa tembakan peringatan.

Baca juga: Bentrokan di Semanggi, Polisi Pukul Mundur Massa ke Arah Blok M

Pecahnya kericuhan di Harmoni berawal dari massa mahasiswa yang ingin berdemonstrasi di kawasan Istana Merdeka.

Demonstrasi itu berkaitan dengan penolakan atas omnibus law UU Cipta Kerja. Namun demikian langkah massa sempat dihadang petugas kepolisian yang berjaga di Harmoni.

Mediasi pun sempat terjadi antara perwakilan massa. Namun setelah mediasi massa dengan polisi selesai, kericuhan pun pecah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DKI Buka Pendaftaran KJMU 2021, Ini Syarat dan Cara Daftar demi Bantuan Kuliah RP 9 Juta

Pemprov DKI Buka Pendaftaran KJMU 2021, Ini Syarat dan Cara Daftar demi Bantuan Kuliah RP 9 Juta

Megapolitan
Penjambretan Marak di Tangsel, Korbannya Bocah hingga Lansia

Penjambretan Marak di Tangsel, Korbannya Bocah hingga Lansia

Megapolitan
Baru Bebas Karena Sabu-sabu dan Mengaku Kapok, Millen Cyrus Kembali Tersandung Kasus Narkoba

Baru Bebas Karena Sabu-sabu dan Mengaku Kapok, Millen Cyrus Kembali Tersandung Kasus Narkoba

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Tunanetra Tabrak Truk di Trotoar | PSI Disebut Cari Panggung

[POPULER JABODETABEK] Tunanetra Tabrak Truk di Trotoar | PSI Disebut Cari Panggung

Megapolitan
Tiga Hari Vaksinasi Covid-19 untuk Wartawan...

Tiga Hari Vaksinasi Covid-19 untuk Wartawan...

Megapolitan
Mayat Mengambang di Kali Pesanggrahan Tanpa Identitas, Diperkirakan Berusia 45-50 Tahun

Mayat Mengambang di Kali Pesanggrahan Tanpa Identitas, Diperkirakan Berusia 45-50 Tahun

Megapolitan
Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Megapolitan
Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Megapolitan
UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

Megapolitan
Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Megapolitan
Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Megapolitan
Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Megapolitan
Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Megapolitan
Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X