Dua Alat Berat Dikerahkan untuk Keruk dan Angkut Longsoran di Ciganjur

Kompas.com - 11/10/2020, 21:17 WIB
Sejumlah alat berat milik Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan dikerahkan untuk mengeruk dan mengangkut material tembok Melati Resident yang longsor ke anak Kali Setu dan menimpa rumah warga di Jalan Damai 2 RT 04/RW 012, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta. KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJOSejumlah alat berat milik Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan dikerahkan untuk mengeruk dan mengangkut material tembok Melati Resident yang longsor ke anak Kali Setu dan menimpa rumah warga di Jalan Damai 2 RT 04/RW 012, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah alat berat milik Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan dikerahkan untuk mengeruk dan mengangkut material tembok Melati Resident yang longsor ke anak Kali Setu dan menimpa rumah warga di Jalan Damai 2 RT 04/RW 012, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta.

Alat berat telah berada di dalam Komplek Melati Resident dekat area longsoran.

Kepala Seksi Pemeliharaan Drainase Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan Junjung mengatakan, pihaknya sudah mengoperasikan dua unit beco untuk membuat jalur pengerukan material longsor.

Baca juga: Penyedotan Genangan Air dan Material Longsor di Jalan Damai 2 Ciganjur Terkendala Akses Jalan Sempit

“Beco ini untuk mengangkut puing-puing di dalam kali. Ini juga digunakan untuk membuat jalan beco untuk turun,” ujar Junjung saat ditemui di Ciganjur, Minggu (11/10/2020) sore.

Beco juga akan digunakan untuk membongkar tembok dan tiang listrik di dekat area longsoran.

Pembongkaran tersebut dilakukan untuk memudahkan beco menuju ke area kali yang tertutup longsor tembok.

Jalur beco ke titik longsoran dibuat karena akses Jalan Damai 2 yang sempit.

“Kesulitannya tanah agak longsor, agak labil. Ini tanah urukan. Jadi harus pelan-pelan,” tambah Junjung.

Baca juga: Wali Kota Jaksel Minta Penyebab Longsor di Ciganjur Diinvestigasi

Ia mengatakan, pihaknya akan menambah satu beco untuk melakukan pengerukan dan pengangkatan material longsor.

Pengerukan material longsor dilakukan agar aliran Kali Setu bisa mengalir lancar.

Pengerukan dan pengangkatan diharapkan bisa mengurangi banjir di perkampungan warga Jalan Damai 2.

Baca juga: Pemprov DKI Pasang Mobil Pompa dan Alat Berat untuk Tangani Banjir di Ciganjur

Sebelumnya, banjir dan longsor terjadi di Jalan Damai 2, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta terjadi pada Sabtu (10/10/2020) malam.

Malam itu, hujan turun dengan intensitas lebat mengguyur wilayah Jakarta Selatan.

Aparat kelurahan mencatat kurang lebih 300 rumah warga di Jalan Damai 2 RT 04/RW 012 terendam banjir dengan ketinggian mulai dari 70 cm hingga 150 cm.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jenazah Laki-laki Tanpa Identitas Ditemukan Telungkup di Kali Sura Ciracas

Jenazah Laki-laki Tanpa Identitas Ditemukan Telungkup di Kali Sura Ciracas

Megapolitan
Cegah Penyalahgunaan Jatah Vaksin, Ombudsman Sarankan Pengintegrasian Data

Cegah Penyalahgunaan Jatah Vaksin, Ombudsman Sarankan Pengintegrasian Data

Megapolitan
Tabrakan Mobil di Jalan Cipete Raya Jaksel, Kendaraan Rusak Berat

Tabrakan Mobil di Jalan Cipete Raya Jaksel, Kendaraan Rusak Berat

Megapolitan
UPDATE 7 Maret: DKI Catat Penambahan 1.834 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 7 Maret: DKI Catat Penambahan 1.834 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Dinkes DKI Tidak Bisa Disalahkan dalam Kasus Vaksinasi di Pasar Tanah Abang

Dinkes DKI Tidak Bisa Disalahkan dalam Kasus Vaksinasi di Pasar Tanah Abang

Megapolitan
Ombudsman Sebut Oknum Penyalahguna Jatah Vaksinasi di Pasar Tanah Abang Manfaatkan Celah Sistem Pendataan

Ombudsman Sebut Oknum Penyalahguna Jatah Vaksinasi di Pasar Tanah Abang Manfaatkan Celah Sistem Pendataan

Megapolitan
Belum Dapat Izin Keramaian, Pesta Pernikahan di Duren Sawit Dibubarkan Aparat Gabungan

Belum Dapat Izin Keramaian, Pesta Pernikahan di Duren Sawit Dibubarkan Aparat Gabungan

Megapolitan
Sejumlah Posko Ormas di Wilayah Tangsel Dibakar Orang Tak Dikenal

Sejumlah Posko Ormas di Wilayah Tangsel Dibakar Orang Tak Dikenal

Megapolitan
3 Tempat Usaha di Pulogadung Disanksi Usai Langgar Aturan PPKM

3 Tempat Usaha di Pulogadung Disanksi Usai Langgar Aturan PPKM

Megapolitan
Wagub DKI Jakarta Berharap Sepeda Jadi Alat Transportasi Masyarakat

Wagub DKI Jakarta Berharap Sepeda Jadi Alat Transportasi Masyarakat

Megapolitan
Polisi Tindak 101 Kendaraan Berknalpot Bising di Sekitar Istana

Polisi Tindak 101 Kendaraan Berknalpot Bising di Sekitar Istana

Megapolitan
Wagub DKI Mengaku Belum Terima Laporan Penyalahgunaan Jatah Vaksin di Pasar Tanah Abang

Wagub DKI Mengaku Belum Terima Laporan Penyalahgunaan Jatah Vaksin di Pasar Tanah Abang

Megapolitan
Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Pastikan Tak Ada Kadernya yang Hadiri KLB Moeldoko

Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Pastikan Tak Ada Kadernya yang Hadiri KLB Moeldoko

Megapolitan
Ini Daftar Lokasi Vaksinasi Lansia di Jakarta

Ini Daftar Lokasi Vaksinasi Lansia di Jakarta

Megapolitan
Dukung AHY, DPD Partai Demokrat DKI Gelar Aksi Cap Darah

Dukung AHY, DPD Partai Demokrat DKI Gelar Aksi Cap Darah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X