Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 12/10/2020, 08:28 WIB
Ryana Aryadita Umasugi,
Irfan Maullana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta melakukan beberapa perubahan jadwal operasional terkait dengan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) menjadi PSBB transisi.

Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta Muhammad Kamaludin mengatakan, perubahan jadwal tersebut mulai berlaku pada Senin (12/10/2020) hari ini.

Untuk jam operasional MRT Jakarta pada hari kerja (weekdays) dimulai pukul 05.00 WIB sampai dengan pukul 21.00 WIB.

Baca juga: 5 Pertimbangan Anies Cabut Rem Darurat demi PSBB Masa Transisi

"Weekend (akhir pekan) pukul 06.00 WIB sampai dengan pukul 20.00 WIB," kata Kamal dalam keterangannya, Senin pagi.

Kemudian, jarak antar kereta (headway) pada hari kerja, yaitu setiap 5 menit untuk jam sibuk antara pukul 07.00 WIB - 09.00 WIB dan 17.00 WIB - 19.00 WIB.

Bila bukan jam sibuk maka headway kereta setiap 10 menit.

"Pembatasan jumlah pengguna 62-67 orang per kereta (gerbong) atau 390 orang per rangkaian kereta," ucapnya.

Baca juga: Transjakarta Beroperasi Mulai Pukul 05.00 hingga 22.00 Selama PSBB Transisi Jilid 2

PT MRT Jakarta juga tetap mengimbau bagi pengguna MRT Jakarta yang berpergian untuk dapat selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan Bangkit Bersama di area stasiun dan kereta.

"PT MRT Jakarta terus menerapkan prinsip menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker (3M) di lingkungan MRT Jakarta," tambah Kamal.

Sebagai informasi, pemerintah provinsi DKI Jakarta memutuskan memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masa transisi jilid II selama dua pekan, mulai 12 hingga 25 Oktober 2020.

Keputusan penerapan PSBB masa transisi jilid II tersebut mengacu pada Keputusan Gubernur Nomor 1020 tahun 2020 yang diteken Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 9 Oktober 2020.

Anies menyampaikan, ada lima hal yang menjadi pertimbangan Pemprov DKI mencabut rem darurat di antaranya kasus harian dan kasus aktif Covid-19 yang mulai stabil serta meningkatnya ketersediaan fasilitas kesehatan bagi pasien.

Menurut Anies, kondisi Jakarta selama PSBB masa transisi bergantung pada kedisiplinan masyarakat terhadap penerapan protokol kesehatan.

Oleh sebab itu, dia mengimbau masyarakat tetap menggunakan masker saat beraktivitas keluar rumah, saling menjaga jarak, dan rutin mencuci tangan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pembuat Sertifikat Habib Palsu Duplikasi Logo Rabithah Alawiyah agar Calon Korban Percaya

Pembuat Sertifikat Habib Palsu Duplikasi Logo Rabithah Alawiyah agar Calon Korban Percaya

Megapolitan
Polisi Sita Ponsel dan Laptop Pembuat Sertifikat Habib Palsu di Kalideres

Polisi Sita Ponsel dan Laptop Pembuat Sertifikat Habib Palsu di Kalideres

Megapolitan
Polisi: Pemuda di Mampang Prapatan Tewas karena Tawuran, Bukan Dibacok OTK

Polisi: Pemuda di Mampang Prapatan Tewas karena Tawuran, Bukan Dibacok OTK

Megapolitan
Puluhan Pemuda Terlibat Tawuran di Mampang: 1 Tewas dan 1 Luka-luka

Puluhan Pemuda Terlibat Tawuran di Mampang: 1 Tewas dan 1 Luka-luka

Megapolitan
Pemuda Tewas Dibacok Saat Tawuran di Mampang Prapatan

Pemuda Tewas Dibacok Saat Tawuran di Mampang Prapatan

Megapolitan
Pembuat Sertifikat Habib Palsu di Kalideres Pasang Tarif Rp 4 Juta Per Nama

Pembuat Sertifikat Habib Palsu di Kalideres Pasang Tarif Rp 4 Juta Per Nama

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemalsu Sertifikat Habib yang Catut Nama Organisasi Rabithah Alawiyah

Polisi Tangkap Pemalsu Sertifikat Habib yang Catut Nama Organisasi Rabithah Alawiyah

Megapolitan
Harga Telur di Pasar Jaksel Naik, Pedagang: Banyak Pelanggan Protes

Harga Telur di Pasar Jaksel Naik, Pedagang: Banyak Pelanggan Protes

Megapolitan
'Jakarta Toys and Comics Fair' Dukung Industri mainan Lokal

"Jakarta Toys and Comics Fair" Dukung Industri mainan Lokal

Megapolitan
Seorang Remaja Tewas Tenggelam Saat Bermain Getek di Danau Rawa Badung

Seorang Remaja Tewas Tenggelam Saat Bermain Getek di Danau Rawa Badung

Megapolitan
Harga Beras Naik, Omzet Pedagang di Pasar Rumput Justru Merosot Drastis

Harga Beras Naik, Omzet Pedagang di Pasar Rumput Justru Merosot Drastis

Megapolitan
Jika Tuntutannya Tak Direspons DPR, Relawan AMIN Ancam Akan Demo Lagi 5 Maret 2024

Jika Tuntutannya Tak Direspons DPR, Relawan AMIN Ancam Akan Demo Lagi 5 Maret 2024

Megapolitan
'Jakarta Toys and Comics Fair 2024' Bukan Cuma Urusan Mainan

"Jakarta Toys and Comics Fair 2024" Bukan Cuma Urusan Mainan

Megapolitan
Penggemar Bujuk Penjual Kaset di Pasar Santa Jual Vinyl dari Ed Sheeran

Penggemar Bujuk Penjual Kaset di Pasar Santa Jual Vinyl dari Ed Sheeran

Megapolitan
Kecewanya Reza Tak Dapat Vinyl Ed Sheeran di Pasar Santa

Kecewanya Reza Tak Dapat Vinyl Ed Sheeran di Pasar Santa

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com