Kompas.com - 12/10/2020, 12:41 WIB
Dari kiri ke kanan: Dandim 05/07 Kota Bekasi Letkol Rama Pratama, Kapolrestro Bekasi Kota Kombes Indarto, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, dan Ketua GIBAS Kota Bekasi Deni M. Ali menyampaikan konferensi pers di Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Senin (4/11/2019). Konferensi pers itu menyangkut viralnya video ketika sejumlah ormas berunjuk rasa meminta jatah parkir minimarket pada pemerintah dan pengusaha, 23 Oktober 2019 lalu. KOMPAS.COM/VITORIO MANTALEANDari kiri ke kanan: Dandim 05/07 Kota Bekasi Letkol Rama Pratama, Kapolrestro Bekasi Kota Kombes Indarto, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, dan Ketua GIBAS Kota Bekasi Deni M. Ali menyampaikan konferensi pers di Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Senin (4/11/2019). Konferensi pers itu menyangkut viralnya video ketika sejumlah ormas berunjuk rasa meminta jatah parkir minimarket pada pemerintah dan pengusaha, 23 Oktober 2019 lalu.
Penulis Cynthia Lova
|

BEKASI, KOMPAS.com - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi berujar bahwa maklumat pembatasan jam operasional tempat usaha di Kota Bekasi tidak akan diperpanjang.

Sebagai informasi sebelumnya pembatasan jam operasional seluruh tempat usaha hanya diperbolehkan hingga pukul 18.00 WIB.

"Yang pertama saya jelaskan bahwa sampai dengan tanggal 9 Oktober maklumat yang pada saat itu (diarahkan) oleh Bapak Menko Kemaritiman dan Investasi RI (Luhut Pandjaitan) diperketat, tidak diperintahkan untuk tindak lanjuti," ujar Rahmat kepada wartawan, Senin (12/10/2020).

Karena sejumlah pertimbangan, akhirnya Rahmat memutuskan untuk melonggarkan pembatasan jam operasional tata usaha.

Baca juga: Maklumat Wali Kota Bekasi: Jam Operasional Mal, Restoran hingga Tempat Hiburan Dibatasi sampai Pukul 18.00 WIB

Salah satu pertimbangannya adalah banyak masyarakat atau bahkan pelaku usaha yang mengeluh dengan adanya pengetatan jam operasional tata usaha hingga pukul 18.00 WIB. Pasalnya, pendapatan jadi berkurang.

Kini restoran hingga kafe diperbolehkan beroperasi atau dibolehkan makan hingga pukul 21.00 WIB.

Sementara tempat usaha jenis hiburan diperbolehkan beroperasi hingga pukul 23.00 WIB.

"Kita kembalikan kepada sebelumnya terjadi maklumat, tetapi tentunya dengan pengawasan pengendalian yang sama dengan isi maklumat. Artinya kalau pun hiburan malam kita berikan waktu sampai pukul 23.00 WIB, " kata dia.

Sebelumnya, jam operasional tempat usaha di Kota Bekasi mulai Jumat (2/10/2020) malam ini dibatasi. Kini, aktivitas usaha hanya diperbolehkan beroperasi hingga pukul 18.00 WIB.

Baca juga: Wali Kota Bekasi Ingatkan Pelaku Usaha untuk Patuh Maklumat agar Tak Disegel

Sebelumnya, tempat makan atau restoran termasuk kafe dapat beroperasi hingga pukul 23.00 WIB dan diizinkan makan di tempat hingga pukul 21.00 WIB. Sementara itu, tempat hiburan sebelumnya diperbolehkan beroperasi hingga pukul 23.00 WIB.

Aturan tersebut tertuang dalam Maklumat Nomor 440/6086/Setda Tata Usaha.

Maklumat tersebut berisi pembatasan jam operasional di tempat pariwisata, tempat hiburan, rumah makan termasuk kafe, pedagang kaki lima pinggir jalan, pasar tradisional, usaha perdagangan dan jasa, dan gelanggang olahraga.

"Bahwa mempertimbangkan situasi nasional maupun daerah yang menunjukkan angka kenaikan kasus positif terkonfirmasi Covid-19 cukup tinggi pada Adaptasi Tatanan Hidup Baru Masyarakat Produktif Aman Covid-19 di Kota Bekasi dan untuk memberikan perlindungan dan menjamin keselamatan kepada masyarakat Kota Bekasi," kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dalam maklumatnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disdik DKI Akan Lakukan Sosialisasi PPDB 2021 Pekan Ini

Disdik DKI Akan Lakukan Sosialisasi PPDB 2021 Pekan Ini

Megapolitan
Kisah Bintarti, Perempuan di Balik Perawatan Puluhan Ribu Taksi Blue Bird

Kisah Bintarti, Perempuan di Balik Perawatan Puluhan Ribu Taksi Blue Bird

Megapolitan
Wali Kota Pastikan Bioskop di Tangerang Akan Segera Kembali Dibuka

Wali Kota Pastikan Bioskop di Tangerang Akan Segera Kembali Dibuka

Megapolitan
Saksi Sebut Nus Kei Janji Temui John Kei Bahas Masalah Utang Rp 1 Miliar, tapi Tak Ditepati

Saksi Sebut Nus Kei Janji Temui John Kei Bahas Masalah Utang Rp 1 Miliar, tapi Tak Ditepati

Megapolitan
Petugas Perempuan KAI Peringati Hari Kartini, Pakai Kebaya hingga Bagi Bunga ke Penumpang

Petugas Perempuan KAI Peringati Hari Kartini, Pakai Kebaya hingga Bagi Bunga ke Penumpang

Megapolitan
Sidang Kasus Tes Usap Rizieq Shihab Dilanjutkan Rabu Pekan Depan, Agenda Pemeriksaan Saksi

Sidang Kasus Tes Usap Rizieq Shihab Dilanjutkan Rabu Pekan Depan, Agenda Pemeriksaan Saksi

Megapolitan
4 Kali Ditangkap karena Narkoba, Rio Reifan Tak Pernah Direhabilitasi

4 Kali Ditangkap karena Narkoba, Rio Reifan Tak Pernah Direhabilitasi

Megapolitan
Irene Iskandar: Olahraga Catur Bisa Jadi Karier Menjanjikan untuk Perempuan

Irene Iskandar: Olahraga Catur Bisa Jadi Karier Menjanjikan untuk Perempuan

Megapolitan
Rio Reifan: Saya Ingin Sembuh, Capek Seperti Ini Terus

Rio Reifan: Saya Ingin Sembuh, Capek Seperti Ini Terus

Megapolitan
Ungkap Alasan Pulang dari RS Ummi Lebih Cepat, Rizieq Shihab: Dirutnya Dipidanakan, Saya Malu

Ungkap Alasan Pulang dari RS Ummi Lebih Cepat, Rizieq Shihab: Dirutnya Dipidanakan, Saya Malu

Megapolitan
Polisi Akan Panggil Anak Anggota DPRD Bekasi yang Diduga Perkosa dan Jual Remaja

Polisi Akan Panggil Anak Anggota DPRD Bekasi yang Diduga Perkosa dan Jual Remaja

Megapolitan
Ibu yang Dianiaya Suami di Serpong Dilarang Bertemu Bayinya, KPAI: Pelanggaran Hak Anak

Ibu yang Dianiaya Suami di Serpong Dilarang Bertemu Bayinya, KPAI: Pelanggaran Hak Anak

Megapolitan
Anak John Kei Cerita Penggerebekan Polisi: Kayak Diserang, Didobrak, Dor, Dor, Dor...

Anak John Kei Cerita Penggerebekan Polisi: Kayak Diserang, Didobrak, Dor, Dor, Dor...

Megapolitan
Cerita Irene Sukandar Tanding Catur dari Pasar ke Pasar untuk Latih Mental

Cerita Irene Sukandar Tanding Catur dari Pasar ke Pasar untuk Latih Mental

Megapolitan
Polisi Masih Dalami Pemasok Narkoba ke Rio Reifan

Polisi Masih Dalami Pemasok Narkoba ke Rio Reifan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X