Sidang Perdana Djoko Tjandra Akan Digelar Secara Virtual

Kompas.com - 12/10/2020, 16:01 WIB
Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra saat dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU), Senin (28/9/2020). Dok. Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan AgungJoko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra saat dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU), Senin (28/9/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengadilan Negeri Jakarta Timur akan menggelar sidang perdana terdakwa Djoko Tjandra pada Selasa (12/10/2020). Sidang tersebut berkaitan dengan kasus penerbitan surat jalan palsu.

Kepala Seksi Tindak Pidana Umum, Ahmad Fuady mengatakan, sidang pembacaan dakwaan ini akan digelar secara online.

Hal tersebut dikarenakan situasi pandemi yang masih melanda.

“Sesuai ketentuan ya akan digelar secara online. Jadi terdakwa akan sidang dari ruang tahanan,” kata Fuady, Senin (11/10/2020).

Baca juga: Jaksa Akan Hadirkan Bukti Percakapan Djoko Tjandra dkk di Persidangan

Tidak hanya Djoko Tjandra, sidang juga akan dihadiri oleh dua terdakwan lain yang juga terlibat dalam kasus yang sama yakni Anita Kolopaking, dan Brigjen Prasetijo Utomo.

Fuady mengaku tak ada persiapan khusus yang dilakukan jaksa dalam menghadapi sidang perdana besok.

Pihaknya hanya akan berpegang teguh pada dakwaan yang sudah dipersiapkan sesuai berkas perkara.

“Doakan saja supaya pembacaan dakwaan berjalan dengan lancar,” tutup dia.

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Jakarta Timur telah menyerahkan semua berkas perkara ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Selasa (6/10/2020).

Penyerahan berkas ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur dilakukan pasca Kejaksaan Negeri Jakarta Timur menerima tiga tersangka dan berkas pada 24 September 2020 dari kepolisian.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baru Bebas Karena Kasus Sabu-sabu dan Mengaku Kapok, Millen Cyrus Kembali Tersandung Kasus Narkoba

Baru Bebas Karena Kasus Sabu-sabu dan Mengaku Kapok, Millen Cyrus Kembali Tersandung Kasus Narkoba

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Tunanetra Tabrak Truk di Trotoar | PSI Disebut Cari Panggung

[POPULER JABODETABEK] Tunanetra Tabrak Truk di Trotoar | PSI Disebut Cari Panggung

Megapolitan
Tiga Hari Vaksinasi Covid-19 untuk Wartawan...

Tiga Hari Vaksinasi Covid-19 untuk Wartawan...

Megapolitan
Mayat Mengambang di Kali Pesanggrahan Tanpa Identitas, Diperkirakan Berusia 45-50 Tahun

Mayat Mengambang di Kali Pesanggrahan Tanpa Identitas, Diperkirakan Berusia 45-50 Tahun

Megapolitan
Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Megapolitan
Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Megapolitan
UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

Megapolitan
Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Megapolitan
Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Megapolitan
Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Megapolitan
Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Megapolitan
Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Megapolitan
Langgar Aturan PPKM, 2 Tempat Karaoke di Jakarta Barat Disegel

Langgar Aturan PPKM, 2 Tempat Karaoke di Jakarta Barat Disegel

Megapolitan
Bupati Kepulauan Seribu: Destinasi Wisata Kampung Jepang Siap Dibangun di Untung Jawa

Bupati Kepulauan Seribu: Destinasi Wisata Kampung Jepang Siap Dibangun di Untung Jawa

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X