PSBB Transisi di Jakarta, Taman Bintaro Rorotan Kembali Dibuka

Kompas.com - 12/10/2020, 19:24 WIB
Suku Dinas Pertamanan dan Kehutanan Kota Jakarta Utara membuka kembali Taman Maju Bersama (TMB) yang berlokasi di RW 08 Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara. Dibukanya taman tersebut bersamaan dengan penetapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi jilid 2 yang diberlakukan Senin (12/10/2020). Dokumentasi Sudin Pertamanan dan Kehutanan Jakarta UtaraSuku Dinas Pertamanan dan Kehutanan Kota Jakarta Utara membuka kembali Taman Maju Bersama (TMB) yang berlokasi di RW 08 Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara. Dibukanya taman tersebut bersamaan dengan penetapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi jilid 2 yang diberlakukan Senin (12/10/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Suku Dinas Pertamanan dan Kehutanan Kota Jakarta Utara membuka kembali Taman Maju Bersama (TMB) Bintaro yang berlokasi di RW 08 Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara.

Dibukanya taman tersebut bersamaan dengan penetapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi jilid 2 sejak Senin (12/10/2020).

Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Administrasi Jakarta Utara, Putut Widya Martata mengatakan, TMB Bintaro dibuka karena masuk dalam zona hijau penyebaran Covid-19.

Baca juga: Resepsi Masih Dilarang Selama PSBB Transisi, Hanya Boleh Acara Akad Nikah Maksimal 30 Orang

"Di Jakarta Utara baru Taman Bintaro saja yang mulai beroperasi karena berada di zona hijau," ujar Putut dalam keterangan yang diterima, Senin.

Hanya saja, kata Putut, untuk kapasitas masyarakat yang ingin bermain akan dibatasi hingga mencapai 50 persen.

"Kemudian dilarang masuk bagi anak yang berusia di bawah 9 tahun dan lansia, jam operasional hanya sampai pukul 17.00 WIB dan hal lainnya," katanya.

Di tengah pembukaan taman tersebut, petugas juga menyediakan layanan protokol kesehatan. Salah satunya tempat cuci tangan untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19.

Baca juga: Sejumlah Prosedur yang Harus Dipenuhi Manajemen Bioskop agar Bisa Beroperasi Saat PSBB Transisi

Masyarakat yang akan masuk ke taman diimbau untuk selalu menggunakan masker dan menjaga jarak.

"Nanti akan dievaluasi lagi apabila kondisinya aman dari kasus COVID-19 maka bisa kita usulkan kembali beberapa taman lainnya," katanya.

Putut menegaskan, petugas akan disiagakan untuk menjaga pintu masuk agar dapat mendata dan memeriksa kepatuhan pengunjung.

"Kalau mereka datang tidak pakai masker atau melanggar ketentuan lainnya maka tidak diperbolehkan masuk ke area taman," tutupnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Penyintas Covid-19, Kehilangan Kakak hingga Puji Syukur Bisa Bernapas

Kisah Penyintas Covid-19, Kehilangan Kakak hingga Puji Syukur Bisa Bernapas

Megapolitan
UPDATE 27 Januari: Ada 1.836 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 22.301 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 27 Januari: Ada 1.836 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 22.301 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE 27 Januari: Ada 100 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel, 2 Pasien Meninggal

UPDATE 27 Januari: Ada 100 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel, 2 Pasien Meninggal

Megapolitan
Dinkes DKI Temukan 592 Klaster Keluarga Pascalibur Natal-Tahun Baru, 1.265 Orang Positif Covid-19

Dinkes DKI Temukan 592 Klaster Keluarga Pascalibur Natal-Tahun Baru, 1.265 Orang Positif Covid-19

Megapolitan
Alat Medis Belum Ada, Pemanfaatan RSU Pakulonan Tangsel untuk Pasien Covid-19 Molor hingga Februari

Alat Medis Belum Ada, Pemanfaatan RSU Pakulonan Tangsel untuk Pasien Covid-19 Molor hingga Februari

Megapolitan
Vaksinasi Tahap Kedua Dimulai Besok, 9.150 Nakes di Kota Bogor Siap Disuntik

Vaksinasi Tahap Kedua Dimulai Besok, 9.150 Nakes di Kota Bogor Siap Disuntik

Megapolitan
Kasus Prostitusi di Sunter, 4 Anak 'Dijual' Rp 20 Juta

Kasus Prostitusi di Sunter, 4 Anak "Dijual" Rp 20 Juta

Megapolitan
Selama PPKM Jilid I, 95 Orang dan 4 Usaha di Kota Tangerang Didenda karena Langgar Prokes

Selama PPKM Jilid I, 95 Orang dan 4 Usaha di Kota Tangerang Didenda karena Langgar Prokes

Megapolitan
Kapolri Sebut Polantas Tak Lagi Menilang, Warga: Tilang Elektronik Lebih Menakutkan

Kapolri Sebut Polantas Tak Lagi Menilang, Warga: Tilang Elektronik Lebih Menakutkan

Megapolitan
Beda Cara Anies dan Riza Patria Pandang Angka Kematian akibat Covid-19 di Jakarta...

Beda Cara Anies dan Riza Patria Pandang Angka Kematian akibat Covid-19 di Jakarta...

Megapolitan
4 Anak yang Terlibat Prostitusi Digerebek bersama Seorang Pria di Hotel Kawasan Sunter

4 Anak yang Terlibat Prostitusi Digerebek bersama Seorang Pria di Hotel Kawasan Sunter

Megapolitan
Selama Pandemi, 87 Penghuni Apartemen Kalibata City Positif Covid-19

Selama Pandemi, 87 Penghuni Apartemen Kalibata City Positif Covid-19

Megapolitan
Jaksa: Eksepsi Kuasa Hukum John Kei Hanya Didasari Asumsi

Jaksa: Eksepsi Kuasa Hukum John Kei Hanya Didasari Asumsi

Megapolitan
IDI Usul Pasien Covid-19 Gejala Ringan Dirawat di Rumah dengan Pengawasan Dokter

IDI Usul Pasien Covid-19 Gejala Ringan Dirawat di Rumah dengan Pengawasan Dokter

Megapolitan
RSUD Depok Akan Tambah Lagi ICU dan Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 Bulan Depan

RSUD Depok Akan Tambah Lagi ICU dan Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 Bulan Depan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X