7.000-an Pemilih Tetap di Pilkada Depok Belum Rekam Data E-KTP

Kompas.com - 13/10/2020, 09:03 WIB
Ilustrasi pemungutan suara: Warga memberikan suara saat simulasi pemungutan suara di TPS Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (3/3/2013).   TRIBUNNEWS/HERUDIN Ilustrasi pemungutan suara: Warga memberikan suara saat simulasi pemungutan suara di TPS Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (3/3/2013).

DEPOK, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok menyebut ada 7.113 pemilih yang telah tercatat dalam 1.229.232 daftar pemilih tetap (DPT) untuk Pilkada Depok masih terkendala kepemilikan KTP elektronik ( e-KTP).

Anggota KPU Kota Depok Divisi Program, Data, dan Informasi, Jayadin menyampaikan, mereka yang masih terkendala kepemilikan e-KTP bukan hanya para pemilih baru.

"Sebetulnya bukan hanya pemilih pemula yang belum melakukan perekaman e-KTP. Orang-orang lama juga sulit untuk melakukan perekaman," kata Jayadin kepada wartawan pada Senin (12/10/2020).

"Tetapi, memang didominasi oleh pemilih baru, yang mencapai usia 17 tahunnya nanti sebelum tanggal 9 Desember (hari pemungutan suara)," tambahnya.

Baca juga: KPU Tetapkan DPT di Pilkada Depok 1.229.362 Pemilih

Masalah ini menjadi pekerjaan bagi para penyelenggara Pilkada Depok, guna meyakinkan 7.113 orang itu mau segera merekam data diri untuk membuat e-KTP.

Pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok disebut siap memfasilitasinya.

"Kami lakukan koordinasi terus dengan Disdukcapil Kota Depok untuk melakukan perekaman di kelurahan dan kecamatan. Informasi yang kami dapatkan dari disdukcapil, mereka membuka waktu di hari-hari libur seperti hari Sabtu," jelas Jayadin.

"Sehingga, masyarakat yang libur di hari Sabtu bisa menggunakan waktunya untuk datang ke kelurahan melakukan perekaman," tambahnya.

Baca juga: Janji Pasangan Calon dan Pelanggaran Protokol Kesehatan Saat Kampanye Pilkada Depok

Jayadin melanjutkan, jika pemilih tetap belum bisa memperoleh e-KTP secara fisik sampai diselenggarakannya pemungutan suara pada 9 Desember mendatang, pemilih dapat memintakan dibuat surat keterangan dari disdukcapil.

"Kalau dia belum bisa tercetak e-KTP-nya, bikin surat keterangan dari Disdukcapil. Tapi kemarin kami koordinasi dengan Disdukcapil, Disdukcapil siap memfasilitasi untuk melakukan pencetakan terhadap penduduk yang belum mempunyai e-KTP," tutupnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Pengemudi Ojol Jotos Karyawan Toko Roti di Pondok Gede

Seorang Pengemudi Ojol Jotos Karyawan Toko Roti di Pondok Gede

Megapolitan
Polisi Periksa RT hingga Camat Tanah Abang Terkait Kerumunan di Acara Rizieq

Polisi Periksa RT hingga Camat Tanah Abang Terkait Kerumunan di Acara Rizieq

Megapolitan
Polisi Pastikan Rizieq Shihab Akan Dites Swab Sebelum Diperiksa soal Kerumunan di Petamburan

Polisi Pastikan Rizieq Shihab Akan Dites Swab Sebelum Diperiksa soal Kerumunan di Petamburan

Megapolitan
Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Bekasi Tembus 10.000, KBM Tatap Muka Tetap Jalan

Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Bekasi Tembus 10.000, KBM Tatap Muka Tetap Jalan

Megapolitan
Pemkot Jaktim Bakal Terus Bangun Bank Sampah di Tiap RW

Pemkot Jaktim Bakal Terus Bangun Bank Sampah di Tiap RW

Megapolitan
UPDATE 30 November: 10.112 Pasien Covid-19 Dirawat di Jakarta

UPDATE 30 November: 10.112 Pasien Covid-19 Dirawat di Jakarta

Megapolitan
Komisi A DPRD DKI Sebut Pencopotan Wali Kota Jakarta Pusat Sudah Sesuai Aturan

Komisi A DPRD DKI Sebut Pencopotan Wali Kota Jakarta Pusat Sudah Sesuai Aturan

Megapolitan
Surat Suara yang Diterima KPU Tangsel Kurang 1.035 Lembar

Surat Suara yang Diterima KPU Tangsel Kurang 1.035 Lembar

Megapolitan
Direksi RS Ummi dan MER-C Penuhi Panggilan Polisi soal Kontroversi Tes Swab Rizieq Shihab

Direksi RS Ummi dan MER-C Penuhi Panggilan Polisi soal Kontroversi Tes Swab Rizieq Shihab

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Tambah Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Stadion Patriot

Pemkot Bekasi Akan Tambah Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Stadion Patriot

Megapolitan
854 Surat Suara Pilkada Tangsel Cacat, Bakal Dimusnahkan Jelang Pencoblosan

854 Surat Suara Pilkada Tangsel Cacat, Bakal Dimusnahkan Jelang Pencoblosan

Megapolitan
Polisi Tangkap Komplotan Begal Pesepeda, Pemimpinnya Ditembak Mati

Polisi Tangkap Komplotan Begal Pesepeda, Pemimpinnya Ditembak Mati

Megapolitan
Positif Covid-19, Wagub DKI Disebut OTG

Positif Covid-19, Wagub DKI Disebut OTG

Megapolitan
Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Bekasi Tembus 10.000, Pemkot: Tidak Ada Masalah

Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Bekasi Tembus 10.000, Pemkot: Tidak Ada Masalah

Megapolitan
Wisma Atlet Dikhawatirkan Penuh Jika Tak Ada Penurunan Kasus Covid-19

Wisma Atlet Dikhawatirkan Penuh Jika Tak Ada Penurunan Kasus Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X