Mencoba ke Bundaran HI, Massa Dihalau Marinir di Plaza Indonesia

Kompas.com - 13/10/2020, 21:49 WIB
Sejumlah massa yang mencoba masuk ke kawasan Bundaran Hotel Indonesia dari arah Thamrin City dihalau anggota Marinir tepat di samping Plaza Indonesia, Jakarta pada Selasa (13/10/2020) pukul 21.15 WIB. KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJOSejumlah massa yang mencoba masuk ke kawasan Bundaran Hotel Indonesia dari arah Thamrin City dihalau anggota Marinir tepat di samping Plaza Indonesia, Jakarta pada Selasa (13/10/2020) pukul 21.15 WIB.

JAKARTA, KOMPAS.com - Massayang mencoba masuk ke kawasan Bundaran Hotel Indonesia dari arah Thamrin City dihalau anggota Marinir tepat di samping Plaza Indonesia, Jakarta pada Selasa (13/10/2020) pukul 21.15 WIB.

Massa sempat bernyanyi lagu Indonesia Pusaka sambil berjalan kaki.

Pantauan Kompas.com, sejumlah anggota Marinir keluar dari area pintu selatan Plaza Indonesia.

Mereka mengimbau massa untuk kembali ke rumah masing-masing.

“Ayo pulang-pulang, dik. Kasihan pedagangnya, sudah malam,” kata seorang anggota Marinir sambil menghalau massa.

Baca juga: Demo Tolak UU Cipta Kerja Berujung Ricuh, Pekerja di Jakpus Khawatir untuk Pulang

Sejumlah anggota Marinir sempat terlihat merangkul massa sambil mengimbau untuk kembali ke rumah masing-masing.

Massa kemudian perlahan berbalik badan dan kembali menuju arah Thamrin City.

Ada beberapa orang yang terlihat mencium tangan anggota Marinir. Beberapa orang lainnya berteriak meminta rokok.

“Pak bagi rokok Pak. Asem nih,” ujar salah satu orang.

Massa tersebut terlihat masih remaja. Massa terpantau berjalan kaki dari arah Tanah Abang menuju Plaza Indonesia melewati Jalan KH. Mas Mansyur.

Anggota Marinir kemudian berhenti setelah menghalau massa sekitar 75 meter.  Anggota Marinir kemudian kembali ke arah Plaza Indonesia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Muncul Rencana PSI Interpelasi Anies soal Banjir, Apa Maknanya?

Muncul Rencana PSI Interpelasi Anies soal Banjir, Apa Maknanya?

Megapolitan
UPDATE 25 Februari: Ada 40 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, Totalnya 7.145

UPDATE 25 Februari: Ada 40 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, Totalnya 7.145

Megapolitan
Musnahkan 3.140 Botol Miras, Wali Kota Tangerang: Peredaran Miras di Kota Tangerang Ilegal

Musnahkan 3.140 Botol Miras, Wali Kota Tangerang: Peredaran Miras di Kota Tangerang Ilegal

Megapolitan
Komplotan Pengedar Narkoba yang Ditangkap Hendak Edarkan Sabu Asal Malaysia di Lombok

Komplotan Pengedar Narkoba yang Ditangkap Hendak Edarkan Sabu Asal Malaysia di Lombok

Megapolitan
Mayat Perempuan Dalam Plastik Sampah di Bogor Teridentifikasi, Korban adalah Pelajar SMA

Mayat Perempuan Dalam Plastik Sampah di Bogor Teridentifikasi, Korban adalah Pelajar SMA

Megapolitan
Terdampak Banjir Kabupaten Bekasi, 2 Jalur KA antara Stasiun Kedunggedeh-Lemah Abang Selesai Diperbaiki

Terdampak Banjir Kabupaten Bekasi, 2 Jalur KA antara Stasiun Kedunggedeh-Lemah Abang Selesai Diperbaiki

Megapolitan
Berkaca dari Lokasi Penembakan di Cengkareng, Kasatpol PP DKI Minta Warga Laporkan Pelanggaran Prokes

Berkaca dari Lokasi Penembakan di Cengkareng, Kasatpol PP DKI Minta Warga Laporkan Pelanggaran Prokes

Megapolitan
Iming-imingi Uang Rp 500.000, WNA Cabuli Remaja hingga 4 Kali

Iming-imingi Uang Rp 500.000, WNA Cabuli Remaja hingga 4 Kali

Megapolitan
12.000 Lansia di Mampang Prapatan Akan Divaksinasi, Puskesmas Tunggu Vaksin Covid-19 dari Kemenkes

12.000 Lansia di Mampang Prapatan Akan Divaksinasi, Puskesmas Tunggu Vaksin Covid-19 dari Kemenkes

Megapolitan
BPPT: Tak Ada Penumpukan Awan di Jabodetabek Setelah Modifikasi Cuaca, Curah Hujan Menurun

BPPT: Tak Ada Penumpukan Awan di Jabodetabek Setelah Modifikasi Cuaca, Curah Hujan Menurun

Megapolitan
PSI Ingin Interpelasi Anies soal Banjir, Wakil Ketua Fraksi Demokrat: Saya Pribadi Tak Setuju

PSI Ingin Interpelasi Anies soal Banjir, Wakil Ketua Fraksi Demokrat: Saya Pribadi Tak Setuju

Megapolitan
PSI Ingin Interpelasi Anies soal Banjir, Fraksi PDI-P Sebut Mending Evaluasi Teknis bersama SKPD

PSI Ingin Interpelasi Anies soal Banjir, Fraksi PDI-P Sebut Mending Evaluasi Teknis bersama SKPD

Megapolitan
Cegah Banjir di Jabodetabek, 16,4 Ton Garam Telah Ditebar dari Atas Perairan Selat Sunda

Cegah Banjir di Jabodetabek, 16,4 Ton Garam Telah Ditebar dari Atas Perairan Selat Sunda

Megapolitan
Bela Anies, Fraksi PKS Nilai Interpelasi yang Diajukan PSI Hanya Pencitraan

Bela Anies, Fraksi PKS Nilai Interpelasi yang Diajukan PSI Hanya Pencitraan

Megapolitan
Fraksi PSI Cari 'Teman' untuk Interpelasi Anies soal Banjir Jakarta

Fraksi PSI Cari "Teman" untuk Interpelasi Anies soal Banjir Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X