Kompas.com - 14/10/2020, 05:39 WIB
Usai Rapat Koordinasi di Mapolda Jabar, Senin (12/10/2020), di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut untuk pertama kalinya zona merah di jabar hanya tiga daerah, yakni Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi dan Kuningan, sementara Jabodetabek membaik dan tidak ada zona merah. KOMPAS.COM/AGIE PERMADIUsai Rapat Koordinasi di Mapolda Jabar, Senin (12/10/2020), di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut untuk pertama kalinya zona merah di jabar hanya tiga daerah, yakni Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi dan Kuningan, sementara Jabodetabek membaik dan tidak ada zona merah.

DEPOK, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebutkan, Kota Depok akan jadi salah satu wilayah prioritas vaksinasi Covid-19.

Meski demikian, ia menggarisbawahi bahwa vaksinasi akan dilakukan secara bertahap dengan menyasar beberapa kalangan rentan terlebih dulu.

"Saya sudah mengusulkan ke pemerintah pusat bahwa pertama warganya yang dapat vaksin itu adalah warga Depok," kata pria yang akrab disapa Emil itu dalam lawatannya ke Depok, Selasa (13/10/2020).

"Cuma tetap tidak bisa langsung 100 persen, harus bertahap dulu dari kelompok yang paling riskan, seperti tenaga kesehatan, TNI/Polri, wartawan, kemudian masuk ke kelompok kedua, dan seterusnya," jelasnya.

Emil melanjutkan, vaksin yang ia maksud barusan adalah vaksinasi tahap satu yang direncanakan pemerintah dengan membeli vaksin dari mancanegara.

Baca juga: 1,2 Juta Penduduk Kabupaten Bogor akan Disuntik Vaksin Covid-19, Siapa Saja?

Sebagai informasi, vaksinasi ini menuai kritik keras dari kalangan kesehatan karena belum ada bukti bahwa vaksin tersebut aman dikonsumsi.

"Apakah yakin bawa vaksin ini efektif dan aman? Mana bukti ilmiahnya? Itu kan tidak pernah dibicarakan secara terbuka," ungkap epidemiolog Universitas Indonesia, Pandu Riono dilansir GridHealth, Senin (12/10/2020) sore.

"Yang bicara kan malah orang-orang bukan ilmu kesehatan, Kemenko Maritim, (menteri) Airlangga. Kita dunia kesehatan harus diajak bicara. Tidak bisa dipaksakan, memangnya (vaksin) ini efektif dan aman? Tidak ada efek samping? Mana studinya? Mana hasilnya?" sambung Pandu.

Meski begitu, Emil tetap memohon doa agar vaksinasi bisa segera dilakukan. Selain Depok, warga di region Bogor dan Bekasi juga rencananya masuk dalam kelompok prioritas vaksinasi Covid-19.

Baca juga: Relawan Sakit, Johnson & Johnson Hentikan Sementara Uji Coba Vaksin Corona

"Ini rasa sayang kita kepada warga Depok. Karena Bodebek (Bogor, Depok, Bekasi) menyumbang kasus harian Jawa Baray yang paling banyak. Itu realitanya. Jadi nanti Bodebek didahulukan," paparnya.

Hingga data diperbarui kemarin, Pemerintah Kota Depok telah melaporkan total 5.717 kasus positif Covid-19, tertinggi di Jawa Barat dan Bodetabek.

Dari jumlah itu, sebanyak 1.509 di antaranya masih ditangani saat ini, baik dirawat di rumah sakit atau isolasi mandiri di rumah masing-masing.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gedung Blok C Pasar Minggu Terbakar, Damkar: Tergolong Kebakaran Besar

Gedung Blok C Pasar Minggu Terbakar, Damkar: Tergolong Kebakaran Besar

Megapolitan
Wagub DKI Sampaikan Ucapan Selamat Beribadah Puasa kepada Pembaca Kompas.com

Wagub DKI Sampaikan Ucapan Selamat Beribadah Puasa kepada Pembaca Kompas.com

Megapolitan
UPDATE 12 April: Tambah 19 Kasus di Kota Tangerang, 230 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 12 April: Tambah 19 Kasus di Kota Tangerang, 230 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Sidang Kasus Kerumunan Rizieq Shihab Dilanjutkan Senin Pekan Depan

Sidang Kasus Kerumunan Rizieq Shihab Dilanjutkan Senin Pekan Depan

Megapolitan
UPDATE 12 April: Kabupaten Bekasi Catat 13 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 12 April: Kabupaten Bekasi Catat 13 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Sudin Pertamanan Jaksel Sebar Tim Khusus untuk Antisipasi Pohon Tumbang

Sudin Pertamanan Jaksel Sebar Tim Khusus untuk Antisipasi Pohon Tumbang

Megapolitan
UPDATE 12 April: Depok Catat 89 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 12 April: Depok Catat 89 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Anies Larang Live Music di Restoran dan Kafe Selama Ramadhan

Anies Larang Live Music di Restoran dan Kafe Selama Ramadhan

Megapolitan
Anies Larang Bar di Restoran dan Rumah Makan Beroperasi Selama Ramadhan

Anies Larang Bar di Restoran dan Rumah Makan Beroperasi Selama Ramadhan

Megapolitan
Tarawih Perdana di Masjid Raya Al Azhom Kota Tangerang, Penerapan Prokes secara Ketat

Tarawih Perdana di Masjid Raya Al Azhom Kota Tangerang, Penerapan Prokes secara Ketat

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Kemungkinan Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Kemungkinan Hujan

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Jadwal Imsakiyah, Buka Puasa, dan Waktu Shalat di DKI Jakarta | Kesaksian Sopir Transjakarta yang Tabrak Pelajar hingga Tewas

[POPULER JABODETABEK] Jadwal Imsakiyah, Buka Puasa, dan Waktu Shalat di DKI Jakarta | Kesaksian Sopir Transjakarta yang Tabrak Pelajar hingga Tewas

Megapolitan
Kisah Pilu Ariah di Balik Legenda Si Manis Jembatan Ancol

Kisah Pilu Ariah di Balik Legenda Si Manis Jembatan Ancol

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya, 13 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya, 13 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Depok Hari Ini, 13 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Depok Hari Ini, 13 April 2021

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X