Sudin Bina Marga Jakpus Perbaiki MCB yang Dirusak Pedemo Tolak UU Cipta Kerja

Kompas.com - 14/10/2020, 08:21 WIB
Demonstrasi menolak UU Cipta Kerja di Patung Kuda, Jakarta, Selasa (13/10/2020). Demonstrasi berakhir ricuh. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMODemonstrasi menolak UU Cipta Kerja di Patung Kuda, Jakarta, Selasa (13/10/2020). Demonstrasi berakhir ricuh.

JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja pada Selasa (13/10/2020) kemarin meninggalkan sejumlah kerusakan.

Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Pusat Rakim Sastranegara mengatakan, kerusakan jalan yang ditimbulkan akibat demo berakibat pada rusak dan tergulingnya movable concrete barrier (MCB) atau pembatas jalur.

Rakim mengaku sudah mendata dan memperbaiki MCB yang rusak. Mayoritas mengalami rusak ringan karena dijatuhkan oleh massa pedemo.

Dia mengatakan, sesaat setelah massa pedemo berhasil dipukul mundur, pihaknya segera mendata dan memperbaiki MCB yang mengalami kerusakan.

Baca juga: Fasilitas Stasiun dan Halte yang Dirusak Saat Demo Penolakan UU Cipta Kerja Kini Bisa Digunakan Kembali

"Kurang lebih 20 buah di depan Indosat, di depan Majapahit kurang lebih 17 buah, di Usman Harun kurang lebih 20," kata Rakim kepada Kompas.com, Rabu (14/3/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perbaikan yang dilakukan oleh Sudin Bina Marga Jakarta Pusat sudah diselesaikan Selasa malam pukul 20.30 WIB.

"Kerusakan MCB ada yang terguling di depan Patung Kuda, sudah diperbaiki tadi malam, di Usman Harun sudah diperbaiki juga sama Bina Marga," ucap Rakim.

Rakim menjelaskan, kerusakan MCB juga terjadi di Jalan Majapahit dan kini sudah diperbaiki.

Pagi ini, Rakim mengatakan, pihaknya kembali menyisir lokasi demonstrasi untuk memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan akibat aksi unjuk rasa.

Baca juga: Separator Transjakarta yang Dirusak Saat Demo Kemarin Sudah Diperbaiki

"Kalau ada (kerusakan) kami akan langsung sigap membenahi fasilitas yang mengalami kerusakan atau pergeseragn atau tidak sesuai kondisi," tutur dia.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masyarakat Bisa Pakai Nopol RFS seperti Mobil Rachel Vennya, Ini Penjelasan Polisi

Masyarakat Bisa Pakai Nopol RFS seperti Mobil Rachel Vennya, Ini Penjelasan Polisi

Megapolitan
APBD Perubahan DKI Jakarta 2021 Disahkan Rp 79,89 Triliun

APBD Perubahan DKI Jakarta 2021 Disahkan Rp 79,89 Triliun

Megapolitan
Polisi Tangkap WN Nigeria, Tipu Korban Rp 185 Juta Modus Jual Black Dollar

Polisi Tangkap WN Nigeria, Tipu Korban Rp 185 Juta Modus Jual Black Dollar

Megapolitan
Hujan Deras dan Angin Kencang, Pohon Tumbang di Pujasera Cipondoh

Hujan Deras dan Angin Kencang, Pohon Tumbang di Pujasera Cipondoh

Megapolitan
Pemuda di Depok Tewas Setelah Pertahankan Handphone dari Komplotan Begal

Pemuda di Depok Tewas Setelah Pertahankan Handphone dari Komplotan Begal

Megapolitan
8 Pelajar Tawuran di Kembangan Ditangkap: Bacok hingga Lindas Lawan

8 Pelajar Tawuran di Kembangan Ditangkap: Bacok hingga Lindas Lawan

Megapolitan
3 Kasus Pencabulan terhadap Anak Terjadi di Kembangan Dalam Sepekan

3 Kasus Pencabulan terhadap Anak Terjadi di Kembangan Dalam Sepekan

Megapolitan
23 Warga Koja Keracunan Usai Makan Nasi Kotak Berlogo Partainya, PSI Minta Maaf

23 Warga Koja Keracunan Usai Makan Nasi Kotak Berlogo Partainya, PSI Minta Maaf

Megapolitan
Hari Buruk Angkutan Massal Jakarta: Kecelakaan Transjakarta dan LRT

Hari Buruk Angkutan Massal Jakarta: Kecelakaan Transjakarta dan LRT

Megapolitan
PT INKA: Tabrakan LRT Terindikasi Masinis Tak Kurangi Kecepatan Kereta

PT INKA: Tabrakan LRT Terindikasi Masinis Tak Kurangi Kecepatan Kereta

Megapolitan
Duit Rp 379 M Per Tahun dari Pemprov DKI Digunakan untuk Uang Bau hingga Infrastruktur di Bekasi

Duit Rp 379 M Per Tahun dari Pemprov DKI Digunakan untuk Uang Bau hingga Infrastruktur di Bekasi

Megapolitan
Pemkot Bekasi Lanjutkan Kerja Sama Pengelolaan TPST Bantar Gebang dengan DKI hingga 2026

Pemkot Bekasi Lanjutkan Kerja Sama Pengelolaan TPST Bantar Gebang dengan DKI hingga 2026

Megapolitan
Merasa Tertipu Investasi Crypto hingga Rp 325 Juta, Seorang Wanita di Bekasi Lapor Polisi

Merasa Tertipu Investasi Crypto hingga Rp 325 Juta, Seorang Wanita di Bekasi Lapor Polisi

Megapolitan
Pegawai Curi 46 Ton Ikan Dori dan Cumi, Kerugian Perusahaan Capai Rp 3,6 Miliar

Pegawai Curi 46 Ton Ikan Dori dan Cumi, Kerugian Perusahaan Capai Rp 3,6 Miliar

Megapolitan
Polisi Tahan Pelaku Eksibisionis di Dekat Stasiun Sudirman

Polisi Tahan Pelaku Eksibisionis di Dekat Stasiun Sudirman

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.