Kala Siti Nur Azizah-Ruhamaben Umbar Janji Bagi-bagi Insentif jika Menangi Pilkada Tangsel 2020

Kompas.com - 15/10/2020, 08:02 WIB
Siti Nur Azizah (kiri) dan Ruhamaben saat mendatangi lokasi pengundian nomor urut pasangan calon Pilkada Tangerang Selatan 2020 di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (24/9/2020) KOMPAS.com/Tria SutrisnaSiti Nur Azizah (kiri) dan Ruhamaben saat mendatangi lokasi pengundian nomor urut pasangan calon Pilkada Tangerang Selatan 2020 di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (24/9/2020)
|


JAKARTA.KOMPAS.com - Paslon nomor 02, Siti Nur Azizah-Ruhamaben telah memaparkan visi-misi mereka andai terpilih menjadi pemimpin Kota Tangerang Selatan untuk satu periode ke depan.

Dalan pemaparannya pada Rabu, (14/10/2020), pasangan calon wali kota dan wakil wali kota ini memberikan beberapa janji kepada warga. Salah satu janji yang diumbar adalah memberi insentif kepada tiap lapisan masyarakat.

Insentif itu berkisar Rp 600.000 hingga Rp 100 juta, untuk bulanan sampai tahunan.

Kompas.com merangkum beberapa janji manis pasangan ini, khususnya yang terkait dengan pemberian insentif kepada warga andai mereka memenangi Pilkada Tangerang Selatan 2020.

1. RT diberi gaji Rp 1.000.000 per bulan

Ruhamaben mengatakan, jika terpilih, dia dan Nur Azizah menyiapkan dana segar sebesar Rp 1.000.000 per bulan untuk para ketua RT di Tangsel. Dana tersebut dirasa perlu karena peran RT sangat krusial di tengah masyarakat.

RT dianggap mengetahui betul rentang kondisi masyarakat, mulai dari segi ekonomi dan kesehatan.

Hal tersebut dapat membantu pemerintah pusat memantau masyarakat secara luas.

Baca juga: Siti Nur Azizah-Ruhamaben Janjikan Insentif Rp 1 Juta Per Bulan untuk Tiap RT di Tangsel

"Kita memahami peran RT dan RW sangat penting karena mereka denyut nadi masyarakat, mereka tahu kondisi masyarakat saat ini. Makanya kita juga akan siapkan aplikasi untuk para RT agar bisa melaporkan dengan mudah. Kita juga siapkan dana insentif bagi mereka yaitu Rp 1 juta per bulan,” ucap dia.

2. Dana Rp 100 juta untuk RW per tahun

Jika terpilih, Nur Azizah-Ruhamaben juga akan menyiapkan dana Rp 100 juta untuk setiap RW yang memiliki ide kegiatan meningkatkan kegiatan ekonomi dan kebersihan lingkungan.

"Maka kita ingin memberikan intensif untuk RW-RW kita, untuk mengusulkan kegiatan-kegiatan, tapi bisa kita batasi dalam tiga hal, permasalahan dalam persampahan, perekonomian, dan lingkungan hidup,” kata Ruhamaben.

Baca juga: Siti Nur Azizah-Ruhamaben Janji Beri Rp 100 Juta Per RW Setiap Tahun jika Menang Pilkada Tangsel

"Kita dorong mereka melakukan pembangunan dengan plafon Rp 100 juta per RW per tahunnya,” ucap dia.

3. Majelis taklim akan dapat dana tahunan

Selain kepada masyarakat umum, kegiatan majelis taklim tak luput dari janji pemberian insentif oleh Nur Azizah dan Ruhamaben.

Majelis taklim akan mendapatkan dana sebesar Rp 1.000.000 per tahun. Sebab, kegiatan majelis taklim telah memberikan dampak positif untuk warga Tangsel.

Baca juga: Siti Nur Azizah-Ruhamaben Juga Janji Beri Rp 1 Juta untuk Majelis Taklim jika Menang Pilkada Tangsel

“Kami akan berikan dana Majelis Taklim Rp 1 juta per tahun karena kami melihat banyak peran Majelis Taklim Kota Tangerang Selatan. Banyak kegiatan religiusnya yang ditopang kegiatan Majelis Taklim yang dilakukan ibu-ibu,” kata Ruhamaben.

4. Guru dapat tambahan uang sebesar Rp 600.000 per bulan

Tenaga pendidik juga tak luput dari perhatian Nur Azizah dan Ruhamaben. Menurut mereka, banyak guru yang nasibnya kurang diperhatikan pemerintah. Padahal masa depan anak-anak Tangsel berada di pundak mereka.

Karena itu, andai terpilih nanti, Nur Azizah dan Ruhamaben menjanjikan insentif Rp 600.000 per bulan untuk para guru sebagai bentuk penghargaan.

Baca juga: Jika Menang di Pilkada Tangsel, Siti Nur Azizah-Ruhamaben Beri Insentif untuk Guru Rp 600.000 per Bulan

"Jadi kita akan berikan insentif bagi guru-guru madrasah dan swasta Rp 600.000 per bulan. Itu sebagai salah satu bentuk apresiasi kita kepada tenaga pendidik yang sudah mengembangakan SDM di Kota Tangerang Selatan,” ucap Ruhamaben.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nekat Buka Selama PPKM, Kolam Renang hingga Tempat Fitnes di Kota Tangerang Ditutup

Nekat Buka Selama PPKM, Kolam Renang hingga Tempat Fitnes di Kota Tangerang Ditutup

Megapolitan
Wagub DKI Klaim Penanganan Covid-19 di Jakarta Cukup Baik sehingga Angka Kematian Turun, Ini Faktanya

Wagub DKI Klaim Penanganan Covid-19 di Jakarta Cukup Baik sehingga Angka Kematian Turun, Ini Faktanya

Megapolitan
Update Covid-19 di Kota Tangerang: Ada 72 Kasus Baru, Totalnya 5.793

Update Covid-19 di Kota Tangerang: Ada 72 Kasus Baru, Totalnya 5.793

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Siapkan 6 Lokasi Baru untuk Tampung Jenazah Pasien Covid-19

Pemprov DKI Jakarta Siapkan 6 Lokasi Baru untuk Tampung Jenazah Pasien Covid-19

Megapolitan
IDI Tangsel Sebut Proses Penambahan Kapasitas Rumah Lawan Covid-19 Harus Dikebut

IDI Tangsel Sebut Proses Penambahan Kapasitas Rumah Lawan Covid-19 Harus Dikebut

Megapolitan
Kisah Penyintas Covid-19, Kehilangan Kakak hingga Puji Syukur Bisa Bernapas

Kisah Penyintas Covid-19, Kehilangan Kakak hingga Puji Syukur Bisa Bernapas

Megapolitan
UPDATE 27 Januari: Ada 1.836 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 22.301 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 27 Januari: Ada 1.836 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 22.301 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE 27 Januari: Ada 100 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel, 2 Pasien Meninggal

UPDATE 27 Januari: Ada 100 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel, 2 Pasien Meninggal

Megapolitan
Dinkes DKI Temukan 592 Klaster Keluarga Pascalibur Natal-Tahun Baru, 1.265 Orang Positif Covid-19

Dinkes DKI Temukan 592 Klaster Keluarga Pascalibur Natal-Tahun Baru, 1.265 Orang Positif Covid-19

Megapolitan
Alat Medis Belum Ada, Pemanfaatan RSU Pakulonan Tangsel untuk Pasien Covid-19 Molor hingga Februari

Alat Medis Belum Ada, Pemanfaatan RSU Pakulonan Tangsel untuk Pasien Covid-19 Molor hingga Februari

Megapolitan
Vaksinasi Tahap Kedua Dimulai Besok, 9.150 Nakes di Kota Bogor Siap Disuntik

Vaksinasi Tahap Kedua Dimulai Besok, 9.150 Nakes di Kota Bogor Siap Disuntik

Megapolitan
Kasus Prostitusi di Sunter, 4 Anak 'Dijual' Rp 20 Juta

Kasus Prostitusi di Sunter, 4 Anak "Dijual" Rp 20 Juta

Megapolitan
Selama PPKM Jilid I, 95 Orang dan 4 Usaha di Kota Tangerang Didenda karena Langgar Prokes

Selama PPKM Jilid I, 95 Orang dan 4 Usaha di Kota Tangerang Didenda karena Langgar Prokes

Megapolitan
Kapolri Sebut Polantas Tak Lagi Menilang, Warga: Tilang Elektronik Lebih Menakutkan

Kapolri Sebut Polantas Tak Lagi Menilang, Warga: Tilang Elektronik Lebih Menakutkan

Megapolitan
Beda Cara Anies dan Riza Patria Pandang Angka Kematian akibat Covid-19 di Jakarta...

Beda Cara Anies dan Riza Patria Pandang Angka Kematian akibat Covid-19 di Jakarta...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X