Polisi Siapkan Rekayasa Lalin Antisipasi Demo Tolak UU Cipta Kerja di Cempaka Putih

Kompas.com - 15/10/2020, 10:03 WIB
Ditlantas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo Yogo di Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (17/9/2020) KOMPAS.COM/WALDA MARISONDitlantas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo Yogo di Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (17/9/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi telah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk antisipasi aksi unjuk rasa tolak Undang-Undang Cipta Kerja di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (15/10/2020).

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, rekayasa lalin disiapkan karena aksi unjuk rasa yang semula akan digelar di Istana Negara berpindah ke kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

"Mereka (Pedemo) rencananya tidak jadi ke Istana tapi orasi di Cempaka Putih," ujar Sambodo saat dikonfirmasi, Kamis.

Baca juga: Polda Metro: 10 Pedemo yang Ditangkap Positif Covid-19

Sambodo mengimbau, bagi pengendara untuk dapat mengindari sekitaran lokasi aksi.

"Siang nanti hindari kawasan Simpang Cempaka Putih (Cempaka Mas)," katanya.

Berikut titik rekayasa lalin yang disiapkan:

1. Arus lalin dari arah Cawang, Jalan Ahmad Yani yang akan menuju Pulogadung, Jalan Perintis Kemerdekaan dinaikkan ke flyover ke arah Tanjung Priok, Jalan Yos Sudarso.

2. Arus lalin dari arah Senen, Jalan Letjen Suprapto yang akan menuju Pulogadung, Jalan Perintis Kemerdekaan dibelokkan ke kiri arah Tanjung Priok, Jalan Yos Sudarso.

Baca juga: 3 Peristiwa Ambulans Dipakai Perusuh Saat Demo di Jakarta

3. Arus Lalin dari arah Tanjung Priok, Jalan Yos Sudarso yang akan menuju Senen Jalan Letjen Suprapto dinaikkan flyover arah Cawang Jalan Ahmad Yani.

4. Arus lalin dari arah Pulogadung Jalan Perintis Kemerdekaan yang akan menuju Senen Jalan Letjen Suprapto dibelokkan ke kanan arah Cawang Jalan Ahmad Yani.

Adapun rekayasa lalin bersifat situasional melihat kedatangan dan jumlah massa unjuk rasa yang datang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dituduh Gelapkan Aset Rp 30 Miliar, Pemilik Perusahaan Culik dan Aniaya Direktur

Dituduh Gelapkan Aset Rp 30 Miliar, Pemilik Perusahaan Culik dan Aniaya Direktur

Megapolitan
Museum dan Gedung Pertunjukan Seni Budaya di Jakarta Mulai Dibuka Lagi

Museum dan Gedung Pertunjukan Seni Budaya di Jakarta Mulai Dibuka Lagi

Megapolitan
Polres Jakarta Barat Sita 144 Ton Ganja dari Ladang di Mandailing Natal

Polres Jakarta Barat Sita 144 Ton Ganja dari Ladang di Mandailing Natal

Megapolitan
Fakta Pelecehan oleh Lurah di Bekasi, Pelaku Sebut Bercanda hingga Korban Mengaku Dikunci

Fakta Pelecehan oleh Lurah di Bekasi, Pelaku Sebut Bercanda hingga Korban Mengaku Dikunci

Megapolitan
Hari Ini, 86 Aparat Polres Jakbar Terima Vaksinasi Covid-19

Hari Ini, 86 Aparat Polres Jakbar Terima Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Pedagang Pasar Induk Kramatjati Jalani Vaksinasi, Target 4.300 Orang

Pedagang Pasar Induk Kramatjati Jalani Vaksinasi, Target 4.300 Orang

Megapolitan
Soal Hasil Kajian Penjualan Saham Perusahaan Bir, Pemprov DKI: Begitu Ada Permintaan Resmi, Kami Kirim

Soal Hasil Kajian Penjualan Saham Perusahaan Bir, Pemprov DKI: Begitu Ada Permintaan Resmi, Kami Kirim

Megapolitan
LRT Jakarta Buka Lowongan Pekerjaan untuk 12 Posisi, Ini Panduan Cara Mendaftar

LRT Jakarta Buka Lowongan Pekerjaan untuk 12 Posisi, Ini Panduan Cara Mendaftar

Megapolitan
Pencuri di Perumahan Mewah di Tangsel Ditembak Polisi, Satu Pelaku Kabur

Pencuri di Perumahan Mewah di Tangsel Ditembak Polisi, Satu Pelaku Kabur

Megapolitan
Pemprov DKI Enggan Komentari Status Lahan Rumah DP Rp 0 Terkait Dugaan Korupsi

Pemprov DKI Enggan Komentari Status Lahan Rumah DP Rp 0 Terkait Dugaan Korupsi

Megapolitan
Direktur Diculik Pemilik Perusahaan, Korban Dianiaya dan Disuruh Minum Air Kencing

Direktur Diculik Pemilik Perusahaan, Korban Dianiaya dan Disuruh Minum Air Kencing

Megapolitan
Polisi Tangkap 9 Anggota Mafia Tanah yang Ancam Warga di Kemayoran

Polisi Tangkap 9 Anggota Mafia Tanah yang Ancam Warga di Kemayoran

Megapolitan
Tak Ada Ganjil Genap di Kota Bogor Saat Libur Panjang Akhir Pekan Ini

Tak Ada Ganjil Genap di Kota Bogor Saat Libur Panjang Akhir Pekan Ini

Megapolitan
Komunitas Pesepeda Sebut Masih Ada Jalur Sepeda Kurang Layak di Jakarta

Komunitas Pesepeda Sebut Masih Ada Jalur Sepeda Kurang Layak di Jakarta

Megapolitan
Pemprov DKI Tunggu Pengumuman Resmi KPK untuk Tindak Lanjuti Penonaktifan Dirut Sarana Jaya

Pemprov DKI Tunggu Pengumuman Resmi KPK untuk Tindak Lanjuti Penonaktifan Dirut Sarana Jaya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X