Kota Bogor Dapat Jatah 200.000 Vaksin Covid-19, Bima Arya Sebut Tenaga Medis Jadi Prioritas

Kompas.com - 15/10/2020, 21:42 WIB
Ilustrasi vaksin corona SHUTTERSTOCK/PalSandIlustrasi vaksin corona

BOGOR, KOMPAS.com - Pemerintah menyiapkan 200.000 vaksin yang akan dikirim ke Kota Bogor, Jawa Barat, untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Pemerintah menjadwalkan pemberian vaksin di Kota Hujan itu pada November 2020 mendatang.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengungkapkan, nantinya vaksin tersebut diprioritaskan untuk orang-orang yang memiliki risiko tinggi, seperti tenaga medis dan pelayan publik.

Bima menuturkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor masih menyusun data penerima vaksin tersebut untuk disampaikan kepada Presiden dan Gubernur Jawa Barat.

"Sekitar 20 persen dari jumlah penduduk di Kota Bogor akan menerima vaksinasi pada gelombang pertama," kata Bima, Kamis (15/10/2020).

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Kota Bogor Dimulai November

"Yang pertama kita prioritaskan untuk tenaga kesehatan. Kedua adalah pelayan publik atau orang-orang yang berisiko tinggi karena memiliki frekuensi yang intens dalam hal interaksi ke warga," tambah Bima.

Bima mengungkapkan, dari rapat koordinasi yang dilakukannya bersama pemerintah, saat ini Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto sudah melakukan kunjungan kerja ke Yunan, Tiongkok, untuk finalisasi pembelian vaksin Covid-19, termasuk prosedur-prosedur yang harus dilakukan saat pemberian vaksin.

Ia menyebut, pemerintah juga telah menyiapkan Puskesmas Tanah Sareal, Kota Bogor, sebagai lokasi pemberian vaksin Covid-19.

"Tidak akan terlalu lama lagi (pemberian vaksin). Arahan Pak Luhut (Menko Maritim dan Investasi) kemungkinan besar pemberian vaksin dimulai November," sebut Bima.

Baca juga: Bima Arya: Warga Bogor Paling Susah Jaga Jarak...

Sebelumnya, dalam kunjungan kerja dan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri dan jajaran Pemerintah China di Yunan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan bersama Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto serta rombongan bertemu dengan tiga produsen vaksin corona, Sabtu (10/10/2020).

Ketiga produsen itu yakni CanSino, G42 atau Sinopharm dan Sinovac, dalam rangka finalisasi pembelian vaksin untuk Covid-19.

Rencana program vaksinasi Covid-19 telah diminta Presiden Joko Widodo untuk segera disosialisasikan kepada masyarakat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelar Demo di Depan Gedung MK, Ini Isi Tuntutan Buruh dan Rekayasa Lalin dari Kepolisian

Gelar Demo di Depan Gedung MK, Ini Isi Tuntutan Buruh dan Rekayasa Lalin dari Kepolisian

Megapolitan
Pohon Tumbang Timpa Satu Mobil di Kebayoran Lama

Pohon Tumbang Timpa Satu Mobil di Kebayoran Lama

Megapolitan
Operasi Keselamatan Jaya 2021, Kapolda Metro: SOTR dan Balapan Liar Akan Ditindak

Operasi Keselamatan Jaya 2021, Kapolda Metro: SOTR dan Balapan Liar Akan Ditindak

Megapolitan
Buruh Gelar Demo di Jakarta, Rekayasa Lalu Lintas Akan Situasional

Buruh Gelar Demo di Jakarta, Rekayasa Lalu Lintas Akan Situasional

Megapolitan
Demo Buruh Hari Ini, Berikut Isi Empat Tuntutannya

Demo Buruh Hari Ini, Berikut Isi Empat Tuntutannya

Megapolitan
Gelar Demo di Jakarta, Buruh Long March dari Patung Kuda ke Gedung MK

Gelar Demo di Jakarta, Buruh Long March dari Patung Kuda ke Gedung MK

Megapolitan
Unggah Foto Bersama Keluarga, Anies: Kita Akan Terus Prioritaskan Ibadah di Rumah

Unggah Foto Bersama Keluarga, Anies: Kita Akan Terus Prioritaskan Ibadah di Rumah

Megapolitan
TMII Terus Merugi hingga Diambil Alih Negara, Yayasan Harapan Kita Mengaku Tak Pernah Bebankan Kas Negara

TMII Terus Merugi hingga Diambil Alih Negara, Yayasan Harapan Kita Mengaku Tak Pernah Bebankan Kas Negara

Megapolitan
PN Jaktim Lanjutkan Sidang Kasus Kerumunan Rizieq Shihab Hari Ini

PN Jaktim Lanjutkan Sidang Kasus Kerumunan Rizieq Shihab Hari Ini

Megapolitan
Ini Jadwal Imsakiyah, Buka Puasa, dan Waktu Shalat Ramadhan 2021 di DKI Jakarta

Ini Jadwal Imsakiyah, Buka Puasa, dan Waktu Shalat Ramadhan 2021 di DKI Jakarta

Megapolitan
UPDATE 11 April: 638 Pasien Positif Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

UPDATE 11 April: 638 Pasien Positif Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

Megapolitan
Tol Layang Jakarta-Cikampek Ganti Nama, Sebagian Jalan Ditutup 5 Jam Pagi Ini

Tol Layang Jakarta-Cikampek Ganti Nama, Sebagian Jalan Ditutup 5 Jam Pagi Ini

Megapolitan
UPDATE 11 April: Kabupaten Bekasi Catat 58 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 11 April: Kabupaten Bekasi Catat 58 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Proyek Underpass Dewi Sartika Depok Terus Berjalan

Proyek Underpass Dewi Sartika Depok Terus Berjalan

Megapolitan
Sempat Terkendala Pohon Tumbang, Perjalanan KRL Stasiun Tanahabang PP Sudah Kembali Normal

Sempat Terkendala Pohon Tumbang, Perjalanan KRL Stasiun Tanahabang PP Sudah Kembali Normal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X