Pelecehan Remas Payudara Kerap Terjadi di Tangsel, Polisi Perlu Patroli Rutin di Lokasi Kejadian

Kompas.com - 19/10/2020, 20:06 WIB
Ilustrasi Pelecehan Seksual ShutterstockIlustrasi Pelecehan Seksual

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Aparat Polres Tangerang Selatan diminta memperbanyak patroli di kawasan yang kerap terjadi pelecehan seksual remas payudara.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan, polisi perlu melakukan patroli secara terbuka maupun tertutup secara rutin seiring masih terjadi pelecehan tersebut.

Teranyar, kasus pelecehan terjadi pada Kamis (15/10/2020) lalu di kawasan Jalan Raya Cipadu, Pondok Aren. Pelakunya adalah seorang tukang bakso berinisial S (22), dan korbannya adalah TS (17) remaja perempuan berusia 17 tahun.

"Polisi perlu melakukan patroli terbuka maupun tertutup di lokasi dan jam yang sama, agar kasus begal payudara tidak terjadi lagi," ujar Neta dalam keterangannya, Senin (19/10/2020).

Baca juga: Rentetan Pelecehan Remas Payudara di Tangsel, Hanya Satu Kasus yang Bisa Terungkap

Di sisi lain, kata dia, Polisi juga harus bekerja keras untuk mengungkap sejumlah kasus pelecehan seksual tersebut dengan segala keterbatasan yang menjadi kendala.

Sebab, dengan terungkapnya satu kasus dan ditangkapnya seorang pelaku bisa menjadi awal bagi polisi mengungkap pelecehan yang terjadi sebelumnya.

"Artinya, meskipun pelaku tertangkap karena korban mengenal pelaku, polisi tetap harus mendalami apakah pelaku ini hanya melakukan aksinya terhadap satu korban saja atau ada korban lain atau justru pelaku yang melakukan semua aksi begal payudara di Tangsel," kata Neta.

Diberitakan sebelumnya, seorang pedagang bakso di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan dilaporkan ke polisi karena melakukan pelecehan seksual dengan meremas payudara pelanggannya.

Wakapolres Tangerang Selatan Kompol Stephanus Luckyto mengatakan, pelecehan tersebut terjadi pada Kamis (15/10/2020) di kawasan Jalan Cipadu Raya, Pondok Aren.

Kala itu, tersangka yang sedang dalam dalam perjalanan pulang dari tempatnya berjualan berpapasan dengan korban di Jalan Cipadu Raya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua DPRD Kota Bogor Sebut Larangan Mudik Lokal Jabodetabek Timbulkan Kebingungan di Masyarakat

Ketua DPRD Kota Bogor Sebut Larangan Mudik Lokal Jabodetabek Timbulkan Kebingungan di Masyarakat

Megapolitan
Polisi Tangkap 3 Orang yang Sebarkan Ajakan Demo di Jalan Tol demi Bisa Mudik

Polisi Tangkap 3 Orang yang Sebarkan Ajakan Demo di Jalan Tol demi Bisa Mudik

Megapolitan
Pengelola Pastikan Monas Masih Ditutup Saat Libur Lebaran

Pengelola Pastikan Monas Masih Ditutup Saat Libur Lebaran

Megapolitan
Mal Diprediksi Ramai pada 'Masa Kritis' 13-15 Mei, Satgas Covid-19 Depok: Kapasitas Hanya 30 Persen

Mal Diprediksi Ramai pada "Masa Kritis" 13-15 Mei, Satgas Covid-19 Depok: Kapasitas Hanya 30 Persen

Megapolitan
Modus Admin yang Tipu Food Vlogger Magdalena, Serahkan Nomor Rekening Pribadi dan Palsukan Tanda Tangan

Modus Admin yang Tipu Food Vlogger Magdalena, Serahkan Nomor Rekening Pribadi dan Palsukan Tanda Tangan

Megapolitan
Cerita Food Vlogger Magdalena, Kena Tipu Admin Sendiri hingga Bakal Tempuh Jalur Hukum

Cerita Food Vlogger Magdalena, Kena Tipu Admin Sendiri hingga Bakal Tempuh Jalur Hukum

Megapolitan
Kali Mampang Depok Meluap Semalam, Warga: Sering Terjadi, Pemkot Tak Serius

Kali Mampang Depok Meluap Semalam, Warga: Sering Terjadi, Pemkot Tak Serius

Megapolitan
Jelang Lebaran, Pasar Senen Ramai Pengunjung Buru Baju Seken

Jelang Lebaran, Pasar Senen Ramai Pengunjung Buru Baju Seken

Megapolitan
Akui Sulit Identifikasi, Satgas Covid-19 Depok Minta Pendatang Lapor Diri

Akui Sulit Identifikasi, Satgas Covid-19 Depok Minta Pendatang Lapor Diri

Megapolitan
Tempat Wisata di Jakarta Buka Saat Libur Lebaran, Jam Operasional Tak Berubah

Tempat Wisata di Jakarta Buka Saat Libur Lebaran, Jam Operasional Tak Berubah

Megapolitan
Penyekatan Jalur Mudik, Hingga Hari Ini Polda Metro Jaya Sudah Putar Balik 3.391 Kendaraan

Penyekatan Jalur Mudik, Hingga Hari Ini Polda Metro Jaya Sudah Putar Balik 3.391 Kendaraan

Megapolitan
Tempat Wisata di Jakarta Buka saat Libur Lebaran, Kapasitas Maksimum 30 Persen

Tempat Wisata di Jakarta Buka saat Libur Lebaran, Kapasitas Maksimum 30 Persen

Megapolitan
Masih Bertahan di Kawasan JIS, Warga Kampung Kebun Bayam Tunggu Huntara Selesai

Masih Bertahan di Kawasan JIS, Warga Kampung Kebun Bayam Tunggu Huntara Selesai

Megapolitan
Fakta Peserta Laporkan Ketua Arisan Lebaran ke Polisi, Berawal Pengakuan Uang Rp 950 Juta Dicuri

Fakta Peserta Laporkan Ketua Arisan Lebaran ke Polisi, Berawal Pengakuan Uang Rp 950 Juta Dicuri

Megapolitan
Warga Kampung Kebun Bayam Belum Pindah, Pengangkatan Atap JIS Ditunda

Warga Kampung Kebun Bayam Belum Pindah, Pengangkatan Atap JIS Ditunda

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X