Kompas.com - 20/10/2020, 11:22 WIB
Sebanyak 100 orang personel dari Polda Sumatra Selatan diterima oleh Polsek Kebun Jeruk., pada Senin (19/10/2020). Personel tersebut dimaksudkan sebagai personel tambahan untuk mengantisipasi demonstrasi tolak omnibus law UU Cipta Kerja pada Selasa (20/10/2020) d Dokumentasi Humas Polres Jakarta BaratSebanyak 100 orang personel dari Polda Sumatra Selatan diterima oleh Polsek Kebun Jeruk., pada Senin (19/10/2020). Personel tersebut dimaksudkan sebagai personel tambahan untuk mengantisipasi demonstrasi tolak omnibus law UU Cipta Kerja pada Selasa (20/10/2020) d

JAKARTA, KOMPAS.com - Mengantisipasi unjuk rasa tolak omnibus law UU Cipta Kerja pada Selasa (20/10/2020), Polsek Kebon Jeruk, Jakarta Barat menerima pasukan BKO dari Sabhara Nusantara Polda Sumatera Selatan sebanyak 100 personel.

"Pasukan BKO dari Sabhara Nusantara Polda Sumatera Selatan yang akan membantu pengamanan untuk mengantisipasi terjadinya aksi demonstrasi penolakan omnibus law UU Cipta Kerja;" ujar Dir Sabhara Baharkam Polri Brigjen Pol Fachrul Zaman, pada Senin (19/10/2020) malam.

Berdasarkan keterangan Humas Polsek Jakarta Barat, 100 personel BKO tersebut diterima oleh Dir Sabhara Baharkam Polri Brigjen Pol Fachrul Zaman, Senin  (19/10/2020) malam.

Baca juga: Jelang Unjuk Rasa, 1.200 Personel Amankan Obyek Vital dan Sentra Perekonomian di Jaksel

Hari ini, Selasa (20/10/2020), sejumlah elemen kembali menggelar aksi unjuk rasa tolak omnibus law UU Cipta Kerja di Jakarta.

Selain mahasiswa, elemen buruh juga terlibat dalam aksi yang bertepatan dengan satu tahun masa jabatan Jokowi-Ma'ruf Amin ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Guna mengawal aksi, pihak kepolisian menerjunkan 6.000 personel di sekitar lokasi aksi.

Baca juga: Amankan Aksi Demonstrasi Besok, Kepolisian Siagakan 6.000 Personel

Pada demonstrasi sebelumnya, yakni pada Kamis (8/10/2020) dan Selasa (13/10/2020), demonstrasi sempat diwarnai kericuhan. 

Demonstrasi bahkan berimbas bagi rusaknya beberapa fasilitas umum di Jakarta.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sempat Capai 93 Persen, BOR Khusus Covid-19 di RS Kota Tangerang Kini 73 Persen

Sempat Capai 93 Persen, BOR Khusus Covid-19 di RS Kota Tangerang Kini 73 Persen

Megapolitan
Polisi: Pembuat Pesan Berantai 'Diperas Kartel Kremasi' Bukan Pemilik Nota Pembayaran Rp 45 Juta

Polisi: Pembuat Pesan Berantai 'Diperas Kartel Kremasi' Bukan Pemilik Nota Pembayaran Rp 45 Juta

Megapolitan
Polisi Tangkap Pasturi yang Jual Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu

Polisi Tangkap Pasturi yang Jual Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu

Megapolitan
Warga Pamulang Digegerkan Temuan Jasad Bayi di Selokan Penuh Sampah

Warga Pamulang Digegerkan Temuan Jasad Bayi di Selokan Penuh Sampah

Megapolitan
Polisi Minta Pemilik Warung Ingatkan Pelanggan Soal Aturan Makan 20 Menit

Polisi Minta Pemilik Warung Ingatkan Pelanggan Soal Aturan Makan 20 Menit

Megapolitan
Pasien di RS Wisma Atlet Terus Berkurang, tapi Angka Kematian Masih Tinggi

Pasien di RS Wisma Atlet Terus Berkurang, tapi Angka Kematian Masih Tinggi

Megapolitan
Anies: Pandemi Ini Memperlihatkan, Siapa Pejuang, Siapa Penjahat Kemanusiaan...

Anies: Pandemi Ini Memperlihatkan, Siapa Pejuang, Siapa Penjahat Kemanusiaan...

Megapolitan
Satpol PP Depok Akui Agak Sulit Awasi Aturan Durasi Makan Maksimum 20 Menit

Satpol PP Depok Akui Agak Sulit Awasi Aturan Durasi Makan Maksimum 20 Menit

Megapolitan
Layani Pasien Covid-19, Tukang Bakso Ini Tak Tahu Pelanggannya Sedang Isoman di Hotel

Layani Pasien Covid-19, Tukang Bakso Ini Tak Tahu Pelanggannya Sedang Isoman di Hotel

Megapolitan
Hendak Kabari Korban yang Beli Tabung Oksigen Palsu, Polisi Masih Berusaha Buka Ponsel Pelaku

Hendak Kabari Korban yang Beli Tabung Oksigen Palsu, Polisi Masih Berusaha Buka Ponsel Pelaku

Megapolitan
Jokowi Tak Temukan Obat Pasien Covid-19 di Apotek, tapi Dijual Bebas di Grup Jual Beli Sepeda hingga Marketplace

Jokowi Tak Temukan Obat Pasien Covid-19 di Apotek, tapi Dijual Bebas di Grup Jual Beli Sepeda hingga Marketplace

Megapolitan
Durasi Makan Maksimal 20 Menit, Kasatpol PP Jakpus: Tak Mungkin Kami Awasi Setiap Warteg

Durasi Makan Maksimal 20 Menit, Kasatpol PP Jakpus: Tak Mungkin Kami Awasi Setiap Warteg

Megapolitan
Sudah Sebulan Lebih, Stok Tabung Oksigen di Pasar Pramuka Masih Kosong

Sudah Sebulan Lebih, Stok Tabung Oksigen di Pasar Pramuka Masih Kosong

Megapolitan
Tukang Bakso yang Layani Pasien Covid-19 Saat Isoman di Hotel Jalani Swab PCR

Tukang Bakso yang Layani Pasien Covid-19 Saat Isoman di Hotel Jalani Swab PCR

Megapolitan
Kios Pasar Tanah Abang Diobral Murah akibat Pandemi

Kios Pasar Tanah Abang Diobral Murah akibat Pandemi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X