Massa Buruh dan Mahasiswa Demo Tolak UU Cipta Kerja di Patung Kuda

Kompas.com - 20/10/2020, 16:01 WIB
Aksi unjuk rasa massa buruh di kawasan Patung Kuda tepatnya di depan kantor Indosat, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2020). KOMPAS. COM/CYNTHIA LOVAAksi unjuk rasa massa buruh di kawasan Patung Kuda tepatnya di depan kantor Indosat, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Massa dari Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) berunjuk rasa di kawasan Patung Kuda, tepatnya di depan Kantor Indosat, di Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2020). Pada pukul 14.30 WIB, massa buruh itu memadati area di depan kantor Indosat.

Mereka berpisah dari massa mahasiswa. Massa buruh, yang berpakaian nuasa biru, unjuk rasa dan berorasi di seberang Kantor Indosat. 

Sementara, massa mahasiswa berunjuk rasa di depan Patung Kuda. Mereka mengenakan seragam almamater masing-masing.

Baca juga: Belasan Remaja yang Hendak Gabung Unjuk Rasa di Patung Kuda Langsung Dibawa Polisi

Dua kelompok massa itu menyuarakan hal yang sama yakni penolakan terhadap omnibus law Undang-Undang (UU) Cipta Kerja.

Massa buruh membawa spanduk bertulis "Tolak Omnibuslaw Undang-undang Cipta Kerja, Singkirkan Penghalang Baru Land Feform Sejati dan Industrial Nasional". Buruh juga membawa bendera GSBI dan bendera berbagai organisasi buruh lainnya.

Untuk mengawal aksi para buruh dan mahassiwa itu, polisi menerjunkan 6.000 personel di sekitar lokasi.

Demonstrasi dengan tujuan serupa telah terjadi beberapa kali di Jakarta.  Pada 8 dan 13 Oktober, unjuk rasa berkahir rusuh. Massa demontran bentrok dengan polisi. Mereka juga merusak dan membakar fasilitas umum seperti pos polisi dan halte transjakarta.

Gelombang untuk rasa yang menolak UU Cipta Kerja belum surut sejak UU itu disahkan DPR  5 Oktober ini.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polsek Tanjung Priok Tangkap Empat Orang Spesialis Curanmor

Polsek Tanjung Priok Tangkap Empat Orang Spesialis Curanmor

Megapolitan
UPDATE 23 Januari: Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Hampir Tembus 5.000 Orang

UPDATE 23 Januari: Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Hampir Tembus 5.000 Orang

Megapolitan
Polres Jakarta Barat Tangkap Kurir Sabu-sabu di Penjaringan

Polres Jakarta Barat Tangkap Kurir Sabu-sabu di Penjaringan

Megapolitan
UPDATE 23 Januari: Ada 3.285 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

UPDATE 23 Januari: Ada 3.285 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Sampah Membentang di Samping Pintu Tol JORR Kota Bekasi, Warga Keluhkan Bau Tak Sedap

Sampah Membentang di Samping Pintu Tol JORR Kota Bekasi, Warga Keluhkan Bau Tak Sedap

Megapolitan
Tenaga Kesehatan di Kota Tangerang Akan Divaksinasi Mulai Minggu

Tenaga Kesehatan di Kota Tangerang Akan Divaksinasi Mulai Minggu

Megapolitan
Kasudin Dukcapil Jakpus Meninggal Dunia, DIketahui Positif Covid-19

Kasudin Dukcapil Jakpus Meninggal Dunia, DIketahui Positif Covid-19

Megapolitan
UPDATE: Bertambah 181, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Mencapai 4.790

UPDATE: Bertambah 181, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Mencapai 4.790

Megapolitan
Korban Kebakaran di Cideng Mengungsi, Semuanya Diminta Jalani Rapid Test

Korban Kebakaran di Cideng Mengungsi, Semuanya Diminta Jalani Rapid Test

Megapolitan
Satpol PP Bubarkan Remaja Berseragam SMA yang Berkerumun di Stadion Patriot Bekasi

Satpol PP Bubarkan Remaja Berseragam SMA yang Berkerumun di Stadion Patriot Bekasi

Megapolitan
Sebuah Mobil Terbakar di Depan Pasar Patra, Api Dipicu Korsleting AC

Sebuah Mobil Terbakar di Depan Pasar Patra, Api Dipicu Korsleting AC

Megapolitan
Alat Tes PCR Rusak, Pemkot Tangsel Masih Tunggu Bantuan Pusat

Alat Tes PCR Rusak, Pemkot Tangsel Masih Tunggu Bantuan Pusat

Megapolitan
4 Upaya Tangsel Atasi Ruang ICU Pasien Covid-19 yang Terisi Penuh

4 Upaya Tangsel Atasi Ruang ICU Pasien Covid-19 yang Terisi Penuh

Megapolitan
Airin: PPKM Masih Diperlukan untuk Tekan Covid-19

Airin: PPKM Masih Diperlukan untuk Tekan Covid-19

Megapolitan
50 Persen Warteg di Jabodetabek Terancam Gulung Tikar Tahun Ini

50 Persen Warteg di Jabodetabek Terancam Gulung Tikar Tahun Ini

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X