Kompas.com - 20/10/2020, 18:16 WIB
Pedemo bubarkan diri dikawal TNI dari Patung Kuda, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2020). KOMPAS. COM/CYNTHIA LOVAPedemo bubarkan diri dikawal TNI dari Patung Kuda, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2020).
Penulis Cynthia Lova
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Massa pedemo Undang-undang Cipta Kerja membubarkan diri dari kawasan Patung Kuda, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2020) pukul 17.48 WIB.

Pantauan Kompas.com, pedemo tampak bubarkan diri usai Dandim 0501/Jakarta Pusat BS Kolonel Inf Luqman Arief meminta mereka pulang ke rumah masing-masing.

Sejumlah aparat TNI ikut mengawal massa membubarkan diri.

"Ayo adek-adek kami (aparat TNI) kawal ya, ini kami kawal," ujar Luqman melalui alat pengeras suara.

Baca juga: Massa Kembali Bakar Barang di Dekat Patung Kuda

Dia juga meminta pedemo tertib saat pulang ke rumahnya masing-masing.

"Adek-adek yang tertib ya, jangan anarkis. Orangtua sudah menunggu di rumah," ucap Luqman.

Baca juga: Stasiun MRT Bundaran HI Ditutup karena Masih Ada Massa, Perjalanan Terakhir Pukul 17.41 WIB

Pedemo itu kemudian membubarkan diri ke arah Thamrin, Jakarta Pusat. Sebagian berjalan ke arah Jalan Merdeka Selatan.

Sementara, pihak kepolisian masih berjaga di kawasan Patung Kuda. Kawat berduri yang sebelumnya dipasang untuk menahan massa agar tidak mengarah ke Istana kini tengah dicopot oleh polisi.

Massa yang bertahan sebelumnya melakukan aksi bakar di tengah jalan. Adapun sebagian kelompok sudah membubarkan diri sejak sore tadi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komnas KIPI: Belum Cukup Bukti Ada Penggumpalan Darah pada Kasus Pria Meninggal Sehari Usai Disuntik Vaksin AstraZeneca

Komnas KIPI: Belum Cukup Bukti Ada Penggumpalan Darah pada Kasus Pria Meninggal Sehari Usai Disuntik Vaksin AstraZeneca

Megapolitan
Ziarah Dilarang Mulai 12-16 Mei 2021, TPU Selapajang di Kota Tangerang Ditutup

Ziarah Dilarang Mulai 12-16 Mei 2021, TPU Selapajang di Kota Tangerang Ditutup

Megapolitan
Ini Jam Operasional Transportasi Umum di Jakarta pada 12-16 Mei 2021

Ini Jam Operasional Transportasi Umum di Jakarta pada 12-16 Mei 2021

Megapolitan
Pasar Tanah Abang Ditutup Seminggu, Anies: Kan Pedagang Juga Lebaran

Pasar Tanah Abang Ditutup Seminggu, Anies: Kan Pedagang Juga Lebaran

Megapolitan
Takbir Keliling Dilarang, Akan Ada Filterisasi di Sudirman-Thamrin Mulai 18.00 WIB

Takbir Keliling Dilarang, Akan Ada Filterisasi di Sudirman-Thamrin Mulai 18.00 WIB

Megapolitan
Masjid Agung Al-Ittihad di Kota Tangerang, Pernah Jadi Penjara Tapol Jepang

Masjid Agung Al-Ittihad di Kota Tangerang, Pernah Jadi Penjara Tapol Jepang

Megapolitan
Sidang Kasus Tes Usap Rizieq Shihab Dilanjut 19 Mei, Akan Hadirkan Saksi Meringankan dan Saksi Ahli

Sidang Kasus Tes Usap Rizieq Shihab Dilanjut 19 Mei, Akan Hadirkan Saksi Meringankan dan Saksi Ahli

Megapolitan
Mau Mudik Lewat Depok, 824 Kendaraan Diputar Balik Polisi

Mau Mudik Lewat Depok, 824 Kendaraan Diputar Balik Polisi

Megapolitan
Stok Pangan di Tangsel Aman Jelang Lebaran meski Harga Naik

Stok Pangan di Tangsel Aman Jelang Lebaran meski Harga Naik

Megapolitan
1,2 Juta Warga Tinggalkan Jakarta, Polda Metro Jaya Siapkan Swab Antigen Mobile untuk Arus Balik

1,2 Juta Warga Tinggalkan Jakarta, Polda Metro Jaya Siapkan Swab Antigen Mobile untuk Arus Balik

Megapolitan
Terserang Stroke, Seorang Ibu di Cilandak Teriak Minta Tolong Selam 3 Jam

Terserang Stroke, Seorang Ibu di Cilandak Teriak Minta Tolong Selam 3 Jam

Megapolitan
Gara-gara Kasus Dugaan Pengeroyokan TNI-Polri, Obama Cafe Ditutup

Gara-gara Kasus Dugaan Pengeroyokan TNI-Polri, Obama Cafe Ditutup

Megapolitan
John Kei Dituntut 18 Tahun Penjara

John Kei Dituntut 18 Tahun Penjara

Megapolitan
Pemkot Tangsel Minta Warga Tidak Gelar Halalbihalal

Pemkot Tangsel Minta Warga Tidak Gelar Halalbihalal

Megapolitan
Masjid Raya Jakarta Islamic Centre Dibuka untuk Shalat Id dengan Kapasitas 50 Persen

Masjid Raya Jakarta Islamic Centre Dibuka untuk Shalat Id dengan Kapasitas 50 Persen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X